<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036</id><updated>2011-07-15T07:45:59.976+07:00</updated><title type='text'>Mendaki Langit Kehidupan..</title><subtitle type='html'>-&lt;&gt;-..Jalan panjang perjuangan menggapai puncak kearifan, menuju titik tertinggi kebijaksanaan. Mencetak diri menjadi manusia paripurna, seperti bintang di langit bumi..-&lt;&gt;-</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>190</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-6355845158700691508</id><published>2007-10-31T09:56:00.000+07:00</published><updated>2007-10-31T09:57:42.678+07:00</updated><title type='text'>Holocaust</title><content type='html'>&lt;span style="" lang="IN"&gt;Desember 2006 lalu, Teheran menjadi tuan rumah penyelenggara Konferensi Kontroversional Holocaust yang diikuti oleh 300 cendikiawan asing dan 30 orang dari dalam negeri. Konferensi ini menuai pro dan kontra di kalangan internasional. Hingga PBB pun akan mengeluarkan resolusi mengecam pihak-pihak yang mengingkari holocaust. Ahamdi Nejad adalah presiden paling keras saat ini yang menafikan adanya holocaust. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Disebutkan, holocaust terjadi pada masa Perang Dunia II. Holocaust adalah aksi pembantaian yang dilakukan NAZI Jerman sebagai bentuk genosida (usaha pemusnahan suatu suku bangsa) terhadap bangsa Semit. Diyakini Adolf Hitler-lah pelopor utama anti-semit yang melakukan aksi holocaust ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Zionis mengklaim bahwa telah terjadi pembantaian besar-besaran enam juta warga Yahudi oleh NAZI. Barat pun melakukan rekayasa opini tentang kebenaran ‘mitos’ ini. Bahkan, tak ayal mereka yang menolak kebenaran holocaust pun kerap menjadi korban. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Holocaust menjadi penting bagi Zionis dan Israel sebagai suatu alat politik. Dari mitos holocaust ini Israel mendapat legitimasi dan dukungan Barat untuk menduduki tanah Palestina. Kejadian Holocaust membangkitkan rasa belas kasihan opini umum yang dimanfaatkan dengan baik oleh kaum Zionis untuk menggapai targetnya. Penyalahgunaan rasa belas kasihan tersebut adalah pembentukan Rezim Zionis Israel di bumi Palestina.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Bahkan, dalam rangka membangun kebenaran holocaust ini, Barat menganggap penelitian maupun sikap yang menentang holocaust (&lt;i&gt;holocaust denial&lt;/i&gt;) ini sebagai tindakan kriminal. Maka tidak aneh, Gemar Rudolf yang mengungkapkan kebohongan holocaust dalam bukunya The Rudolf Report pun dijebloskan penjara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="NormalAfter6pt" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tak ada bukti yang kuat tentang kebenaran pembantaian enam juta warga Yahudi oleh NAZI ini. Direktur Adelaide Institute di Australia, Dr. Fredrick Toben mengatakan, Nazi pernah menggunakan gas Zyklon B di kamp tahanannya namun hal itu untuk mencegah meluasnya wabah yang saat itu menjangkiti para tahanan, dan bukan dalam pembantaian. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pembentukan opini yang terjadi di Barat mengenai mitos holocaust ini telah membuat sengsara rakyat Palestina. Selama berpuluh-puluh tahun mitos ini terbangun, selama itu pula rakyat Palestina merasakan penyiksaan pihak Israel. Padahal sampai sekarang kebenaran adanya holocaust ini belum terbukti secara otentik. Memang terkesan aneh, jika saja mitos ini benar, kenapa Israel harus menjajah Palestina. (?)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Saya ingin menekankan satu sudut keberhasilan Barat dalam propaganda informasi. Umat Islam terkadang terjebak dengan propaganda yang dilakukan Barat. Sehingga wajar jika Barat berhasil melakukan hegemoni dunia. Berawal dari informasi, Barat berhasil menguasai dunia. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kembali kepada konsep &lt;i&gt;tabayyun&lt;/i&gt;, sebuah sikap kritis menerima informasi. Dan konfrontasi terhadap opini sesat adalah hal urgen. Firman Allah swt, “Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti (&lt;i&gt;tabayyun&lt;/i&gt;), agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. Al-Hujurat (49) : 6). &lt;i&gt;Wallahu a’lam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: right;" align="right"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Risyan M Taufik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-6355845158700691508?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/6355845158700691508/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=6355845158700691508&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/6355845158700691508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/6355845158700691508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2007/10/holocaust.html' title='Holocaust'/><author><name>Batara Rama</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00175902916392004961</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-116830774103561613</id><published>2007-01-09T08:46:00.000+07:00</published><updated>2007-01-09T08:55:41.326+07:00</updated><title type='text'>New Year's Resolutions</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;color:#000099;"&gt;Every year, as Muslims, we try our hardest to be patient, eat well, pray regularly and make positive life changes during Ramadan. However, as the year progresses it often seems that we forget those promises to ourselves. Although it is not the Muslim new year, 2007 is a good time for Muslims to renew the resolutions they made during Ramadan. A list of resolutions should be written down so one can refer to them throughout the year. They should include spiritual, as well as physical and mental practices, for Allah encompasses all of our lives and not just the hours in which we pray. &lt;u&gt;The following is a list of resolutions I often give consulting clients who ask me what they should do to better their spiritual, physical and mental lives&lt;/u&gt;:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;1-Exercise:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;"When My servants ask thee concerning Me, I am indeed close [to them]: I respond to the prayer of every suppliant when he calleth on Me: Let them also, with a will, Listen to My call, and believe in Me: That they may walk in the right way," (Qur'an 2:186)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As I perform more iridology readings and consultations, I am struck with the vitality I see in one certain group of people. This group includes smokers, people who eat junk food, people who have a family history of disease and people who have stressful lives. So what do they all have in common? Exercise! Their enthusiasm for joining a health club, swimming and sports teams, or their dedication to walking once a day, or taking a Tai Chi or Yoga class on a regular basis, has more than made up for their lack of dedication in other health areas. I do not recommend eating badly or smoking, for doing so will eventually catch up to you, but if you could change just ONE thing in your life it should be to exercise. Keep in mind that exercise can even be as simple as praying five times a day. Many people have compared the benefits of the Muslim prayer with those of yoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;2. Drink Water:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;"We made water essential for every life," (Qur'an 21:30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Very few people drink the doctor-recommended eight to ten cups of water a day. Most people drink only three cups of water a day or less. Even worse, many people cancel out what they do drink by drinking coffee, green tea or sodas which cause dehydration in the body. One can solve many health problems simply by drinking eight to ten glasses a day.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;3. Give up Bad Habits:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;The Prophet said, "Allah has forbidden you ( 1 ) to be undutiful to your mothers (2) to withhold (what you should give) or (3) demand (what you do not deserve), and (4) to bury your daughters alive. And Allah has disliked that (A) you talk too much about others (B), ask too many questions (in religion), or (C) waste your property," (Bukhari: Volume 8, Book 73, Number 6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Everyone seems to have a bad habit that harms his or her health. Drinking, smoking and overeating are the most popular. However, there are many other bad habits that are unhealthy as well, such as: drinking excess coffee or colas, eating junk food, harboring bad feelings for people, yelling, gossiping, stealing, lying, cheating, watching too much TV, gambling, and many others. Keep in mind that any activity that is forbidden in Islam is unhealthy. Also keep in mind that any activity that starts to become and addiction (such as television, coffee, a friend and even your job) is also unhealthy. Make a pledge to yourself to identify your addictions and stop them (in the case of alcohol or smoking) or at least reduce them to a healthier level (in the case of indulgent socializing, work and television).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Be Positive: &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Give Glad tidings to those who exercise patience when struck with adversity and say, 'indeed we belong to God and to him is our return' such ones receive blessings and Mercy of their lord, and such are the guided ones," (Qur'an 2:155).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Start cultivating a positive attitude. There is a mountain of physical and medical evidence now to support that a positive attitude can work miracles. One reason could be that a positive attitude influences the thymus gland, which in turn strengthens the immune system.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;5. Start Using Tonic Foods:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;"Ye people, eat of what is on earth, lawful and wholesome," (Qur'an 2:168).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Even if the rest of your diet is miserable, the addition of some simple "super foods" can supercharge it. Add some alfalfa sprouts to your salads often, use raw honey on your crackers or bread in the morning, eat sesame (found in Zaa'tar), sunflower and flax seeds regularly and start snacking on sheets of dried seaweed. All of the foods mentioned above contain a dense concentration of nutrients and serve the body in the same way vitamins do.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Sleep: &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lo! your Lord is Allah Who created the heavens and the earth in six Days, then mounted He the Throne. He covereth the night with the day, which is in haste to follow it, and hath made the sun and the moon and the stars subservient by His command. His verily is all creation and commandment blessed be Allah, the Lord of the Worlds!" (Qur'an 7:54).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah created nighttime for a reason, but it is amazing how few people use that time to actually sleep. In fact, many research studies show that lack of sleep can exacerbate almost any health problem from hypoglycemia and diabetes to pain and mental illness. Even missing an hour of sleep on a regular basis can harm your health.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;7. Pray More:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;A man who was stung by a scorpion was brought to the Prophet [peace be upon him]. He said: Had he said the word: "I seek refuge in the perfect words of Allah from the evil of what He created, "he would not have been stung, or he said, "It would not have harmed him," (Bukhari: Book 28, Number 3890).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" And when I sicken, God heals me," (26:80 Qur'an).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There are entire sects and groups of people who do not use conventional medicine at all, but, rather, use prayer as medicine. Even the Prophet himself used prayer alone as medicine in many instances. In addition, many new studies have found that prayer does have healing effects - for the prayer as well as the prayed for.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;8. Keep Good Company: &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The Prophet (peace be upon him) said: Allah has cursed wine, its drinker, its server, its seller, its buyer, its presser, the one for whom it is pressed, the one who conveys it, and the one to whom it is conveyed," (Bukhari: Book 26, Number 3666).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In many cases in the Qur'an and Hadith it is mentioned that you do not actually have to perform a bad act to be affected by it. Muslims are encouraged to "hang out" with people they would like to emulate and not with those that are a bad influence on them. This influence, in fact, can come in many forms. Do you hang out with friends that drink, smoke or consume too much coffee? Does your office always have donuts available for breakfast and your local grocer always have goodies on sale? Start hanging out with people who have the good habits of eating well and start shopping in stores that offer healthier whole grain and organic foods. Reduce time spent with people or in places that are a bad influence.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;9. Use Natural Healing:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"God never inflicts a disease unless he makes a cure for it..." (Hadith of the Prophet Muhammad related by Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Prophet himself used natural healing in his community. In fact, Allah HAS created a cure for every disease - so go see a natural health care practitioner and get evaluated.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;10. Laugh More, Yell Less:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Allah's Apostle said, "The strong is not the one who overcomes the people by his strength, but the strong is the one who controls himself while in anger," (Bukhari: Volume 8, Book 73, Number 135).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laughing, instead of yelling, has enormous healing potential. Tell jokes to your children, listen to comedy on radio or television, buy comedy tapes, and read the comics in the newspaper. Laughing has been found to have therapeutic qualities, as illustrated by Robin Williams in the film "Patch Williams". On the other hand, anger has been found to reduce immune system function.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Courtesy: Karima Burns, MH, ND&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-116830774103561613?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/116830774103561613/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=116830774103561613&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/116830774103561613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/116830774103561613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2007/01/new-years-resolutions.html' title='New Year&apos;s Resolutions'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-116048133026384171</id><published>2006-10-10T18:49:00.000+07:00</published><updated>2006-10-10T19:12:17.446+07:00</updated><title type='text'>The best Greeting there could ever be</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;color:#000099;"&gt;Did you wake up this morning and say &lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"As-Salaamu Alaikum"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; to your spouse or your child? Or did you greet them with a &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;"Good Morning"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; or even a casual &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;"hi"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#000099;"&gt;&lt;br /&gt;Have we been teaching our children the importance of greeting each other with salaam? Or when we see them off to school, do we send them off with a &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;em&gt;'bye'&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;, instead of &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;"As-Salaamu Alaikum"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;, the dua for peace and blessings?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For some of us, this may seem a minor issue. Or it may even be a 'progressive' issue. But, in our haste to 'adapt', we forget that saying &lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"As-Salaamu Alaikum"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; is the best greeting there could ever be.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This was the practice and teaching of Prophet Muhammad (Sal Allaahu Alaihi wa Sallam), the best example for mankind. And it was Allaah Himself that prescribed the manner of greeting among Muslims as &lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;"As-Salaamu Alaikum" &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;[not &lt;em&gt;'&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;salaams'&lt;/span&gt; &lt;/em&gt;or &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;em&gt;'good morning'&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; or &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;em&gt;'hey'&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; or &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;em&gt;'hi'&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; or whatever]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"When those who believe in Our Ayaat (proofs, verses, signs, etc.) come to you, say: "Salaamun Alaikum" (peace be on you).. (Surah al-An'aam:54)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibn al-Qayyim says:&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"Allaah, the Sovereign, the Most Holy, the Peace, prescribed that the greeting among the people of Islam should be&lt;/span&gt; &lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;'As-Salaamu Alaikum'&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;which is better than all the greetings of other nations which include impossible ideas or lies, such as saying, 'May you live for a thousand years,' or things that are not accurate, such as 'An'im sabaahan (Good morning),' or actions that are not right, such as bowing in greeting. Thus the greeting of salaam is better than all of these, because it has the meaning of safety which is life, without which nothing else can be achieved…" (Badaa'i' al-Fawaa'id)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"As-Salaamu Alaikum"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; is the best Dua&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The word 'salaam' comes from the root 'salema', which implies to disassociate oneself from evil and harm. Thus, when we greet other Muslims, the greeting means: &lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"No harm shall come to you from me (may no evil come to you, may no harm come to you) &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And since As-Salaam is also one of the Beautiful Names of Allaah, the greeting of salaam also means, &lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"May the blessing of His Name descend upon you, may Allah be with you, may Allah guide and protect you." &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Subhaan Allaah! What a beautiful greeting!&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yet, it is utterly tragic to see that some of us have exchanged something so beautiful for something ugly, when we stopped saying &lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Assalaamu Alaikum&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; and started with &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;em&gt;'Good Morning'&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; or &lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;'Hi'&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;. It is especially sad to see some of our youth, who don't even know how to say the words clearly and properly. Some say &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;em&gt;'Saakum"&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;, some just mumble something incomprehensible under their breath and some don't even bother to say anything at all! And if they are being really nice to you, they just might throw you a &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;em&gt;'hey'&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;from afar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And even those of us who do say salaam, some of us are so stingy or hesitant in doing so. Although, at the time of the Prophet (Sal Allaahu Alaihi wa Sallam) the Sahaabah would compete with each other to see who could give salaams first. They would go to the market just to say salaam to people they knew and to the people they did not know.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Prophet (Sal Allaahu Alaihi wa Sallam) said: &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"The best of the two persons is the one who begins with salaam." (Related by an-Nawawi)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;BENEFITS OF "AS-SALAAMU ALAIKUM"&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;1."As-Salaamu Alaikum" is a means of immense reward &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;A man passed by the Messenger of Allaah (Sal Allaahu Alaihi wa Sallam) while he was sitting with others, and said &lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;"As-salaamu 'alaykum."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; The Prophet (Sal Allaahu Alaihi wa Sallam) said, &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"[He will have] ten hasanaat." Another man passed by and said &lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"As-Salaamu Alaikum wa Rahmatullaah (peace be upon you and the mercy of Allaah)."&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; The Prophet (Sal Allaahu Alaihi wa Sallam) said, "[He will have] twenty hasanaat." Another man passed by and said &lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"As-Salaamu Alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh (peace be upon you and the mercy of Allaah and His blessings)." The Prophet (Sal Allaahu Alaihi wa Sallam) said, "&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;[He will have] thirty hasanaat."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;2."As-Salaamu Alaikum" is an aspect of Imaan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Once a man asked the Prophet (Sal Allaahu Alaihi wa Sallam) about which aspect of Islam was best. The Prophet (Sal Allaahu Alaihi wa Sallam) replied: &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"Feeding the hungry, and saying salaam to those you know and those you don't know." (Bukhaari and Muslim)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;3. "As-Salaamu Alaikum" is a means of entering Jannah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;The Prophet (Sal Allaahu Alaihi wa Sallam) said: &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"You will not enter Paradise until you believe, and you will not believe until you love one another. Shall I not tell you about something which, if you do it, you will love one another? Spread salaam (the greeting of peace) among you." (Muslim)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;4. "As-Salaamu Alaikum" gets rid of sins&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;The Prophet (Sal Allaahu Alaihi wa Sallam) also said, &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"When two Muslims meet (give salaam), and shake hands, they are forgiven their sins before they part (with each other)." (Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;5. "As-Salaamu Alaikum" is the greeting of the people of Jannah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"Then, those that feared their Lord shall be driven in companies into Paradise . When they draw near its gates will be opened, and its keepers will say to them: &lt;em&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"Salaamun 'Alaikum"&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; (Peace be upon you), you have done well. Enter and live in it for ever." (Surah Zumar:73)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;6. Even Allaah says "As-Salaamu Alaikum"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Allah sends His Salaam upon the people who believe in Him, especially the prophets such as Nuh, Ibraheem, Ismaeel, Musa, etc.(Surah as-Saaffaat) as well as other pious people.&lt;br /&gt;Jibreel came to house of the Prophet (sal Allahu alayhi wa sallam) and Khadeeja was there. &lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Jibreel said: "Allah sends his salaam to Khadeeja." The Prophet (sal Allahu alayhi wa sallam) said: "O Khadeeja, Allah is sending His salaams to you." She said, "Allah is As-Salaam. And upon you O Jibreel, be as-salaam and upon you Rasulullah be as-salaam." [Bukhaari]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;It is obligatory to return the greeting of "As-Salaamu Alaikum"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"The Muslim has five rights over his fellow-Muslim: he should return his salaams, visit him when he is sick, attend his funeral, accept his invitation, and pray for mercy for him [say "Yar ha'mu kallaah"] when he sneezes." (Bukhaari, Muslim)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;We should say "As-Salaamu Alaikum" when we enter our homes&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;"When you enter houses, greet (with peace) one another with a salutation from Allah, blessed and good. As such Allah makes clear to you His verses so that you understand." (Surah an-Nur: 61)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;"As-Salaamu Alaikum" is also to be said at time of leaving&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;The Prophet (Sal Allaahu Alaihi wa Sallam) said: "When one of you joins a gathering, he should greet those present; and when he leaves them he should salute them, because the first salutation is not better than the last one." (Abu Dawud and Tirmithi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;Why would you want to give up something beautiful for something ugly??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It is sad to see that when it comes to the matters of Dunya, we strive our utmost to give our families and friends the best. Yet when it comes to greetings, we forget the most beautiful and comprehensive greeting &lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;"As-Salaamu Alaikum",&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; which is also a prayer….a prayer of peace and blessing…of security and protection from all harm and all evil…..a blessing that Allaah Himself sends down to His beloved slaves……a greeting of the people of Jannah itself.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Important note: The head should never be bent or bowed as a sign of greeting. We bend our heads only to Allah. It must also be emphasized that other body gestures in any form or shape (for example, raising eyebrows, extending the arms, smiling, winking, etc.) cannot replace the beautiful greeting of &lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;em&gt;"As-Salaamu Alaikum".&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;_Courtesy_AsmaSaiyed@aol. com._,_.___ By Asma bint Shameem&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-116048133026384171?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/116048133026384171/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=116048133026384171&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/116048133026384171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/116048133026384171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2006/10/best-greeting-there-could-ever-be.html' title='The best Greeting there could ever be'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-115612311489628801</id><published>2006-08-21T08:14:00.000+07:00</published><updated>2006-08-21T08:18:35.746+07:00</updated><title type='text'>Interesting Video Clip (Must See)</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Yd0GMbHFcHU"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/Yd0GMbHFcHU" type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="350"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Click &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=Yd0GMbHFcHU"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-115612311489628801?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/115612311489628801/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=115612311489628801&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/115612311489628801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/115612311489628801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2006/08/interesting-video-clip-must-see.html' title='Interesting Video Clip (Must See)'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-115561446250446882</id><published>2006-08-15T10:55:00.000+07:00</published><updated>2006-08-15T11:07:10.913+07:00</updated><title type='text'>Please Visit..</title><content type='html'>&lt;img src="http://img87.imageshack.us/img87/963/leb4af5.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;~have mercy!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmedinejad's Blog... click &lt;a href="http://www.ahmadinejad.ir" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks to &lt;a href="http://news.yahoo.com/s/nm/20060813/ts_nm/iran_president_blog_dc" target="_blank"&gt;this report&lt;/a&gt;..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-115561446250446882?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/115561446250446882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/115561446250446882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2006/08/please-visit.html' title='Please Visit..'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-115491257570542174</id><published>2006-08-07T08:00:00.000+07:00</published><updated>2006-08-07T08:03:12.733+07:00</updated><title type='text'>free palestine!</title><content type='html'>&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/4705/307/400/pal1.jpg" border="0" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-115491257570542174?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/115491257570542174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/115491257570542174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2006/08/free-palestine.html' title='free palestine!'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-115103413341538145</id><published>2006-06-23T10:23:00.000+07:00</published><updated>2006-06-23T10:42:15.146+07:00</updated><title type='text'>Taktik Ahmadinejad Menjadi..</title><content type='html'>&lt;img src="http://www.geocities.com/tigasahabat/bush1.txt"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tigasahabat/bush2.txt"&gt;&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tigasahabat/bush3.txt"&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-115103413341538145?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/115103413341538145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/115103413341538145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2006/06/taktik-ahmadinejad-menjadi.html' title='Taktik Ahmadinejad Menjadi..'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-114861436582126174</id><published>2006-05-26T09:40:00.000+07:00</published><updated>2006-05-26T10:32:45.843+07:00</updated><title type='text'>Kejutan Ahmadinejad Sepanjang May 2006</title><content type='html'>Ahmadinejad,&lt;br /&gt;Tidak cukup dengan gertakan terhadap Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebulan yang lalu memperlihatkan siapa Ahmadinejad yang sebenar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. 8 May 2006 - Iran menghantar surat pertamanya kepada Amerika Syarikat melalui kedutaan Swiss di Tehran. Surat ini merupakan surat pertama sejak Revolusi 1979, dimana Iran menahan tawanan AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah yang dibuat ini sedikit sebanyak mempengaruhi harga minyak dunia dimana &lt;a href="http://www.dawn.com/2006/05/09/ebr6.htm" target="_blank"&gt;harga minyak jatuh kepada USD68.50 daripada harga dua minggu sebelumnya iaitu USD75.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://72.14.209.104/search?q=cache:GKXpKE8fBbMJ:www.bbc.co.uk/indonesian/news/story/2006/05/060509_usiranletter.shtml+iran+surat+1979&amp;hl=en&amp;amp;ct=clnk&amp;cd=3" target="_blank"&gt;Presiden Ahmadinejad menutup suratnya dengan mengimbau agar Bush kembali ke agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita melihat semakin banyak orang di seluruh dunia yang mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pertanyaan saya kepada anda dalah, 'Apakah anda ingin mendekatkan diri kepada Tuhan?'"&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;komen: Mengikut pengamatan saya, &lt;a href="http://today.reuters.com/business/newsarticle.aspx?type=tnBusinessNews&amp;amp;storyID=nSP318810&amp;imageid=&amp;amp;cap=" target="_blank"&gt;harga minyak naik kerana Iran sebagai pengeksport kedua terbesar OPEC dikhuatiri akan dikenakan tindakan oleh Security Council UN akibat daripada project nuclear nya&lt;/a&gt;. Jadi, apabila Iran mula mengambil langkah positif dengan menulis surat kepada US, Traders melihat ia sebagai satu langkah bijak dan mungkin menyelamatkan keadaan. Kita melihat harga naik sejak kebelakangan ini kerana Traders takut supply minyak akan berkurangan jika Iran 'diperang', tetapi dengan langkah bijak ini, Traders semakin yakin supply cukup. Jadi harga mulai turun dan stabil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Euro menggantikan USD July ini (&lt;a href="http://www.middleeastforex.com/index.php?section=215" target="_blank"&gt;Jumaat 26 May&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmadinejad berani lagi.&lt;br /&gt;Itu sahaja yang dapat saya komen apabila dia mengumumkan bahawa &lt;a href="http://www.upi.com/Energy/view.php?StoryID=20060515-062946-1590r" target="_blank"&gt;Iran akan mula mengeksport minyak dalam Euro bagi menggantikan matawang USD bermula Julai ini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Perkara ini merupakan satu langkah besar mencabar US, yang kuat menentang Iran dalam program nuklearnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ini semua yang menyertai New York Mercantile Exchange dan London's International Petroleum Exchange meniagakan (trade) dalam matawang USD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah ini menyebabkan harga dollar jatuh berbanding Euro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(bersambung)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-114861436582126174?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/114861436582126174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/114861436582126174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2006/05/kejutan-ahmadinejad-sepanjang-may-2006.html' title='Kejutan Ahmadinejad Sepanjang May 2006'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-114418561599697235</id><published>2006-04-05T04:10:00.001+07:00</published><updated>2006-05-26T09:39:54.650+07:00</updated><title type='text'>Bagaimana Keadaan Iman Hari Ini?</title><content type='html'>Hudzaifah.org - Apa kabar saudaraku? Bagaimana keadaan imanmu hari ini? Bagaimana pula kabar imanmu hari ini? Karena engkau pasti tahu bahwa yang menjadi ukuran kita selamat di Yaumil Akhir nanti adalah tingkat amal kita di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah engkau mengingat kematian wahai saudaraku? Karena kematian menjadi kepastian; tanah menjadi tempat pembaringan; munkar dan nankir menjadi tamu; kuburan menjadi tempat tinggal; perut bumi menjadi tempat menetap; kiamat menjadi janji yang pasti; surga dan neraka menjadi tempat kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah terbersit dipikiranmu? Tatkala manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar? Pernahkah terbersit dipikiranmu wahai saudaraku,tatkala disana matahari sangat dekat di ujung kepala? Rasulullah SAW bersabda : "Di hari kiamat nanti matahari akan mendekati manusia,sehingga jaraknya hanya satu mil. Manusia akan berada dalam keringatnya masing-masing sesuai dengan amal perbuatannya. Ada yang keringatnya sampai mata kaki,ada yang sampai lutut,ada yang sampai setengah badan dan ada yang tenggelam sampai mulutnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku...&lt;br /&gt;Pernahkah engkau membayangkan tentang neraka? Tentang kegelapan neraka yang sangat pekat? Rasulullah bersabda : "Api neraka dinyalakan seribu tahun hingga memerah,kemudian dinyalakan lagi seribu tahun hingga memutih dan dinyalakan lagi seribu tahun hingga menghitam. Dan jadilah neraka itu gelap pekat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku...&lt;br /&gt;Pernahkah engkau membayangkan tentang minuman akhli neraka? Allah berfirman "... dan dia akan diberi minuman dengan air nanah,diminumkannya air nanah tersebut..." (Q.S Ibrahim : 16). Rasulullah bersabda : "Ketika didekatkan kemulutnya maka mulutnya terpanggang dan kulit kepalanya terkelupas. Dan ketika dia meminumnya,maka terputuslah ususnya sehingga minumannya keluar dari duburnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku...&lt;br /&gt;Cukuplah cerita tadi bagi kita,karena keadaan sesungguhnya pastilah lebih mengerikan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan aku saudaraku,karena membuat hatimu gelisah oleh cerita itu. Tapi karena kecintaanku padamu karena ALLAH SWT,maka aku ceritakan pula. Aku hanya ingin kita menjadi orang-orang yang selamat dari keburukan-keburukan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku...&lt;br /&gt;Yang aku harapkan hanyalah agar kita selalu waspada terhadap kematian dengan jalan perbaiki diri tentunya. Dan pada saatnya nanti,kita menjadi orang yang siap mengahadap-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Rabbana atina fid dun-yaa hasanataw wa fil aakhiratihasanataw waqinaa 'adzaabannar" (Q.S Al-Baqarah : 210)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Tuhan kami,berilah kami kebaikan didunia dan kebaikan di akhirat; dan periharalah kami dari siksa neraka. AMIN. (Tim.Jurnalis.SKIFE-bob)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-wahai saudaraku tolong ceritakan lah... indah Surga Nya-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari: &lt;a href="http://www.hudzaifah.org" target="_blank"&gt;www.hudzaifah.org&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-114418561599697235?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/114418561599697235'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/114418561599697235'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2006/04/bagaimana-keadaan-iman-hari-ini_05.html' title='Bagaimana Keadaan Iman Hari Ini?'/><author><name>array064</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16103433025329119280</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://static.flickr.com/37/95020827_0510fd6058.jpg?v=0'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-113915106816108879</id><published>2006-02-05T21:46:00.000+07:00</published><updated>2006-05-26T11:24:25.736+07:00</updated><title type='text'>Ahmadinejad</title><content type='html'>&lt;a href="http://news.bbc.co.uk/1/hi/world/middle_east/4107270.stm" target="_blank"&gt;Ahmadinejad&lt;/a&gt;: Tenangnya 'berbisa'&lt;br /&gt;Oleh: SITI MARIAM MD ZAIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ORANGNYA nampak tenang. Gayanya bersahaja. Bercakap dalam nada perlahan tetapi terserlah ketegasan. Di sebalik tenungan mata sayunya itu, pemilik tubuh kecil ini sebenarnya seorang yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 400px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://www.ansarnews.com/userimages/dr%20ahmadinejad%20012005-7-28-20.jpg" border="0"/&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakikatnya, seluruh dunia ketika ini sedang memerhatikan Mahmoud Ahmadinejad, 50. Mula memegang jawatan Presiden Iran pada Ogos tahun lalu, beliau adalah tokoh yang berani menentang arus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada siapa menyangka anak kepada tukang besi ini mampu 'menggegar' dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberaniannya jelas. Biarpun kenyataan-kenyataan yang dibuat sering kali mengundang kontroversi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang yang berpendirian, Ahmadinejad tidak pernah gentar dengan kutukan terbukanya terhadap negara kuasa besar - Amerika Syarikat (AS) dan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilahirkan di sebuah bandar dekat Garmsar, timur Teheran, Ahmadinejad adalah anak keempat daripada tujuh beradik. Keluarganya berpindah ke selatan Teheran semasa beliau berusia kira-kira setahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau membesar dalam suasana yang tertekan akibat tindakan rejim elit Shah Iran yang berpaksikan Islam fundamental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Graduan Universiti Sains dan Teknologi Iran dalam bidang kejuruteraan ini mula berjinak-jinak dengan gerakan politik pada tahun 1970-an. Waktu itu, seluruh kampus di dunia Islam dicemari dengan kekacauan politik apabila berlaku pertembungan antara radikal agama dan ekstremis sekular berhaluan kiri. Iran tidak terkecuali dan Ahmadinejad menjadi aktif dalam pergerakan politik - agama radikal bawah tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila revolusi menentang rejim Shah berjaya pada tahun 1979, Ahmadinejad telah terkenal sebagai salah seorang tokoh dalam kumpulan 'garis keras' dan turut mengambil bahagian dalam usaha menegakkan dominasi Islam menentang golongan yang berhaluan kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah beliau dikatakan terlibat dalam kejadian menawan kedutaan AS. Walaupun hanya sebagai penggalak, Ahmadinejad sebenarnya turut mencadangkan supaya Soviet juga ditawan sebagai tebusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakannya itu mendedahkan sifat bencinya terhadap kuasa-kuasa besar dunia yang selama ini dilihat bermaharajalela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1986, beliau menyertai Pengawal Revolusi, pasukan militia yang ditubuhkan oleh Ayatollah Khomeini untuk menyeimbangkan kuasa tentera Iran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berpangkalan di Kermanshah, Ahmadinejad mengetuai pasukan yang pakar membunuh musuh-musuh revolusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang mengenalinya menyifatkan beliau seorang yang komited, ganas dan sangat cekap dalam tindakan yang dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber juga mengatakan, Ahmadinejad mungkin pernah mengikuti misi rahsia di luar negara seperti pembunuhan penentang Kurdish di Vienna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmadinejad secara rasminya menyertai politik selepas perang dengan Iraq berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua kali beliau dilantik sebagai Datuk Bandar sebelum menjadi Gabenor Ardabil pada tahun 1994. Kerjaya politiknya terhenti sementara apabila Mohammed Khatami memenangi pilihan raya Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah pemerintahan Khatami, ahli-ahli politik muda dari 'garis keras' terpaksa kembali ke dunia akademik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal tahun 1990-an, ketika peperangan Iran-Iraq, lulusan doktor falsafah (Ph.D) dalam bidang kejuruteraan dan perancangan pengangkutan ini telah meninggalkan kerjaya dalam bidang akademik untuk mengetuai satu operasi menentang musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun negara lain cukup 'menjaga hati' negara-negara berkenaan tetapi bagi pemimpin yang muncul tiba-tiba ini, beliau memegang prinsip 'berani kerana benar'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerana sikapnya itu, ketika baru lima bulan dilantik sebagai Presiden, dua kali Ahmadinejad membuat kenyataan berani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antara kenyataan nekadnya ialah &lt;a href="http://english.aljazeera.net/NR/exeres/15E6BF77-6F91-46EE-A4B5-A3CE0E9957EA.htm" target="_blank"&gt;meminta supaya Israel dihapuskan dari peta dunia&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.inminds.co.uk/boycott-israel-275x275.gif" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarpun dikutuk hebat oleh Israel dan negara sekutunya, AS serta Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu (PBB), Ahmadinejad tidak pernah kenal serik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau bertegas dan berpegang dengan pendiriannya, malahan beliau enggan akur kepada gesaan pelbagai pihak supaya meminta maaf di atas kenyataan 'celupar' itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin itu turut mengundang kontroversi apabila mengeluarkan kenyataan bahawa &lt;a href="http://english.aljazeera.net/NR/exeres/60AE1720-F333-4869-974D-3B69283105BF.htm" target="_blank"&gt;peristiwa Holocaust hanyalah mitos&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.carteretcountyschools.org/aes/dc/images/Day5/Holocaust/NoJews.jpg" width="500" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut beliau, pembunuhan berjuta-juta penduduk Yahudi oleh tentera Nazi di Jerman bukanlah benar-benar berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kontroversi 'Israel patut lenyap dari muka bumi ini,' kenyataan itu juga menerima kritikan hebat khususnya dari Jerman dan Kesatuan Eropah (EU).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/b/b1/19480516_PalestinePost_Israel_is_born.jpg" width="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iran dan Israel sememangnya mempunyai rekod buruk dalam hubungan dua hala kerana Teheran tidak pernah mengiktiraf negara yang dibangunkan hasil daripada pencerobohan ke atas tanah Arab tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AS pula mempunyai luka lama dengan Iran apabila kedutaannya di Teheran telah ditawan selama 444 hari sewaktu kebangkitan revolusi Iran pada tahun 1979.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kenyataan 'berani mati' Ahmadinejad menghina Israel pada Oktober lalu itu, Washington tidak habis-habis menuduh Teheran tidak berminat membangunkan tenaga elektrik sebaliknya mahu menjadi kuasa nuklear di rantau itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dua komen yang anti-Israel itu bukan dikeluarkan secara tiba-tiba. Ahmadinejad sememangnya merancang dan mahu kenyataan itu dibuat," kata seorang penganalisis politik Iran, Mahmoud Alinejad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi tindakannya yang menarik perhatian dunia ialah berikutan penemuan bukti yang mendakwa Ahmadinejad turut terlibat dalam perancangan cubaan membunuh penulis buku yang pernah menimbulkan kemarahan umat Islam di atas penghinaan yang dilakukan - Salman Rushdie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masa sama, beliau berusaha 'menanggalkan kepercayaan' rakyat Iran terhadap produk-produk hasil Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai pemimpin yang berhasrat untuk mengikis pengaruh Barat di Iran, Ahmadinejad dan para pengikut kanannya berusaha memastikan barisan kepimpinan Teheran dimonopoli golongan yang tidak akan bertolak ansur dengan dakyah Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak berkuasa, Ahmadinejad secara terus terang berkata bahawa beliau tidak akan memansuhkan projek nuklear di negara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya, Iran tidak akan mempedulikan ancaman perang atau apa-apa sekatan antarabangsa malah terus berazam untuk membangunkan program nuklearnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka (pihak Barat) harus faham sikap seperti itu hanya akan meningkatkan keinginan kami untuk membangunkan lebih banyak teknologi nuklear," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pun, sejak memenangi pilihan raya, Ahmadinejad sudah dilihat sebagai Presiden yang mewakili golongan ultrakonservatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2003, beliau diketengahkan sebagai orang yang berpotensi sebagai Datuk Bandar Teheran. Beliau menang mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kempennya yang menyerlahkan diri sebenar - miskin, jujur, rajin dan taat merupakan kunci utama kejayaannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan itu juga adalah rahsianya sebelum dipilih oleh rakyat sebagai Presiden menggantikan pemimpin sebelumnya, Khatami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di sebalik sikap anti-Baratnya itu, Ahmadinejad bukanlah seorang yang 'terkurung' dalam tempurungnya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahmadinejad seorang yang moden, isterinya seorang pensyarah universiti dan sesuai dengan kelulusannya - kejuruteraan beliau sangat meminati teknologi moden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada sesetengah orang, bapa tiga anak ini mungkin boneka yang dimanipulasikan oleh kumpulan konservatif. Tetapi di pihak lain, beliau adalah seorang ahli agama yang taat kepada ajaran Islam Syiah. Yang pasti, Ahmadinejad adalah seorang nasionalisme tulen yang tidak mahu melihat negaranya tunduk kepada mana-mana negara lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-113915106816108879?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/113915106816108879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/113915106816108879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2006/02/ahmadinejad.html' title='Ahmadinejad'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-113535223587108668</id><published>2005-12-23T22:33:00.000+07:00</published><updated>2005-12-23T22:37:15.886+07:00</updated><title type='text'>[ Teras ] by DHE</title><content type='html'>Dulu terasku hanya berjarak lima ubin. Dilengkapi dua kursi dan satu meja, membuatnya cukup sesak. Tidak nyaman bersantai di sana dikala hujan, dijamin terimbas tempias bulir air yang jatuh dari tepian atap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, ada satu masa dimana ibuku senang sekali mengubah-ubah bentuk rumah, mereposisi ruangan, memindah letak. Alias renovasi kecil-kecilan. Wastafel dapur sudah tiga kali kena getahnya. Jendela terus bergerilya mengikuti arah sinar matahari. Ayunan yang dulu kucat bersama ayah mungkin sudah lelah dipindah berulang.&lt;br /&gt;Dan teras akhirnya juga menjadi sasaran.&lt;br /&gt;But, aku bahagia saja. Karena itu justru membuat teras menjadi tempat favoritku bila aku berdiam di rumah. Karena teras menjelma lebih luas dan sejuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi-pagi sekali, saat fajar masih menyingsingkan mentari.&lt;br /&gt;Bada shalat subuh, al matsurat, tilawah dan sedikit beres-beres rumah, tugas pertamaku adalah menyiapkan sarapan sekeluarga. Apa saja yang ada. Namun, wajibun-nya adalah sepoci teh hangat beraroma melati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubawa secangkir menuju teras. Sembari menunggu koran pagi, aku senang sekali mengamati halaman yang mengitari teras, buah terampil kedua orangtuaku. Rumpun Zoysia matrolla membentang rata, walau kadang masih ada sedikit sisa-sisa Paniculum maximum menyembul disana sini. Setangkai Polyanthes tuberosa dengan harumnya yang khas menyelip di tengah perdu Cycas rumphii. Sebatang pohon Nussaenda philippica yang sudah mulai jarang ditanam orang selalu membawaku terbang mengingat akan masa kecilku dulu.&lt;br /&gt;Namun, kebanggaan ibuku adalah segerumbulan Orchidaceae yang berbaris rapi di tepi pagar rendah yang mengelilingi rumah ataupun tersebar dalam pot-pot kecil yang menggelayut di ujung atap. Sekarang, mereka sedang berlomba-lomba menunjukkan mahkotanya!&lt;br /&gt;(mmm...ternyata masih ada juga sisa2 kuliah Morsistum di kepalaku)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesekali aku menyapa tetangga depan rumah yang sedang menyapu terasnya, atau mereka yang sedang lalu lalang berangkat sekolah, kuliah ataupun pergi ke kantor. Wajah-wajah yang masih segar belum terbalut polusi udara otomotif ataupun qadhaya di tempatnya masing-masing.&lt;br /&gt;Oya, aku juga harus memberi makan dua ayam kate dari kakak iparku. Sepasang ayam kate, jantan dan betina. Lulu dan Tobi namanya (kok kayak nama artis ya). Iparku bilang, nama itu dari kartun sih. Lulu dengan jambul putihnya dan Tobi dengan jengger merahnya yang gagah. Keduanya mempunyai bulu putih nan bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca koran sembari menghirup teh hangat ditingkahi semilir angin pagi. Waah...nikmatnya! Apalagi kalau ada pisang goreng fresh from the oven, udah deh . Benar-benar teras mengukuhkan posisinya menjadi tempat favoritku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAN,&lt;br /&gt;Sekarang teras makin lekat di hatiku. Karena aku tak punya loteng, jadilah aku juga suka duduk di teras berkelam malam. Ditemani lampu kuning 25 watt yang kadang dikelilingi laron yang sering menggugurkan sayapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memandang rembulan setengah sabit. Kadang tersembunyi di balik awan. Atau bahkan muncul sempurna dalam purnama. Luar biasa indahnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembari melantunkan Rabithah, kubayangkan wajah kalian satu persatu.&lt;br /&gt;Potret demi potret berkelebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbi...&lt;br /&gt;Lirih kuberbisik, 'uhibbuki'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, biarlah panjang dan terjalnya jalan dakwah ini yang membuktikan ukhuwah kita.&lt;br /&gt;Jalan masih panjang!&lt;br /&gt;Ujian masih deras menghadang!&lt;br /&gt;Dan musuh-musuh Allah masih terus membuat makar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keep on fighting Sist!&lt;br /&gt;Jangan mati sebelum waktunya.&lt;br /&gt;Jangan pernah diam selagi jantung ini masih berdetak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-dhe-&lt;br /&gt;it's funny how the moon can be mediator between us..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EPILOG&lt;br /&gt;Kuyakin rembulan yang sama sedang memusatkan purnamanya;&lt;br /&gt;Pada Singa-singa Afghan dengan abaya panjang terburai memanggul Kalshanikov di Land of Jihad.&lt;br /&gt;Badai salju yang menerjang Harimau Chenchen berselimut kain tipis membalut tulang.&lt;br /&gt;Bocah-bocah Bosnia yang senantiasa istiqomah menghafalkan Al Quran di tengah desingan peluru.&lt;br /&gt;Mujahid Palestina yang meradang tegar di hadapan agresor Yahudi, mengepalkan tangan, melemparkan intifadhoh melesat menembus batas.&lt;br /&gt;Ibu-ibu Palestina yang dengan bahagianya mempersembahkan bom syahid bagi mutiara-mutiara qurata a'yun belahan jiwanya.&lt;br /&gt;.....&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indahnya hidup mereka.&lt;br /&gt;Bersenyawa di bawah kilatan pedang.&lt;br /&gt;Simbiosis mutualisme dalam peluh, debu dan darah.&lt;br /&gt;Berjuang dalam sunyi, bergulat tempur dalam diam.&lt;br /&gt;Meninggalkan sekelumit lisan,&lt;br /&gt;“Allah...Allah..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Mengenaskan' tampilan zhahir mereka di dunia. Namun, kelak mereka akan mendapatkan balasan setimpal di jannah-Nya yang mulia.&lt;br /&gt;Amiin Ya Rabbal Alamin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaikhun qa'iid aiqadzal ummah wanaalasy syahaadah,&lt;br /&gt;famataa yataharrak shahiihul badan qa'iidul himmah ???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Orang tua renta yang lumpuh itu telah membangkitkan tidur&lt;br /&gt;panjang umat dan kini ia pun meraih syahadah,&lt;br /&gt;lalu kapan orang2 yg badannya segar bugar&lt;br /&gt;tapi semangatnya lumpuh itu akan bergerak ???)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-in memoriam asy-syahid Syaikh Ahmad Yasin-&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-113535223587108668?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/113535223587108668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/113535223587108668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2005/12/teras-by-dhe.html' title='[ Teras ] by DHE'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-113339488146040756</id><published>2005-12-01T06:47:00.000+07:00</published><updated>2005-12-01T06:54:41.470+07:00</updated><title type='text'>.. mohon doa ..</title><content type='html'>Di satu petang yang kosong, sedang aku membaca Quran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;.. rabbi la tadzarni fardan wa anta khairul waritseen ..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;wahai Tuhanku, jangan kan jadikan aku keseorangan, sesungguhnya engkaulah sebaik-baik pewaris..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;.. rabbana hablana min azwajina wa dzurriyyatina qurrata a'yun, waj'alna lil muttaqiina imamaa ..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;.. rabbi habli min ladunka dzurriyatan thayyibatan, innaka sami'ud-du'a&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; ..&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;.. rabb-ij'alni muqiim-as-sholah wa min dzurriyyati, rabbana wataqabbal du'a ..&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ops, tak sempat tulis (sambung)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-113339488146040756?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/113339488146040756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/113339488146040756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2005/12/mohon-doa.html' title='.. mohon doa ..'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-113020648081767109</id><published>2005-10-25T09:06:00.000+07:00</published><updated>2005-10-25T09:28:07.276+07:00</updated><title type='text'>Will we not even make a prayer?</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Will we not even make a prayer?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini merupakan hari peringatan kejadian yang menimpa kita setahun yang lalu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;click &lt;a href="http://ghuroba.blogspot.com/2004_10_01_ghuroba_archive.html" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tintaghuroba/cry1.txt" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;strong&gt;kids&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tintaghuroba/cry2.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;women&lt;/strong&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tintaghuroba/cry3.txt" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;strong&gt;they are our brothers and sisters..&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;You might ask yourself&lt;br /&gt;Why should I help these people?&lt;br /&gt;They'll tell you why&lt;br /&gt;We're not so different from you&lt;br /&gt;We have dreams just like you&lt;br /&gt;But they were buried with the&lt;br /&gt;bodies of our loved ones&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Will we not even make a prayer?&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ have mercy, make Du'a at least.. click &lt;a href="http://song4.6arab.com/sami-youssf_make-a-prayer.rm" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;remembering the past, 25 Oktober 2004&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-113020648081767109?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/113020648081767109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/113020648081767109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2005/10/will-we-not-even-make-prayer.html' title='Will we not even make a prayer?'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-112859528539096468</id><published>2005-10-06T17:25:00.000+07:00</published><updated>2005-10-08T22:09:14.996+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tigasahabat/qran_rmdan.txt" /&gt;&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;click &lt;a href="http://www.fanateq.com/adv/qran_ramadan/quraan_add.wmv" target="blank"&gt;here&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://www.fanateq.com" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;for arabic flash, click &lt;a href="http://saaid.net/flash/" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Ramadhan Kareem!!&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-112859528539096468?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/112859528539096468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/112859528539096468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2005/10/click-here-or-here-for-arabic-flash.html' title=''/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-112830243789597803</id><published>2005-10-03T08:19:00.000+07:00</published><updated>2005-10-03T08:40:36.916+07:00</updated><title type='text'>Ramadhan I</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Do you want to finish reading the Quran in Ramadhan??&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;strong&gt;o&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;] All you have to do is to read around &lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;strong&gt;4.5 pages after each prayer&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;strong&gt;o&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;] 4.5 X 5 X 30 = 604&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.5 pages after each prayer (5 times) for 30 days = 604 pages = 1 Quran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.geocities.com/ciksarah2/smart_in_30_days.pps" target="_blank"&gt;click here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;] that easy ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;o&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;] i have another point here, we have few Ramadhan articles contributed by our members last year and we would like to share with all the visitors. Please &lt;a href="http://ghuroba.blogspot.com/2004_09_01_ghuroba_archive.html" target="_blank"&gt;click here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#3366ff;"&gt;Selamat berpuasa buat semua. Semoga Ramadhan kali ini tidak sia-sia kerna belum pasti kita bisa kecapi Ramadhan akan datang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#3366ff;"&gt;Salam kemaafan dari saya untuk semua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#3366ff;"&gt;assalamualaykum&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-112830243789597803?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/112830243789597803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=112830243789597803&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/112830243789597803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/112830243789597803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2005/10/ramadhan-i.html' title='Ramadhan I'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-112683617089637777</id><published>2005-09-16T08:58:00.000+07:00</published><updated>2005-09-16T09:02:50.903+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:180%;color:#ff9900;"&gt;&lt;strong&gt;15 Tips to Earning Rewards from Allah (Cont.)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;strong&gt;11- Jihad in the way of Allah:&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;A hadith of the Prophet peace be upon him says,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Being on guard in the way of Allah for one month is better than perpetual fasting for a year. Whoever dies while guarding in the way of Allah will be safe from the great frightening. And he will be provided his provisions, and smell the scent from paradise, and receive the reward of the one who guards until Allah resurrects him" (Sahih Al-Jami)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;12- Remembering Allah at all times:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;The prophet peace be upon him stated that Allah said,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"I am as My slave thinks I am. I am with him when he makes mention of Me. If he makes mention of Me to himself. I make mention of him to Myself and if me makes mention of Me in an assembly, I make mention of him in an assembly better than it." (Al-Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;13- Speaking the truth and not fearing punishment of anyone:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;The prophet peace be upon him,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"The leader of the martyrs is Hamza ibn Abdul Muttalib and a person who faces an unjust ruler and advises him to do good and he is killed because of his speech" (Sahih Al-Jami)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;14- Giving charity and spending in the way of Allah:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Allah says in the Quran,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Those who spend their wealth by night and day, privately and publicity, verily their reward is with their Lord, and there shall no fear come upon them neither shall they grieve" (Al-Baqara 274).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And Allah also says,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"And spend of that which We have provided you before death comes to one of you and he says, 'My Lord if only You would reprieve me for a little while, then I would give alms and be among the righteous.' But Allah reprieves no soul when its term comes, and Allah is aware of what you do" (Al-Munafiqoon).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;15- Learning the beneficial knowledge:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;One should learn that knowledge that will benefit him in the Hereafter and act by it in order to be a good example for others. The authentic knowledge is the one that is based on Quran and Sunnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source:&lt;br /&gt;Al-Basheer Magazine&lt;br /&gt;Written by: Jamal Zarabozo (Modified by IslamWay Team)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-112683617089637777?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/112683617089637777/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=112683617089637777&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/112683617089637777'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/112683617089637777'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2005/09/15-tips-to-earning-rewards-from-allah.html' title=''/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-112615024562676355</id><published>2005-09-08T10:19:00.000+07:00</published><updated>2005-09-08T10:41:17.710+07:00</updated><title type='text'>[ kata-kata terakhir ]</title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;img src=http://www.geocities.com/tigasahabat/tun.txt&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#3333ff;"&gt;Assalamualaykum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dititipkan disini, kata-kata terkahir Presiden Malaysia Tun Dr Mahathir sebelum dia melepaskan jawatan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#3333ff;"&gt;Apa yang menarik ialah bgaimana dia keutarakan point-pointnya... terus.. dianalisi ya!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;~~~~~~~~~~~~~ 00 ~~~~~~~~~~~~~~~~~~&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;center&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ffcc00;"&gt;&lt;a href="http://www.un.org/webcast/ga/58/statements/malyeng030925.htm" target="_blank"&gt;MALAYSIA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADDRESS BY&lt;br /&gt;THE PRIME MINISTER OF MALAYSIA&lt;br /&gt;THE HON. DATO SERI DR MAHATHIR BIN MOHAMAD&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;THE UNITED NATIONS GENERAL ASSEMBLY&lt;br /&gt;NEW YORK&lt;br /&gt;25 SEPTEMBER 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/center&gt;May I as Prime Minister of Malaysia and Chairman of the Non-Aligned Movement, offer my sincere congratulations to you on your election as the President of the 58th Session of the General Assembly. I am confident that given your wisdom, experience and diplomatic skill, you will be able to steer the proceedings of this Assembly to a successful conclusion. I wish to assure you of the fullest cooperation of the Malaysian delegation. I strongly believe that the members of the Non-Aligned Movement would similarly render all their support and cooperation to you.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Allow me also to pay tribute to your predecessor, His Excellency Mr. Jan Kavan, for his dedication and the effective manner in which he had conducted the work of the 57th Session of the General Assembly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. I also commend the Secretary-General for his efforts and perseverance and I salute to the men and women who have dedicated and given their lives in the service of the United Nations.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. This Assembly has been conceived as a forum for the nations of the world, big and small, &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;to air their views and grievances freely as the stakeholders in the governance of the international community&lt;/strong&gt;. &lt;/span&gt;It is unfortunately subservient to the United Nations Security Council, which in turn is subservient to any single one of the five victors of a war, fought more than half a century ago. It is hardly a democratic forum but it is all that the great civilisation of the late 20th and early 21st centuries has a civilisation that is supposed to uphold freedom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Still we, the small nations &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;have much to be grateful for&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. From being the colonies of the Europeans we are now independent, and we are granted membership of the United Nations with the right to speak, albeit with proper restraint and decorum at this august assembly. And as independent nations we believe we have a right to manage our internal affairs ourselves without foreign interference.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. We &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;admit&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; that there are abuses in the management of our countries by some of our governments. But our detractors should remember that they had also abused their government's power when they seized land belonging to the indigenous people and exterminated them, claiming that it was their "Manifest Destiny" the "White Man's Burden," to bring civilisation by setting up their own countries in these lands and confining the indigenous people to barren reserves, with no role in the government of the new nations. What they had done to the indigenous people is not out of character for in their own countries they had carried out pogroms against the Jews, inquisitions and mock trials, torture and killing by burning at the stakes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. We all carry the&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; baggage of history&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. But we would willingly leave them behind if it is not for the fact that history has a nasty habit of repeating itself. Today we are seeing the resurgence of European Imperialism. At first we thought that colonisation would be virtual. Merely by economic strangulation and financial emasculation, the newly independent countries could be brought to their knees, begging to be recolonised in other forms. But today we are actually faced by the old physical occupation by foreign forces. Puppet regimes are installed dancing as puppets do.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. And this august institution, the United Nations in which we had pinned so much hope, despite the safeguards supposed to be provided by the Permanent Five,&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt; this Organisation is today collapsing on its clay feet, helpless to protect the weak and the poor&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. This United Nations can just be ignored, pushed aside, gesticulating feebly as it struggles to be relevant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Its organs have been cut out, dissected and reshaped so they may perform the way the puppet masters want. The World Bank, the International Monetary Fund, the World Trade Organisation &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;have now been turned into instruments of hegemony, to impoverish the poor, to enrich the rich&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. It is not surprising that today the disparities between rich and poor are far greater.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. With an impotent United Nations and its agencies turned into national organs of the powerful, the &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;small nations are now naked and hapless&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;. Even if we are totally innocent, there is nothing to prevent trumped up charges to be made against us.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. We feel a great need for the integrity and credibility of the U.N. to be restored. Fortunately, the breach of international norms has been by countries which are reputedly tolerant of free speech and the rights of others. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;When criticisms are forbidden then the abuses will increase until they become intolerable and revolt takes place with all the destruction that accompanies it&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. That was what happened with Saddam Hussein on a national scale. That also can happen on an international scale. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Free speech provides the safety valve, the absence of which must lead to an explosion eventually. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Since the Asian financial crisis in 1997, Malaysia has not been able to recover fully. This crisis has been followed by the collapse of the Dot.Com. companies, the massive cheating by the huge multinational corporations of the rich. Then came the 11th Sept. attack by terrorists, which precipitated an unprecedented tightening up of security worldwide, the invasions of Afghanistan and Iraq. The world now lives in fear - the rich from terror attacks and the others from being made targets of suspicions and pre-emptive aggression.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Then came the. Severe Acute Respiratory Syndrome, which almost bankrupted many airlines, and the tour and travel business. SARS disappeared almost as quickly as it appeared. But there is no guarantee that it, or similar new infectious diseases, will not come back.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;The world has lost its way&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. The hopes of the post World War II period and the United Nations were dashed by the Cold War. Now the Cold War is over but the resultant unipolar world and the ascendancy of capitalism have brought about new threats. No country is safe from marauding currency traders who in a few short days can demolish the patiently nurtured economies of the developing world. Far from curbing these highway brigands, they are lauded for their philanthropy. Robin Hood at least stole from the rich to give to the poor. These highway men steal from the poor and give a paltry sum to assuage their sense of guilt. They are no philanthropists.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. The unipolar world dominated by a democratic nation is leading the world to economic chaos, political anarchy, uncertainty and fear. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;We are not going to recover, and have peace for as long as threats are used for political and economic reforms &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;that most of the world is not ready for and not willing to accept.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;If we want to have democracy, the rule of law and respect for human rights, the powerful must demonstrate their commitment to all these noble ideas&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. And they can begin by restructuring the United Nations, in particular the &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;abolition of the undemocratic single country veto. This should be replaced with a modified veto where, two veto powers backed by three other members of the Security Council would be needed&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; to block any United Nations Resolution. But slowly even this should be dismantled in favour of majority decisions in the Security Council.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;The other important agencies of the United Nations must be freed from the domination of any single country&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;. Gradually they should be made more democratic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. The free market must be recognised for what it is - a market where the bottom line is paramount. It is not a political force for the disciplining of governments. For the right to exploit world trade, a tax should be levied by the United Nations and used by the United&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Exchange rates should be fixed by an International Commission based on relevant issues. Apart from a small commission, no profits may be made by speculating or manipulating exchange rates.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Subsidies by rich countries for the production of food and other products must be forbidden although poor countries may be allowed for a stipulated time to protect their industries and food production.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. The world has lost its way. The world is moving too fast. We need to pause, to take stock of things. There is a Malay saying that when one loses his way he should go back to the beginning. We need to go back to the beginning. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;If we dare to admit it much of the problems that we face today are due to the arbitrary expropriation of the land of the Palestinians in order to create the State of Israel to solve the European Jewish problem.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prime Minister's office&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PUTRAJAYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.pmo.gov.my&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-112615024562676355?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/112615024562676355/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=112615024562676355&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/112615024562676355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/112615024562676355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2005/09/kata-kata-terakhir.html' title='[ kata-kata terakhir ]'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-112535762695692493</id><published>2005-08-30T07:16:00.000+07:00</published><updated>2005-08-30T06:20:26.963+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-size:180%;color:#ff9900;"&gt;&lt;strong&gt;15 Tips to Earning Rewards from Allah (Cont.)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;6- Marrying religious women:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;The prophet peace be upon him said, "A woman is married for her religion, wealth or beauty; marry the religious women and you will prosper". He also said, "A thankful heart, a tongue that remembers Allah and a pious wife that helps you in your worldly and religious matters, is better than what the people are amassing" (Sahih Al-Jami)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;strong&gt;7- Bringing up pious children and training them to have good Islamic character: &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;The prophet peace be upon him said, "A man will be raised some degrees in Paradise and he will say, 'For what reason am I receiving this ?' He will be told, 'Because of your son asking forgiveness for you'"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;8- Having good manners and character: &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;The prophet peace be upon him said, "The most beloved of you to me and the closest of you to me in the Hereafter are those of you who have the best manners; the most hated of you to me and farthest from me in the Hereafter are those of you who have the best manners, those who speak and do not even care about what they are saying" (Sahih Al-Jami), and he also said, "The person of good manners will get the same reward as the person who prays during the night and fasts during the day" (Sahih Al-Jami).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;9- Performing many voluntary prayers:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is particularly beneficial during the last third of the night in which the gates of the heavens are opened and the supplications are responded to.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The prophet peace be upon him said,&lt;br /&gt;"Allah waits until one half or two-thirds of the night has passed and He says, 'My slaves, shall ask from no one except Me. Whoever asks from Me, I shall respond to him. Whoever asks Me for something, I will give it to him. Whoever asks for my forgiveness, I shall forgive him. And this continues until the dawn"&lt;br /&gt;(Sahih Al-Jami).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Similarly, performing the Sunnan prayers, is also a way of gaining Allah's pleasure and reward. These Sunnan prayers are two rakats before the dawn obligatory prayer, four before the noon obligatory prayer and four after it, two after the sunset prayer and two after the night prayer and the witr prayer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;10- Being obedient and respectful to one's parents:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is one of the greatest ways to attain Allah's pleasure and reward.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mentions worshipping Him together with obeying one's parents. Allah says in the Quran, "Your Lord has decreed that you worship none save Him, and that you show kindness to parents. If one of them or both of them attain to old age with you, say not 'File' unto them nor repulse them, but speak unto them a gracious word. And lower unto them the wing of submission through mercy and say, 'My Lord, have mercy on them both as they did care for me when I was little'" (Al-Isra)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;- counting towards Ramadhan -&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-112535762695692493?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/112535762695692493/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=112535762695692493&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/112535762695692493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/112535762695692493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2005/08/15-tips-to-earning-rewards-from-allah.html' title=''/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-112141676903118914</id><published>2005-07-15T15:31:00.000+07:00</published><updated>2005-07-15T15:39:29.033+07:00</updated><title type='text'>15 Tips to Earning Rewards from Allah</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#cc9933;"&gt;&lt;strong&gt;15 Tips to Earning Rewards from Allah&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#3366ff;"&gt;1- Avoid Things that Allah has forbidden, including the great sins as well as continually performing the lesser sins, and perform what Allah orders us to perform. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;The prophet peace be upon him said: &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;em&gt;"Allah has recorded the good deeds and the evil deeds. Then he made them clear: He who has intended a good deed and does not do it, Allah writes it down with Him as a performed good deed; but if he intends it and does perform it; Allah records for him from ten good deeds to seven hundred times that or more than that. If he intends to do an evil deed and does not do it, then Allah writes it down as a good deed; but if he intends an evil deed and performs it, Allah records it as one evil deed"&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;(Sahih Al-Jami)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#3366ff;"&gt;&lt;strong&gt;2- Reciting the Quran and pondering over it's meanings:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;The Prophet peace be upon him said, &lt;em&gt;"Whoever recites one word from the Book of Allah will be rewarded for a good deed and ten more like it; and I don't say that Alif Lam Mim is a word but Alif is a word and Lam is a word and Mim is a word"&lt;/em&gt; (Alif Lam Mim is 3 Arabic Characters.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#3366ff;"&gt;3- Guiding people to righteous deeds:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;The prophet peace be upon him said, &lt;em&gt;"Whoever guides one to a good thing will get the same reward as the person who performs the deed" &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;(Sahih Al-Jami)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#3366ff;"&gt;4- Enjoining good and eradicating evil:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Allah revealed in the Quran, &lt;em&gt;"Those of the children of Israel who went astray were cursed by the tongue of David, and of Jesus, son of Mary. That was because they rebelled and used to transgress. They restrained not one another from the wickedness they did. Verily, evil was that they used to do"&lt;/em&gt; (Al-Maida:7)&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;This is one of the obligatory duties that many people fail to perform today. Due to this reason, sins are being committed openly and without shame and no one is saying anything about them. &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;The prophet peace be upon him said, &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;em&gt;"If the people see an evil deed and they do not change it, then Allah may inflict them all with a punishment".&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Allah says in the Quran: &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;em&gt;"And the believers, men and women, are protecting friends of one &lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;em&gt;another, they enjoin the right and forbid the wrong .. "&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#3366ff;"&gt;5- Supplications to Allah:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;It's the best act of worship as the Prophet peace be upon him said,&lt;em&gt; "The most virtuous act of worship is supplication"&lt;/em&gt; (Sahih Al-Jami). &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;It's very important to be certain that Allah will answer your supplication, the Prophet peace be upon him said: &lt;em&gt;"There is no Muslim on this earth who supplicates to Allah except that Allah will give him what he asked or He will remove some evil from him, as long as he does not supplicate for something evil or as long as he does not supplicate for cutting of the ties of kinship and as long as he does not become impatient and say, 'I supplicated and supplicated and I was not responded to'"&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Source:&lt;br /&gt;Al-Basheer Magazine&lt;br /&gt;Written by: Jamal Zarabozo (Modified by IslamWay Team) &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-112141676903118914?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/112141676903118914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=112141676903118914&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/112141676903118914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/112141676903118914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2005/07/15-tips-to-earning-rewards-from-allah.html' title='15 Tips to Earning Rewards from Allah'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-112100348082459627</id><published>2005-07-10T20:45:00.000+07:00</published><updated>2005-09-16T09:04:32.766+07:00</updated><title type='text'>- kita mesti P R O A C T I V E -</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://www.islamonline.com/cgi-bin/news_service/world_full_story.asp?service_id=1635" target="_blank"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#33ccff;"&gt;Magazine by Muslim girls, for Muslims girls&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/shariffacarlo/aqsaposter.txt" width="700" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(gambar hiasan)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6633ff;"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Source: VOA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With so many magazines in the U.S. catering for all tastes and to all segments of society, there is now a magazine that targets and caters for Muslim girls. It is called MG Magazine and not only is it for Muslim girls; it is written and published by Muslim girls.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Yasmine El-Safy&lt;/strong&gt;, MG magazine's founder, publisher and editor-in-chief, &lt;strong&gt;is only thirteen and a half-years-old&lt;/strong&gt; and says she started this magazine for Muslim girls because she couldn't relate to anything in the mainstream media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adding, &lt;em&gt;"They were fluffy and they just had, you know, like fashion and make-up and that's about it. I didn't see any value to any of them."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Living in a neighborhood in Los Angeles with few other Muslim families, the magazine has also been a way for Yasmine to meet Muslim girls like herself.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Through websites and Internet discussion groups, Yasmine recruited other girls, one from as far away as Kuwait, to contribute to the magazine. &lt;/strong&gt;They write about things such as peer pressure, and dressing modestly, and being a Muslim in a non-Muslim world. Yasmine's favorite article so far was by a university student in England.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yasmine says, &lt;em&gt;"This was the beginning of my path to self-discovery. I looked deep into my soul and asked myself where I wanted to belong. &lt;strong&gt;And I found the answer staring back at me. I wanted to be with the Muslims&lt;/strong&gt;."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;While MG Magazine is produced by Muslim girls, there is adult supervision provided by Yasmine's mother Lyla El-Safy. She says she reviews the articles for appropriateness, and &lt;em&gt;"I try to stay out, I stay out of content of the articles but I have the final say. If there is something that I think is not appropriate or is going to be divisive amongst different groups of Muslims, I tell her we can't put that in because this magazine should be for all Muslim girls."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lyla says &lt;strong&gt;the articles in the magazine reflect Muslim values&lt;/strong&gt;. She also states that,&lt;em&gt; "Something that is important in our religious tradition is to highly value the family and to respect one's parents. And so when you hear the girls in some of the articles talking about things that they would do or say you hear the respect for their family that comes through."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The magazine is still quite new. The number of subscribers is small but growing. The last issue sold about 120 copies. While Yasmine is gaining a lot of experience publishing a magazine, her father, Regab El-Safy, says that she is trying to grow up too fast.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"She is getting some aspect, which is business but dealing with it as a child, like playing or those kinds of things, like mischief with kids and those things, I don't think she's getting [to be a kid]. I think she is getting more the adult life,"&lt;/em&gt; says her reluctant father.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Still, both parents are proud of their daughter's creativity and dedication to the magazine. And as she takes this issue to the post office, Yasmine El-Safy can take a moment to appreciate the final product… before starting all over again tomorrow.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yasmine admits, &lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;color:#000099;"&gt;"I love seeing all my work -- &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33ccff;"&gt;everybody's work&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;!"&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-112100348082459627?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/112100348082459627/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=112100348082459627&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/112100348082459627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/112100348082459627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2005/07/kita-mesti-p-r-o-c-t-i-v-e.html' title='- kita mesti P R O A C T I V E -'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-111750545879599025</id><published>2005-05-31T08:52:00.000+07:00</published><updated>2005-07-11T16:31:48.706+07:00</updated><title type='text'>** Jangan berhenti kutuk Israel **</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tigasahabat/standwall.txt" /&gt;&lt;br /&gt;Apatheid Wall, click &lt;a href="http://www.electronicintifada.net" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.utusan.com.my/utusan/archive.asp?y=2005&amp;dt=0529&amp;amp;pub=Utusan_Malaysia&amp;sec=Rencana&amp;amp;pg=re_02.htm"&gt;&lt;strong&gt;"Kalau tahu kezaliman Yahudi kita tidak akan bersimpati"&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Mukadimah&lt;/u&gt; &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUN Dr. Mahathir Mohamad cukup terkilan kerana lawatannya ke Palestin baru-baru ini tidak berjalan lancar mengikut jadual. Hajatnya mahu menziarahi Baitulmaqdis dan bersembahyang di Masjid Al-Aqsa tidak kesampaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun beliau pulang daripada ziarah singkat itu dengan satu perspektif baru tentang konflik lebih 50 tahun yang sehingga hari ini belum menampakkan tanda-tanda penyelesaian yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang saya lebih faham kenapa orang Palestin begitu kecewa dan marah,.." katanya kepada wartawan ZIN MAHMUD dan NOOR AZAM SHAIRI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang wawancara di kediamannya di Seri Kembangan petang Rabu lalu itu, Dr. Mahathir tidak menyembunyikan kejengkelan hatinya kepada rejim Zionis itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikapnya itu bukanlah kerana insiden menghiris hati yang dialaminya di sana. Sikapnya itu adalah pendirian yang dipegangnya sejak sekian lama - pandangan yang terbentuk daripada pembacaan dan pemahamannya tentang sejarah dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya bukan anti-Yahudi. Saya antikezaliman. Ini perbuatan yang zalim,.." katanya merujuk kepada tindakan Israel kepada orang Palestin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menyebut tentang bagaimana angkuhnya Israel yang tidak mahu mengiktiraf Palestin sebagai sebuah negara sebaliknya hanya berstatus pihak berkuasa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pihak berkuasa apa; kuasa pun tak ada. Mereka langsung tidak hormat orang Palestin..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam wawancara ini, Dr. Mahathir bukan saja mengupas krisis Palestin-Israel dari perspektif politik antarabangsa tetapi membincangkannya dalam hubung kait dengan sejarah dunia - daripada zaman Kristian sehinggalah kepada Perang Dunia Kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita mesti faham sejarah dan latar belakang konflik ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masalah yang ada bukannya apa yang berlaku sekarang ini. Kita harus melihat asas masalahnya,.." katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;MINGGUAN: Apakah tanggapan baru Tun tentang isu Palestin sekarang?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Saya lebih faham kenapa mereka begitu kecewa dan marah terhadap Israel dan Amerika Syarikat yang menyokong penuh tindakan-tindakan ganas Israel. Pada mulanya saya fikir ada kawasan di Tebing Barat yang dikuasai oleh Palestin tetapi rupa-rupanya seluruh kawasan mereka dikuasai oleh Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekalah juga yang menjaga check point. Mereka juga bebas membangunkan penempatan. Mereka juga telah membina tembok yang sesetengahnya mencecah sampai 30 kaki tinggi. Tembok ini bukannya memisahkan Israel dari Palestin, sebaliknya ia dibangunkan di dalam kawasan Palestin. Ia memisahkan orang Palestin sesama sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sekarang faham kenapa mereka begitu marah - mereka betul-betul dihina dan ditindas. Tidak ada kemerdekaan bagi mereka sebaliknya mereka dijajah oleh Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Israel juga nampaknya bertindak lebih ganas. Kalau orang Palestin melakukan serangan berani mati, mereka akan memusnahkan seluruh kampung asal penyerang itu. Kalau ada satu atau dua kematian orang Israel, tindakan balas itu mungkin mengakibatkan kematian berkali-kali ganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strategi Israel itu menyebabkan orang Palestin takut untuk buat apa-apa. Ada kalanya tindakan Israel itu membabi buta kerana tidak dapat disahkan apakah betul orang itu datang dari kampung tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Apakah gambaran yang kita terima selama ini tidak tepat? &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Kita tidak ada wartawan yang ditempatkan di situ. Kita hanya dapat maklumat daripada pihak Israel. Kalau maklumat itu daripada pihak Palestin pun, ia telah ditapis dan disebarkan oleh agensi-agensi berita yang bersimpati dengan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Apakah kuasa pihak berkuasa Palestin dalam kawasan-kawasan Palestin?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR:Seolah-olah tidak ada kuasa langsung. Orang Israel bebas hendak ke mana saja termasuk bawa kereta kebal, dan boleh menembak begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya diberitahu semasa saya hendak ke Jenin mereka sudah kawal bandar itu dengan helikopter. Penduduk Jenin memang berkumpul untuk bertemu dengan saya. Itu sebabnya Israel berusaha supaya saya tidak sampai ke Jenin. Seolah-olah mereka tidak mahu saya melihat apa yang telah terjadi di Jenin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sepatutnya bercakap melalui telefon kepada ribuan penduduk Jenin tetapi entah bagaimana ada sedikit masalah teknikal. Tetapi saya dapat bercakap juga dengan Datuk Bandarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tigasahabat/wall.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Kalau rancangan pihak yang membawa Tun ke sana adalah untuk membangunkan semula Jenin, apakah harapan yang ada? &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Sebenarnya ini rancangan saya, bukan ada sesiapa yang suruh. Apabila diadakan Persidangan Keamanan Palestin di Putrajaya Mac lalu orang Palestin datang berjumpa saya. Mereka kata, Malaysia sepatutnya melabur di Palestin. Tetapi saya hendak tengok sendiri keadaan di sana sebelum saya boleh cadangkan kepada pelabur-pelabur di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang Jenin pula, mereka menulis surat kepada saya sebelum daripada itu lagi meminta saya mengetuai satu kumpulan yang akan menguruskan pembangunan semulanya. Tetapi sebelum saya boleh terima lantikan itu saya hendak tengok kerosakannya dan sejauh mana kita boleh bantu. Oleh kerana tidak dapat ke Jenin saya tidak boleh buat apa-apa. Tetapi saya terima juga lantikan itu melalui telefon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana kehidupan seharian penduduk Palestin?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR:Mereka tidak dapat bergerak kerana terlalu banyak sekatan jalan raya. Hendak berniaga pun susah, import barang pun susah. Mereka menderita kerana bekalan makanan tidak mudah diperoleh. Walaupun tidak nampak kebuluran tetapi sedikit sebanyak mereka menderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tigasahabat/wall2.txt" width="400" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Apakah pandangan Tun tentang strategi untuk membebaskan Palestin berubah?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Tidak berubah banyak, semua bergantung kepada AS. Israel tidak kuat sangat tetapi dibekalkan senjata oleh AS. Selagi AS bersikap demikian sukar masalah hendak diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini juga ada kaitan dengan apa yang dikatakan sebagai keganasan Islam. Orang Islam cukup bersimpati terhadap orang Palestin sehingga sanggup mati kerananya. Apa yang berlaku di Iraq juga ada kaitannya dengan Palestin. Soal pokoknya ialah Palestin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum didirikan negara Israel di atas tanah Palestin, orang Palestin dihalau keluar dan harta mereka dirampas tanpa pampasan. Sebelum itu sejak zaman Uthmaniah orang Islam dan Yahudi duduk bersama. Tetapi pihak British hendak selesaikan masalah Yahudi di Eropah, rampas tanah orang Palestin dan dirikan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu tidak ada keamanan kerana tindakan zalim mereka mengusir orang Palestin. Mereka ini sudah lebih 50 tahun menjadi pelarian; bagaimana mereka tidak marah? Kita sendiri pun kalau diperlakukan begitu akan marah. Kalau orang merampas Texas untuk dijadikan negara Israel, Amerika pun akan marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan soal agama tetapi soal rampasan wilayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tigasahabat/wallcartoon.txt" width="400" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Bukankah ini fakta sejarah yang tidak mahu dilihat oleh Barat? &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Ya, mereka sudah buat salah tetapi sekarang mereka bercerita kononnya kemiskinan yang menjadi punca krisis ini. Ini tidak ada kena-mengena dengan kemiskinan. Ini soal tanah dan harta benda yang dirampas; siapa pun marah. Kita biasa dengar orang kata "tidak seinci pun tanah sanggup diserahkan.'' Tanah orang Palestin dirampas untuk didirikan negara Israel, tanpa bertanya mereka terlebih dulu, tanpa sebarang perjanjian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eropah merampas tanah itu untuk menyelesaikan masalah Yahudi di Eropah. Puak Zionis ini pula hendak mendirikan sebuah negara Israel, kononnya itulah negara Israel. Pada zaman dulu ia bukannya negara Israel; orang Arab yang banyak di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Apakah pandangan Tun mengenai proses rundingan yang sedang dilakukan oleh AS?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Ia hendak paksa supaya mereka menerima keadaan seperti yang sedia ada. Pihak Palestin saya fikir hanya akan terima kewujudan negara Israel dengan syarat mereka keluar dari kawasan Palestin. Tetapi sekarang mereka sudah buat bandar dalam kawasan Palestin. Israel sebenarnya hendak menakluk Palestin, hendak menjadikan Baitulmaqdis sebagai ibu kotanya, bukan Tel Aviv. Baitulmaqdis ini kota suci kepada orang Islam, Kristian dan Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Tun sudah melihat keadaan orang Palestin. Bagaimanakah keadaan selepas adanya tembok pemisah itu? &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Mereka cukup susah hendak bergerak. Mereka tidak boleh berjumpa sanak saudara di sebalik tembok melainkan terpaksa berjalan jauh sehingga berjumpa pintu dan melalui sekatan. Israel sengaja hendak menyusahkan mereka. Tembok itu dibina supaya tanah-tanah yang subur dimasukkan dalam kawasan Israel. Ia tidak langsung hormatkan orang Palestin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Apakah pandangan Tun mengenai kaedah melawan Israel, antara serangan berani mati dan rundingan politik?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR:Serangan berani mati ini memanglah berani tetapi tidak ada kejayaannya. Sebaliknya kalau ada serangan berani mati, tindakan balas dari Israel cukup dahsyat, berkali-kali ganda. Mereka membalasnya dengan serangan bom, roket dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan ini sukar untuk mencari penyelesaiannya tetapi kerajaan yang baru ini sanggup berunding. Ia tidak mahu cara (bersengketa) ini. Tetapi pihak Israel hendak ambil Palestin hampir keseluruhannya; bagaimana hendak berunding?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekurang-kurangnya penempatan Israel itu mesti dipulangkan. Ia wilayah Palestin. Tebing Barat sudah jadi kecil; itu pun mereka tidak mahu dipulangkan. Mereka sudah membangunkan bangunan di serata Tebing Barat. Di sepanjang perjalanan saya dari check point di Allenby sampai ke Ramallah, saya melihat penempatan Israel dalam wilayah Palestin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Apakah harapan Tun selepas ini?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Tidak tahulah apa yang boleh kita buat. Dunia hendaklah mengambil perhatian terhadap kezaliman Israel ini. Dunia mesti tegas menyatakan bahawa ini adalah kezaliman, dan AS tidak harus sokong Israel menakluk dan membunuh orang Palestin dengan begitu kejam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tigasahabat/cry.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Dunia sudah membuat banyak ketetapan di PBB tetapi semuanya divetokan dan tidak ada tindakan susulan. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR:Betul, tetapi pendirian dunia keseluruhannya mengutuk Israel tidak begitu tegas. Kalau dunia tidak memberikan pandangan tegas apa gunanya ada PBB? Kezaliman yang semacam itu jangankan kata tindakan, keputusan yang tegas pun tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Dunia menyelesaikan masalah aparteid di Afrika Selatan dulu dengan mengenakan sekatan ekonomi ke atas rejim itu. Israel ini bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Sekatan ke atas Afrika Selatan itu mendapat sokongan seluruh dunia termasuk AS. Kalau dunia hendak mengenakan sekatan ke atas Israel, AS mesti ikut sama, kalau tidak ia tidak berkesan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Kalau negara-negara Islam saja, bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Negara Islam tidak boleh bertindak bebas. Mereka kaya dan kuat tetapi tidak akan mengenakan sekatan ekonomi itu. Memang ada desakan supaya barang-barang Yahudi diboikot tetapi tidak jadi. Orang Islam tidak bersatu padu. Ada sesetengah negara yang sebenarnya secara tidak langsung membiayai serangan ke atas orang Palestin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Selain mengharapkan AS, apakah jalan keluar yang ada?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Kalau kita boleh mendesak masyarakat antarabangsa berkeras menuntut penyelesaian (dari AS dan Israel). Saya lebih percaya kepada jalan ini - penglibatan masyarakat antarabangsa secara keseluruhannya - berbanding kalau kita hendak bergantung kepada tindakan dari negara-negara Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Tetapi apakah itu boleh berlaku? &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Saya tidak banyak harapan kerana banyak negara yang bergantung kepada AS yang mana kuasa Yahudi begitu kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Sejak perang Iraq muncul suara masyarakat antarabangsa melalui demonstrasi yang menentang AS. Apakah ini satu kekuatan baru? &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR:Sejuta orang membuat demonstrasi di London menentang serangan ke atas Iraq. Tetapi bukan saja Britain terus menyerang Iraq malah Perdana Menterinya (Tony Blair) dipilih semula. Semua pemimpin yang terus terang berbohong kononnya ada senjata pemusnah di Iraq akhirnya dipilih semula termasuk George Bush (di AS) dan John Howard (di Australia). Orang yang berbohong sehingga menyebabkan 300,000 manusia di Iraq dibunuh masih boleh dipilih melalui demokrasi. Apa yang besar sangat tentang demokrasi ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Apakah kita tidak boleh menggunakan demokrasi untuk melawan Israel?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Demokrasi bergantung kepada suara ramai. Suara ramai tidak semestinya bijak. Kadang-kadang suara ramai dipengaruhi oleh lain-lain perkara seperti keangkuhan bangsa, umpamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di negara bekas Republik Yugoslavia misalnya, jumlah orang Serbia lebih ramai daripada orang Bosnia. Apabila diadakan pengundian siapa yang akan menang bukan kerana baik atau buruk tetapi kerana mereka orang Serbia mereka akan memilih orang Serbia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;Kenapa AS begitu sayangkan Israel? &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Semua parti politik di AS dibiayai oleh Yahudi. Kumpulan mereka begitu solid sehinggakan kalau ditentang, orang itu boleh kalah. Walaupun jumlah orang Yahudi di AS sedikit tetapi mereka menguasai politiknya. Mereka menguasai kewangan, semua bank milik mereka. Mereka juga menguasai media dan Hollywood untuk propaganda menyokong Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah sekarang ini dalam Kongres pun kita dapati kumpulan pegawai sokongan untuk ahli-ahli Kongres terdiri daripada orang Yahudi. Merekalah yang menulis ucapan untuk pemimpin-pemimpin ini. Mereka yang kecil tetapi kaya dan berpengaruh ini sudah menyusup masuk begitu mendalam, menguasai politik AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu sebabnya AS tidak berani kata apa-apa tentang Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Apakah yang mendorong cara berpolitik orang Yahudi ini? &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Pada mulanya orang Yahudi tidak ada kuasa di AS, bahkan untuk masuk ke universiti pun disekat. Tetapi mereka memperkenalkan konsep demokrasi dan hak asasi manusia; tidak boleh ada diskriminasi. Apabila tiada diskriminasi mereka menyusup masuk ke dalam bidang-bidang yang boleh memberikan pengaruh besar - kewangan, perusahaan dan media, misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita lihat program televisyen dari AS tidak ada satu pun yang memberikan imbangan antara nasib orang Palestin dan orang Yahudi. Selalunya memihak kepada Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Kenyataan Tun ini seperti biasanya akan dilabelkan sebagai antisemitik.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Kita tidak boleh lari daripada dicapkan begitu. Mereka telah berjaya menakutkan dunia supaya sebarang teguran terhadap mereka adalah salah. Kalau kita menegur mereka kita dianggap sebagai antisemitik, dan ini kononnya satu jenayah besar sedangkan mereka boleh kata semua orang Islam pengganas. Tetapi kita tidak boleh kata kenyataan itu anti-Islam. Kenapa ada perbezaan semacam ini? Adakah ini adil?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesiapa yang menentang dan mengkritik Israel akan dicap, dan dicap. Mereka sebenarnya sudah catat berapa kali saya menegur Israel dan Yahudi. Saya sendiri pun sudah lupa ucapan-ucapan saya itu. Tetapi mereka kata saya sudah menegur Israel dan Yahudi enam kali, sejak saya belum jadi Perdana Menteri lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah saya tidak ada kebebasan untuk menegur? Saya tegur kerana ia adalah satu kezaliman. Ini satu kezaliman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Adakah ini strategi Israel untuk menyekat penentangan dunia?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Mereka merujuk kepada holocaust. Saya akui tindakan Jerman membunuh Yahudi itu zalim. Saya sendiri rasa sedih kerana enam juta orang Yahudi dibunuh. Tetapi janganlah kerana itu orang yang dizalimi ini (Yahudi) dibenarkan menzalimi orang lain, dan tidak ada siapa boleh tegur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang saya telah buat kepada orang Yahudi? Saya tidak bunuh seorang pun; yang bunuh orang Jerman tetapi yang menjadi mangsa sesiapa saja yang tegur Yahudi. Sepatutnya ambil tanah di Jerman atau Britain dan berikan kepada Yahudi. Sebaliknya mereka mengambil tanah Arab dan menghadiahkannya kepada Yahudi. Ini satu kezaliman. Itu sebabnya lebih 50 tahun pun perkara ini tidak boleh diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Bagaimana bangsa yang kecil ini boleh jadi begini? Apakah mereka ini memang bijak daripada bangsa-bangsa lain?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Kita harus ingat bahawa mereka telah ditindas 2,000 tahun dulu. Setiap tahun mereka dibunuh oleh orang Kristian Eropah yang menganggap orang Yahudi sebagai pengkhianat yang mengakibatkan Jesus disalib. Semasa zaman Pasitan Sepanyol juga ramai orang Yahudi yang dibunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila orang Islam tewas di Sepanyol mereka diberi kata dua - masuk Kristian atau keluar dari Sepanyol. Orang Islam melarikan diri ke Afrika Utara, dan orang Yahudi pun ikut sama. Ini kerana semasa zaman pemerintahan Islam di Sepanyol tidak ada orang Yahudi yang ditindas seperti di bawah pemerintahan Kristian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama 2,000 tahun mereka telah didera. Apabila dibangkitkan soal demokrasi dan hak asasi manusia, golongan yang dulunya mendera orang Yahudi ini mula rasa bersalah. Mereka mula melihat orang Yahudi sebagai manusia, sama seperti mereka. Tinggal lagi Hitler masih berpandangan lama dan menuduh orang Yahudi punca segala masalah di Eropah, dan penyelesaiannya ialah bunuh semua orang Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh itu timbul rasa bersalah di kalangan orang Eropah bahawa mereka telah berlaku zalim. Sebagai satu penyelesaian terhadap masalah orang Yahudi yang dizalimi dahulu oleh orang Eropah, mereka bersetuju ambil Palestin untuk dijadikan Israel. Demi menebus kembali maruah, mereka tidak lagi menegur orang Yahudi. Apa saja yang dilakukan oleh orang Yahudi tidak jadi kesalahan, sehingga menzalimi orang Palestin pun tidak salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah permulaannya; semuanya ada kaitan dengan agama Kristian. Ini sejarah yang kita boleh baca dalam buku. Kebencian orang Eropah kepada orang Yahudi lebih daripada orang Islam. Tetapi apa yang menjadikan orang Islam hari ini benci kepada orang Yahudi ialah tindakan orang Eropah mengambil tanah orang Islam dan memberikannya kepada Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang hanya nampak masalah yang ada pada hari ini saja tetapi inilah asas masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Apakah harapan masalah ini boleh diselesaikan? Tun memberikan satu pandangan yang cukup pesimistik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Saya fikir kita mesti terus berusaha bertalu-talu mendedahkan kejahatan Israel. Kalau kita senyap mereka akan berjaya. Kalau seorang pun, kita perlu terus bercakap. Itu sebabnya saya terus bercakap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tahu orang benci kepada saya kerana saya terus bercakap tentang kezaliman ini. Tidak ada yang baik yang ditulis tentang saya dalam media barat. Kalau hendak sebut nama saya mereka akan sebut juga ``yang menangkap Anwar Ibrahim, menyekat kebebasan media'' - untuk tunjuk keburukan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini semua kerana pandangan saya tentang Israel dan kritikan saya terhadap barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Itukah juga punca mereka halang Tun? &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Mereka tidak mahu saya melihat apa yang berlaku di sana. Mereka tahu kalau saya lihat semua itu saya akan mendedahkan kezaliman mereka kepada dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya saya diberitahu kemungkinan saya tidak akan dibenarkan langsung masuk ke Palestin tetapi akhirnya dapat juga masuk. Mereka pun tentunya tidak mahu tunjuk mereka menyekat saya sepenuhnya. Tetapi apabila saya masuk ke Palestin mereka sekat saya daripada pergi ke tempat-tempat tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sempat ke Ramallah, dan kemudian dibawa ke sebuah bandar di atas bukit. Dari situ saya boleh tengok ke arah Baitulmaqdis dan nampaklah Dome of Rock dan kubah Masjid Al-Aqsa. Tengok dari jauh sajalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya rasa terkilan juga sebab tidak dapat bersembahyang di Masjid Al-Aqsa. Tetapi saya sedar saya mungkin tidak akan dibenarkan masuk kerana selama ini saya kata apa yang saya rasa hendak kata; sama ada jadi Perdana Menteri atau tidak, kalau saya nampak ada perkara yang saya perlu tegur, saya tegur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kalau hendak masuk ke sana, senang. Puji Israel sampai naik asap - bangsa yang baik, kita hendak tiru Israel, adakan latihan tentera bersama dan kita kecam orang Islam sebagai pengganas. Kalau saya buat begitu sudah tentu mereka beri saya masuk dan boleh bersembahyang di Masjid Al-Aqsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi apakah saya hendak buat macam itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Bagaimanakah Tun melihat semangat orang Palestin?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Semangat mereka kuat. Mereka akan terus melawan tetapi keupayaan mereka begitu terhad. Mereka tidak ada senjata; yang boleh hanyalah ikat bom di badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Apakah rumusan Tun tentang peluang pelaburan yang ada? &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR:Saya ingat orang Malaysia tidak akan pergi melabur, hendak pergi balik pun susah. Kalau hendak pergi berniaga di sana memang susah. Bukan saja saya yang disekat daripada masuk malah semasa pilihan raya Palestin baru-baru ini banyak negara menghantar pemerhati. Pemerhati dari Malaysia juga tidak dibenarkan masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Apakah nasihat Tun kepada generasi muda supaya mereka faham krisis ini?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Saya dapati generasi muda agak cetek pandangannya, tidak nampak isu ini dengan mendalam. Mereka juga tidak membuat perbandingan antara nasib kita di sini dengan keadaan orang Palestin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semasa saya Menteri Pelajaran, Prof. Ismail Faruqi, orang Palestin datang berjumpa saya. Dia berkata, orang Malaysia bangun pagi sepatutnya bersyukur kata alhamdulillah 100 kali. Ini kerana apabila kita merdeka orang Islam berkuasa sebaliknya apabila Palestin merdeka orang Yahudi yang berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berkata, orang Malaysia sepatutnya bersyukur dengan nasib baik mereka. Tidak usah pergi jauh. Lihat saja Singapura. Apakah kita mahu jadi seperti orang Melayu Islam di Singapura? Tetapi kita tidak bersyukur, dan tidak berusaha menentukan negara kita tidak akan jadi seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;Generasi muda asyik berseronok dengan Malaysian Idol, Akademi Fantasia dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;color:#330000;"&gt;Tidak mengapalah sedikit-sedikit tetapi kita kena sentiasa insaf akan nasib baik ini.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Apakah dengan penguasaan Yahudi ke atas media orang akan bersimpati kepada Israel? &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DR. MAHATHIR: Kalau kita tahu kezaliman Yahudi kita tidak akan bersimpati dengan mereka. Kita mesti tahu sejarah dan latar belakang konflik ini, masalah Yahudi di Eropah - kenapa holocaust berlaku dan apa perasaan Eropah selepas itu. Kita kena tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pandangan kita cetek, dan kita bergerak dalam politik, kita akan rugi. Saya sendiri sebelum bercakap dengan orang Amerika misalnya saya mesti tahu latar belakang mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu kecam tentang globalisasi. Dulu kita biasa berniaga dengan orang Arab, China dan India. Mereka tidak datang ke sini untuk menakluk kita. Sebaliknya orang Eropah apabila sampai ke sini mereka berniaga dengan membawa kapal perang. Dia mahu monopoli dan akhirnya menakluk rantau ini. Apakah dengan globalisasi sekarang ini perkara yang sama akan berulang, atau tidak? Kalau mereka menguasai ekonomi kita, kita tidak akan bebas lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita hendak berpolitik kita kena faham semua hal ini. Kalau kita tidak faham, kita tidak akan merdeka lama. Secara tidak langsung kita akan dijajah semula. Politik bukan hanya setakat untuk jadi ketua cawangan, ketua bahagian atau menteri. Kalau setakat jawatan sesiapa pun boleh jadi. Tetapi kalau kita tidak tahu asas-asas politik, negara itu akan tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ikut semua perkara, dan membaca sejarah dunia. Barulah saya boleh fikir apa yang terjadi. Kalau kita tidak tahu semua ini bagaimana hendak memimpin negara. Secara umumnya orang yang terlibat dengan politik mesti tahu latar belakang politik dan mempunyai pendirian diri tertentu, bukan untuk diri sendiri tetapi bangsa dan negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan saya kempen hendak (memimpin) balik. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-111750545879599025?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/111750545879599025/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=111750545879599025&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/111750545879599025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/111750545879599025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2005/05/jangan-berhenti-kutuk-israel.html' title='** Jangan berhenti kutuk Israel **'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110645254741021506</id><published>2005-01-23T10:45:00.000+07:00</published><updated>2005-07-10T22:15:41.063+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;[[Raihan- Sesungguhnya]]&lt;/strong&gt; &lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya hati ini cinta kepada Mu&lt;br /&gt;Sebenarnya diri ini rindu kepada Mu&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;Tapi aku tidak mengerti&lt;br /&gt;Mengapa cinta masih tak hadir&lt;br /&gt;Tapi aku tidak mengerti&lt;br /&gt;Mengapa rindu belum berbunga&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya walau ku kutip&lt;br /&gt;Semua permata di dasar lautan&lt;br /&gt;Sesungguhnya walau ku siram&lt;br /&gt;Dengan air hujan dari tujuh langit Mu&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Namun cinta tak kan hadir&lt;br /&gt;Namun rindu takkan ber bunga&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;&lt;br /&gt;Ku cuba menghulurkan&lt;br /&gt;Sebuah hadiah kepada Mu&lt;br /&gt;Tapi mungkin kerana isinya&lt;br /&gt;Tidak sempurna tiada seri&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;strong&gt;&lt;p&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;Ku cuba menyiramnya&lt;br /&gt;Agar tumbuh dan berbunga&lt;br /&gt;Tapi mungkin kerana airnya&lt;br /&gt;Tidak sesegar telaga kauthar&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya walau ku kutip&lt;br /&gt;Semua permata di dasar lautan&lt;br /&gt;Sesungguhnya walau ku siram&lt;br /&gt;Dengan air hujan dari tujuh langit Mu&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Namun cinta tak kan hadir&lt;br /&gt;Namun rindu tak akan berbunga&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Jika tidak mengharap rahmat Mu&lt;br /&gt;Jika tidak menagih simpati&lt;br /&gt;Pada Mu ya Allah&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;&lt;strong&gt;Tuhan hadiahkanlah kasih Mu kepadaku&lt;br /&gt;Tuhan kurniakanlah rinduku kepada Mu&lt;br /&gt;Moga ku tahu Syukur ku&lt;br /&gt;hanyalah milik Mu&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;***********&lt;br /&gt;web ini telah berpindah ke &lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;a target="_blank" href="http://www.ghuroba.net"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;http://www.ghuroba.net&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;&lt;embed height=50 width=150 src="http://onlinerock.com/services/tigasahabat//raihan.rm" autoplay="false"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110645254741021506?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110645254741021506/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110645254741021506&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110645254741021506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110645254741021506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2005/01/raihan-sesungguhnya-sebenarnya-hati.html' title=''/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110527892755203848</id><published>2005-01-09T20:26:00.000+07:00</published><updated>2005-01-10T09:24:59.600+07:00</updated><title type='text'>..Mawlay..</title><content type='html'>Bismillah walhamdulillah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini sudah kali kedua rasanya, saya menulis secara rasmi untuk Mawlay ni.. (previous : click &lt;a href="http://ghuroba.blogspot.com/2004/11/ada-sesiapa-nak-translatekan.html"&gt;here&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu (read: nasyeed) ini dinyanyikan oleh &lt;a href="http://www.enshad.net/Mawlay/flash/" target="_blank"&gt;Muhammad el husyan&lt;/a&gt;. Lagu ni memang best.. *smile* sebab tu agaknya ramai orang tanya.. Well you can actually download it &lt;a href="http://www.sparklywater.com/files/mawlay.zip" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Another interesting song (read: Dzikr) will be The Supplication by &lt;a href="http://www.samiyusuf.com/" target="_blank"&gt;Sami Yusuf&lt;/a&gt;.. listen &lt;a href="http://www.haqaonline.com/multimedia/audio/m_files/Zikr_Dhikr/realmedia/Zikr-Dhikr__Supplication___(Dont_attempt_to_copy_ALLAH_IS_WATCHING_YOU).ram"&gt;here&lt;/a&gt; and please listen carefully for the intro.. Luv it! Very unique.. and well done!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(*i didnt put it as the theme song because of the warning given by the reference site : Don't attempt to copy, ALLah is watching you* duhhh... ^_^)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erm.. another one which is quite 'interesting' to hear is this &lt;a href="http://www.haqaonline.com/multimedia/audio/m_files/Nasheeds/realmedia/Ahmed_Bukhatir/Nasheed_Daar_Al_Ghoroor_by_Ahmed_Bukhatir__(www.haqaonline.c.ram"&gt;one&lt;/a&gt; (Daar al Ghoroor - what is the meaning? *thingking*) .. by Ahmed Bukhatir.. slightly different from what we used to hear.. (well.. if ur from these two countries M'sia - Ind'sia)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.... to be continued ....&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.sparklywater.com/files/mawlay.zip"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110527892755203848?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110527892755203848/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110527892755203848&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110527892755203848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110527892755203848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2005/01/mawlay.html' title='..Mawlay..'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110449859232013161</id><published>2004-12-31T20:04:00.000+07:00</published><updated>2004-12-31T20:09:52.320+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tintaghuroba/pledge.txt" width="450" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For larger view, please click &lt;a href="http://images.thetimes.co.uk/TGD/picture/0,,169345,00.gif" target="_blank"&gt; here.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;or &lt;a href="http://www.jeffooi.com" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110449859232013161?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110449859232013161/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110449859232013161&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110449859232013161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110449859232013161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/12/for-larger-view-please-click-here.html' title=''/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110445942847107887</id><published>2004-12-31T08:35:00.000+07:00</published><updated>2004-12-31T13:23:17.800+07:00</updated><title type='text'>Muhasabah 2004</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;u&gt;Selepas Tsunami, Snow pula turun di Semenanjung Arab&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tintaghuroba/raskhaimah.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;..Ras Khaimah during normal season..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tintaghuroba/uaesnow.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Temperatures dipped below zero during the night in the Ra'alat Al Jees areas of Ras Al Khaimah as snow blanketed an area more than 1km long." Please refer &lt;a href="http://www.gulfnews.com/Articles/NationNF.asp?ArticleID=145764" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Tsunami&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. click &lt;a href="http://waxy.org/" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt; for .wmv files.. make sure u save it, or else u might have to access the site later..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a href="www.channelnewsasia.com/" target="_blank"&gt;Channelnewsasia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://www.islamonline.net/english/In_Depth/DisasterVictims/Articles/08.shtml" target="_blank"&gt;Tsunami FAQ &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Question: Why Does Allah Allow Suffering and Evil in the World?&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;Quote: &lt;span style="color:#000099;"&gt;I was wondering if you could possibly help me resolve some conflicting issues. If God is All-Powerful, He must be able to prevent evil. If God is All-Good, He must want to prevent evil. But evil and suffering exist. How is it possible for God to be both All-Powerful and All-Good and still allow a world in which evil and suffering exist? I would greatly appreciate a response.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Answer: Date 16/June/2003 : Answer provided by: Dr. Muzammil H. Siddiqi, Director of the Islamic Society of Orange County and (past) President of the Islamic Society of North America, states:&lt;br /&gt;_______&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indeed Allah is All-Powerful (Al-'Aziz) and He is able to do all things (Allahu 'ala kuli shayin qadir). The Quran has mentioned this hundreds of times. It is also mentioned in the Quran that Allah is the Creator and He is the Best Creator. Glory be to Allah, the best Creator. (Al-Mu'minoon: 14)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;But then the question comes why do pain and sufferings exist in the world. We find sickness, old age and death. We see things that are ugly, people who are insane and foolish. There are storms, earthquakes, floods, draught and famine. We also see people commit sins, show disloyalty, unfaithfulness, greed and insincerity. We see people commit rapes, murders; they fight and make wars. We know all these and many more problems. There are evils caused by human beings and there are natural disasters. There are suffering for individuals and there are those that involve a large number of people.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But we also know that this is not the whole story. Besides all these negative things, we also see beauty, health, prosperity, life, birth, wisdom, intelligence, growth and progress. We also see goodness among people, faith, sincerity, charity, love and the spirit of sacrifice. We also see a lot of virtue and piety. It is wrong to see one side of the coin and not to see the other side. Any philosophy that concentrates on one aspect of the creation and denies or ignores the other side is partially true and partial truths are no truth at all.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It is also the fact that the element of good is more in the creation than the element of evil. We all see that there are more people who are healthy than those who are sick. There are more that eat well than those who starve.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There are more that lead decent life than those who commit crimes. Goodness is the rule and evil is the exception. Virtue is the norm and sin is the aberration. Generally trees bear fruits, the flowers bloom, the winds move smoothly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But then the question is why does Allah allow these exceptions to the rules?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Let us ask this question to understand Allah's ways in His creation. The Quran tells us that good, evil and whatever happens in this world happens by Allah's Will (mashiat Allah). Only Allah knows fully His Will. We finite beings cannot grasp fully His infinite Will and Wisdom. He runs His universe the way He deems fit. The Quran tells us that Allah is Wise and everything that Allah does is right, just, good and fair. We must submit and surrender to His Will. The Quran has not given us all the details about Allah's Will, but it has enlightened us with the guidance that is useful and sufficient for us. There are several points that we should keep in our mind to understand this issue:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. First of all, Allah did not make this world a permanent world. This is a temporary world and everything here has a time limit. When its times comes it will die, come to an end and finish. Neither the good things of this world are forever, nor the bad things eternal. We are here for a short time and we are being tested. Those who will pass this test will find an eternal world that is perfect and permanent. Those who will fail this test shall see the evil consequences of their sins and corruption.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Allah has placed a physical law and a moral law in this universe. Allah allows suffering to occur when one or more of these laws are broken. The physical law is based on cause and effect. Sickness comes if one does not take care of ones health or is exposed to infections. A car accident occurs when one is not alert, or drives in a careless manner, or if the cars are not checked, roads and freeways are not made and kept in right shape, or the traffic laws are not right or not properly enforced. Study of causes and effects is very important to facilitate safeguards. Even here we should keep in mind that Allah often saves us and He does not let us suffer from every negligence. How many times it happens that we are not careful and still we reach safely to our destinations. The way people drive in some cities, it is a miracle that more accidents do not happen and more people do not suffer. Allah says:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Allah) Most Gracious! It is He Who has taught the Quran. He has created man: He has taught him speech (and Intelligence). The sun and the moon follow courses (exactly) computed; and the herbs and the trees both (alike) bow in adoration. And the Firmament has He raised high, and He has set up the Balance (of Justice), in order that you may not transgress (due) balance. So establish weight with justice and fall not short in the balance. It is He Who has spread out the earth for (His) creatures."&lt;br /&gt;(Ar-Rahman:1-10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The way we exceed the measures set by Allah and violate His laws of "cause and effect" is incredible. It is really the mercy of Allah that we are saved. Strictly speaking, the question should not be why does Allah allow suffering, but how much Allah protects us and saves us all the time in spite of our violations and negligence. The Quran says:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"If Allah were to punish people according to what they deserve, He would not leave on the back of the (earth) a single living creature: but He gives them respite for a stated Term: when their Term expires, verily Allah has in His sight all His servants."&lt;br /&gt;(Fatir:45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But sometimes Allah does punish people because of their violations of His laws whether they are physical or moral. The Quran tells us that many nations and communities were destroyed because of their sinful lifestyles:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If they treat thy (mission) as false, so did the Peoples before them (with their Prophets), the People of Noah, and Ad and Thamud. Those of Abraham and Lut; and the Companions of the Madyan people; and Moses was rejected (in the same way). But I granted respite to the Unbelievers, and (only) after that did I punish them: but how (terrible) was My rejection (of them)! How many populations have We destroyed, which were given to wrong-doing! They tumbled down on their roofs. And how many wells are lying idle and neglected, and castles lofty and well-built?" (Al-Hajj: 42-45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Suffering can also be a test and trial for some people. Allah allows some people to suffer in order to test their patience and steadfastness. Even Allah's Prophets and Messengers were made to suffer. Prophet Ayyub is mentioned in the Quran as a Prophet who was very patient. Good people sometimes suffer but their sufferings heal others and bring goodness to their communities. People learn lessons from their good examples. Martyrs die for their faith, soldiers give their lives for their nations and this brings liberation and freedom for their people.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Allah sometimes allows some people to suffer to test others, how they react to them. When you see a person who is sick, poor and needy, then you are tested by Allah. Allah is there with that suffering person to test your charity and your faith. In a very moving Hadith Qudsi (Divine Hadith) the Prophet, peace be upon him, said:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah will say on the Day of Judgment, "O son of Adam, I was sick and you did not visit Me." He will say, "O my Lord, how could I visit You, when you are the Lord of the Worlds?" Allah will say, "Did you not know that My servant so-and-so was sick and you did not visit him? Did you not know that if you had visited him, you would have found Me there?" Allah will say, "O son of Adam, I asked you for food and you fed Me not." He shall say, "O my Lord, how could I feed you and you are the Lord of the Worlds?" And Allah will say, "Did you not know that My servant so-and-so was in need of food and you did not feed him? Did you not know that if you had fed him, you would have found that to have been for Me?" "O son of Adam, I asked you for water and you did not give Me to drink." The man shall say, "O my Lord, how could I give You water, when You are the Lord of the Worlds?" Allah will say, "My servant so-and-so asked you for water and you did not give him to drink water. Did you not know that if you had given him to drink, you would have found that to have been for Me?"&lt;br /&gt;(Muslim, Hadith no. 4661)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prophet 'Isa (Jesus), peace be upon him, is also reported to have said something similar in the Injeel (Gospel or New Testament of The Bible). (See Matthew 25: 35-45) So to summarize, we can say suffering occurs to teach us that we must adhere to Allah's natural and moral laws. It is sometimes to punish those who violate Allah's natural or moral laws. It is to test our faith in Allah and to test our commitment to human values and charity. Whenever we encounter suffering we should ask ourselves, Have we broken any law of Allah? Let us study the cause of the problem and use the corrective methods. Could it be a punishment? Let us repent and ask forgiveness and reform our ways. Could it be a test and trial for us? Let us work hard to pass this test. Believers face the sufferings with prayers, repentance and good deeds. The non-believers face the sufferings with doubts and confusions. They blame Allah or make arguments against Him. May Allah keep us on the right path, Amen!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Almighty knows best.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[credit to: Dr. Muzamil Saddique and www.IslamOnline.net]&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110445942847107887?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110445942847107887/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110445942847107887&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110445942847107887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110445942847107887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/12/muhasabah-2004.html' title='Muhasabah 2004'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110426767328496383</id><published>2004-12-29T15:45:00.000+07:00</published><updated>2004-12-31T13:29:28.183+07:00</updated><title type='text'>Tazkirah ringkas : Muamalat</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;**********&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;LAKARAN GELOMBANG TSUNAMI: &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;&lt;u&gt;WAVES OF DEATH&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tigasahabat/wave.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Takziah buat semua waris mangsa Tsunami.. Semoga kepulangan mereka menjadi satu peringatan buat kita semua, setiap yang hidup, pasti akan kembali kepadaNya. Begitu juga.. Jangan lupa, setiap kesenangan merupakan pinjaman buat kita.. Sedarlah, diri ini sama tarafnya.. tiada yang membezakan kecuali tingkatan Taqwa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***********************************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;Muhasabah Ringkas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Sabda Rasulullah saw bermaksud: "Memandang wanita itu adalah panah beracun daripada panah iblis. Sesiapa meninggalkan kerana takut kepada Allah, nescaya dianugerahi oleh Allah iman yang didapati daripada kemanisan hati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah bermaksud: "Dan kahwinkanlah orang yang sendirian antara kamu dan orang yang layak (berkahwin) daripada hamba sahayamu yang lelaki dan hamba sahayamu yang perempuan. &lt;strong&gt;Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya&lt;/strong&gt;. Dan Allah Maha luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui." (Surah an-Nur, ayat 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah bermaksud: Apabila datang (melamar) kepadamu orang yang kamu sukai akhlak dan agamanya maka kahwinilah dia. Kalau tidak engkau perbuat demikian, akan terjadi fitnah di bumi dan kerosakan yang luas.(Hadis riwayat Tarmizi, Ibnu Majah dan Hakim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian, maka janganlah ia bertemu sendirian di satu tempat dengan seorang wanita yang tidak ada sertanya mahram daripadanya, kerana sesungguhnya yang ketiganya tentu syaitan." (Riwayat Imam Ahmad dari Sh. Jabir r.a.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Janganlah seorang lelaki bertemu sendirian dengan seorang wanita yang tidak halal baginya, kerana bahawasanya yang ketiganya tentu syaitan, kecuali jika dengan mahram." (Riwayat Imam Ahmad dari Sh. Amir bin Rabie'ah r.a.)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;****************&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Qad aflahaman zakkaaha&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Wa qad khaaba man dassaaha&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;(91:9-10)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;*****************&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;Allahummaghfirlanaa Dzunubanaa..&lt;br /&gt;waftahlanaa abwaaba Rahmatik..&lt;br /&gt;Ya ALlah ampunilah dosa kami..&lt;br /&gt;Dan bukakanlah buat kami...&lt;br /&gt;Pintu2 rahmatMu..&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Ameen Ya rabbal 'alameen&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110426767328496383?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110426767328496383/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110426767328496383&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110426767328496383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110426767328496383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/12/tazkirah-ringkas-muamalat.html' title='Tazkirah ringkas : Muamalat'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110387447518442199</id><published>2004-12-24T14:18:00.000+07:00</published><updated>2004-12-24T14:52:32.050+07:00</updated><title type='text'>Mari bermuhasabah</title><content type='html'>&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;hihi.. (kenapa mesti bermula dengan ketawa? ;-) dunno la.. just feel like doing it)&lt;br /&gt;so,&lt;br /&gt;mari bermuhasabah bersama saya,&lt;br /&gt;************************************************************************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#006600;"&gt;&lt;u&gt;Memelihara Ukhuwah Islamiyah&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;"Hai orang-orang yang beriman,&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;BR&gt;[1]&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;janganlah suatu kaum mengolok-olokan kaum yang lain&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; (karena) boleh jadi &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;mereka (yang diolok-olokan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokan)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;BR&gt;[2] dan &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;jangan pula wanita-wanita mengolok-olokan wanita yang lain&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; (karena) boleh jadi &lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;wanita (yang diperolok-olokan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokan)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;BR&gt;[3] dan &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;janganlah kamu mencela dirimu sendiri&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; *&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;BR&gt;[4] dan &lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk&lt;/strong&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. "&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;BR&gt;"Hai orang-orang yang beriman, &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;[5] &lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;jauhilah kebanyakan dari prasangka&lt;/strong&gt;,&lt;/span&gt; sesungguhnya &lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;sebagian prasangka itu adalah dosa&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;BR&gt;[6]dan &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;BR&gt;[7]dan &lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain(back-stabbing)&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt; Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati?. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;BR&gt;[8]Dan &lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;bertaqwalah kepada Allah&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff0099;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;BR&gt;Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;" (QS 49:11-12).&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;[artikel penuh dapat dilihat di &lt;a href="http://ghuroba.blogspot.com/2004/06/tabayyun1.html#comments"&gt;sini&lt;/a&gt;.. ]&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;*********************************************************************&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;BR&gt;hmm, ayat yang terakhir itu lah penyejuk hati, lagi melapangkan fikiran.. bila rasa terawang-awang mencari pelindung.. maka teringatlah kita bahawa pelindung orang2 beriman itu hanyalah ALlah swt.. &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;BR&gt;"ALlahu waliyy-ulladzina aamanu yukhrijuhum min-adzzulumaati ila-annur, WaLladzina kafaru awliyaa'uhum-uthaghut, yukhrijuunahum min-annuri ila-adzzulumaat, ulaaika ashabun-naar, hum fiiha khaaliduun"&lt;/strong&gt; (QS 2:207)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;Nantikan artikel2 muhasabah lagi.. insha ALlah akan muncul disini..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110387447518442199?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110387447518442199/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110387447518442199&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110387447518442199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110387447518442199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/12/mari-bermuhasabah.html' title='Mari bermuhasabah'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110327860447353368</id><published>2004-12-17T17:15:00.000+07:00</published><updated>2004-12-18T14:11:13.820+07:00</updated><title type='text'>Satu Tarikan Nafas Perjuangan</title><content type='html'>Satu tarikan nafas perjuangan&lt;br /&gt;Menderu melampaui umur dunia&lt;br /&gt;Menjangkau melebihi batas cakrawala&lt;br /&gt;Bagai kerlip bintang di jutaan tahun cahaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu tarikan nafas perjuangan&lt;br /&gt;Mengaliri nadi anak manusia&lt;br /&gt;Laksana mata air membelah benua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu tarikan nafas perjuangan&lt;br /&gt;Menghidupi jiwa para pecinta&lt;br /&gt;Dalam kehangatan mentari waktu dhuha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikatan 35, 171204&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110327860447353368?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110327860447353368/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110327860447353368&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110327860447353368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110327860447353368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/12/satu-tarikan-nafas-perjuangan.html' title='Satu Tarikan Nafas Perjuangan'/><author><name>iqbal febriano</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12989501809903696951</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110327147566018596</id><published>2004-12-17T14:54:00.001+07:00</published><updated>2004-12-17T21:40:23.973+07:00</updated><title type='text'>Mari Saksikan Perlawanan Bola!!</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/cik_sa/ball.txt" width="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#ff0000;"&gt;Mari Saksikan Perlawanan Bola!!&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;SAKSIKAN!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saksikan!&lt;br /&gt;Siaran langsung sedang ke udara&lt;br /&gt;Menyaksikan perlawanan berasak hebat&lt;br /&gt;Mengelecek,mengejar,menendang bola&lt;br /&gt;Lantas bola melantun, terperosok&lt;br /&gt;Terpelanting!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Saksikan!&lt;br /&gt;Islam disepak, diterajang&lt;br /&gt;Diburu geram membara&lt;br /&gt;Dipermain, dipijak bagai bangkai&lt;br /&gt;Sucinya dinoda, dilumur lumpur&lt;br /&gt;Tercemar!&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saksikan!&lt;br /&gt;Lagak penonton&lt;br /&gt;Memerhati tekun dari jauh&lt;br /&gt;Diam, memekik, melolong&lt;br /&gt;Yang marah menggenggam penumbuk&lt;br /&gt;Yang kecewa hanya merintih&lt;br /&gt;Simpati!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Saksikan!&lt;br /&gt;Pertarungan tak bermaruah&lt;br /&gt;Tapi bersejarah&lt;br /&gt;Dipapar seluruh dunia&lt;br /&gt;Tersiar di cermin kaca&lt;br /&gt;Tatapan percuma&lt;br /&gt;Buat peminat di peraduan&lt;br /&gt;Santai!&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/cik_sa/iraq.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saksikan!&lt;br /&gt;Tandukan Yahudi mengena&lt;br /&gt;Bola ditendang menghampiri gawang&lt;br /&gt;Mengumpan seteru menyerbu jaring&lt;br /&gt;Terpamer rapuh strategi&lt;br /&gt;Jurulatih Sharon tersenyum puas&lt;br /&gt;Syabas!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Saksikan!&lt;br /&gt;Amerika mabuk memijak `pengganas`&lt;br /&gt;Amaran OIC, PBB terbias jauh&lt;br /&gt;Jerit,pekik, rintih penyokong&lt;br /&gt;tidak dihirau lagi&lt;br /&gt;Ditendang lagi penalti percuma&lt;br /&gt;Menambah tiket ancaman nyawa&lt;br /&gt;Derita lagi!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saksikan!&lt;br /&gt;Pemain Bush tangkas menyerang&lt;br /&gt;Hampir musnah kubu pertahanan&lt;br /&gt;Lelah tercungap pembela Islam&lt;br /&gt;Akhirnya tumbang&lt;br /&gt;Satu-persatu!&lt;br /&gt;Syahid!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;strong&gt;Saksikan!&lt;br /&gt;Pejuang sejati bangkit lagi&lt;br /&gt;Gagah pertahan maruah Islam&lt;br /&gt;Rembatan kecundang dilepas Israel&lt;br /&gt;Serong ke tepi menggegar palang&lt;br /&gt;Menggamat sorakan&lt;br /&gt;Haru biru!&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saksikan!&lt;br /&gt;Pengadil keamanan ditempelak lewa&lt;br /&gt;Amaran tidak diendah lagi&lt;br /&gt;Bola digomol sesuka hati&lt;br /&gt;Akhirnya akur membolosi jaring&lt;br /&gt;Gol! Gol!&lt;br /&gt;Teriakan kemenangan kuffar bergema&lt;br /&gt;Namun..&lt;br /&gt;Tak bisa membenam semangat juang&lt;br /&gt;Bangkit!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Saksikan!&lt;br /&gt;Masa masih berbaki&lt;br /&gt;Perlawanan makin sengit&lt;br /&gt;Tentera kuffar makin ghairah&lt;br /&gt;Mengekal reputasi gah&lt;br /&gt;Membawa misi menghancur Islam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Saksikan!&lt;br /&gt;Penganut Islam seluruh dunia&lt;br /&gt;Hanya terpinga-pinga&lt;br /&gt;Kaku!&lt;br /&gt;Keliru!&lt;br /&gt;Hanya menyaksikan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Azzahra Safiah&lt;br /&gt;15 December 2004&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;(hak cipta terpelihara)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;************************&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Anda Masih Mahu Menyaksikan?&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Saksikanlah dengan mata anda sendiri, &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;sila click&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://fallujahinpictures.com/" target="_blank"&gt;fallujah in picture&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Lain-lain&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://islam4real.blogspot.com" target="_blank"&gt;islam-4-Real&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://www.duas.org/matri3.htm" target="_blank"&gt;** to be or going to be **&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110327147566018596?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110327147566018596/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110327147566018596&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110327147566018596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110327147566018596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/12/mari-saksikan-perlawanan-bola.html' title='Mari Saksikan Perlawanan Bola!!'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110295122996599637</id><published>2004-12-13T22:06:00.001+07:00</published><updated>2004-12-14T07:37:26.810+07:00</updated><title type='text'>Fatima MirLawhy</title><content type='html'>..&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src=http://www.geocities.com/cik_Sa/hafizah.txt&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; gambar hiasan, taken from &lt;a href="http://www.sparklywater.co.uk/sparklywater/index.html" target="_blank"&gt; Sparkleywater&lt;/a&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;kisah anak kecil berumur 6 tahun, dengan nama Fatima MirLawhy..&lt;br /&gt;yang berupaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. menghafaz Quran&lt;br /&gt;b. memberikan nama Surah, jumlah ayat, nombor ayat, jenis surah : Makiyyah/Madaniyyah&lt;br /&gt;c. memadankan hukum dengan ayat Quran..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Click &lt;a href="http://www.bolbol.net/islamics/videos/quranic_girl.ram" target="_blank"&gt; Sini &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*fikir, bagaimana melahirkan anak-anak begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masha ALlah.. Masha ALlah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110295122996599637?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110295122996599637/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110295122996599637&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110295122996599637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110295122996599637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/12/fatima-mirlawhy_13.html' title='Fatima MirLawhy'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110217528232309019</id><published>2004-12-04T22:14:00.000+07:00</published><updated>2004-12-04T22:48:02.323+07:00</updated><title type='text'>Link hari ini.</title><content type='html'>Assalamualaykum taman2 sekalian,hari ini saya ingin berkongsi lagi dengan teman2 yang lain.. semoga dengan pengisian ini, kita tidak lupa, bahkan saling kukuh memperkukuhkan sesama teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacakan ya! (err, kerna tak sempat mahu pilih article, harap diziarah dulu laman2 dibawah *smile deh* )&lt;br /&gt;***********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://www.moezmasoud.com/index.html" target="_blank"&gt; moez masoud&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://www.palestinehistory.com/" target="_blank"&gt; home of history &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://normazaya.blogspot.com/2004/10/kisah-rasulullah-dgn-pengemis-buta.html" target="_blank"&gt; kisah pengemis buta &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasihilah dirimu.. jangan biarkan ia menjadi isi neraka.. wana'udzubillahi min dzalik.. &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110217528232309019?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110217528232309019/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110217528232309019&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110217528232309019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110217528232309019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/12/link-hari-ini.html' title='Link hari ini.'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110195814282270183</id><published>2004-12-02T10:26:00.000+07:00</published><updated>2004-12-02T10:29:02.823+07:00</updated><title type='text'>Hujan Sunyi</title><content type='html'>Derai hujan semarakkan kesunyian&lt;br /&gt;Andai saja ia hadir di waktu senja&lt;br /&gt;Pasti kan dihantarnya warna warni pelangi&lt;br /&gt;Mengusir sepi di batas cakrawala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Masjid Ar-Rayyan, Surabaya, malam 24 Ramadhan 1425 H&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110195814282270183?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110195814282270183/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110195814282270183&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110195814282270183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110195814282270183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/12/hujan-sunyi.html' title='Hujan Sunyi'/><author><name>iqbal febriano</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12989501809903696951</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110195778502384452</id><published>2004-12-02T10:06:00.000+07:00</published><updated>2004-12-18T14:12:34.546+07:00</updated><title type='text'>Silau</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Cukuplah kerlip bintang menjadi petunjuk&lt;br /&gt;Dalam sesat yang pekat&lt;br /&gt;Cukuplah terang purnama menjadi penghias&lt;br /&gt;Dalam sunyi malam&lt;br /&gt;Cukuplah kehangatan fajar menjadi penguat&lt;br /&gt;Bagi kuncup yang segera mekar&lt;br /&gt;Cukuplah temaram senja menjadi warna&lt;br /&gt;Bagi lembayung kaki langit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlu surya yang menyilaukan&lt;br /&gt;Karena silau adalah nama lain untuk buta&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sikatan 35&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110195778502384452?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110195778502384452/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110195778502384452&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110195778502384452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110195778502384452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/12/silau.html' title='Silau'/><author><name>iqbal febriano</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12989501809903696951</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110182578381299313</id><published>2004-11-30T21:31:00.000+07:00</published><updated>2004-11-30T21:49:44.036+07:00</updated><title type='text'>Palestin Selepas Arafat</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src=http://www.geocities.com/tigasahabat/tbai1.txt&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*semua gambar tiada kaitan dengan artikel. Gambar adalah berkaitan dengan artikel &lt;a href="http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/jiran-dan-haknya-updated-version.html" target="_blank"&gt;ini&lt;/a&gt;*&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=990000&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Artikel Pilihan : Dari akhbar Utusan Malaysia, 30 November 2004&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Palestin selepas Arafat&lt;br /&gt;Oleh DAIM ZAINUDDIN&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=006600&gt;&lt;br /&gt;Yasser Arafat terus menjadi faktor isu Palestin. Ini kerana di atas kertas, kematiannya membolehkan George W. Bush menghidupkan proses damai Palestin. Selama ini Bush mendakwa Arafat menjadi penghalang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasib Palestin banyak bergantung kepada George Bush dan sedikit sebanyak Tony Blair. Kemenangan Bush pada pilihan raya presiden 2 November seharusnya membebaskan Bush daripada cengkaman Ariel Sharon. Selama ini, Bush membenci Arafat kerana memenuhi tuntuan Sharon. Kini Sharon berdolak-dalik lagi, kononnya mahu menunggu kemunculan rakan damai baru di kalangan pimpinan Palestin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepatutnya Bush tidak lagi perlu tunduk pada Sharon dan blok pengundi Yahudi kerana tidak bertanding lagi tahun 2008. Selama ini Bush terang-terang memihak Sharon, serta sanggup membelakangkan prinsip demokrasi yang Amerika Syarikat (AS) paksakan ke atas negara-negara lain. Arafat yang dipilih penggundi Palestin mahu ditumbangkan Bush pada tahun 2002. Bush juga membiarkan Arafat dikurung di Ramallah yang mungkin telah memendekkan usia beliau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang jelas pemergian Arafat menguji gandingan Anglo-Saxon AS-Britain yang menguasai dunia sekian lama. Winston Churchill semasa hayatnya mengidami gandingan ini yang kata beliau, didukungi tamadun Kristian. Walaupun AS negara imigran, kulit putih, berketurunan Anglo-Saxon dan bermazhabkan Protestan (Wasp) adalah kelas pemerintah yang memerintah. Bush menang selesa ke atas John Kerry hasil sokongan mereka. Bush menonjolkan dirinya sebagai a born-again Christian (mendapat semangat baru sebagai seorang Kristian) semasa lebih ramai penduduk AS kembali kepada agama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blair akan dikenali sejarah sebagai poodle (orang suruhan) Bush jika beliau tidak bertindak lebih tegas dan mengakui yang gandingan Anglo-Saxon ini bertanggungjawab ke atas isu Palestin sejak dulu lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini British menjadi Pak Turut, menyokong pendirian AS dan Israel yang berubah-ubah dan mengelirukan. Ia bermula dengan idea land for peace yakni Israel mendapat kedamaian, Palestin dapat wilayah. Pada tahun 1990, terdengar pula `damai untuk damai'. Kita tidak tahu apa maksudnya. Yang kita lihat di televisyen ialah pembunuhan ke atas rakyat Palestin yang tidak berdosa. Kini selepas Arafat muncul pula `demokrasi untuk perdamaian'. Terdapat beberapa perjanjian selain Oslo, seperti Persetujuan Kaherah, 1994, Persetujuan Taba, 1995, Persetujuan Wye, 1998 dan Persetujuan Sharm el Sheikh, 1999. Tetapi tidak semena-mena tentera Israel akan menguasai semua wilayah yang dikatakan telah diserahkan kepada Palestin. Sebelum Arafat tidak ditahan di Ramallah, perjalanan beliau terhad. Contohnya beliau tidak bebas ke lapangan terbang di buminya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap berat sebelah AS-Britain memalukan. Cuma Palestin yang perlu menunjukkan kesungguhan, tidak Israel. Cuma Palestin yang perlu lulus ujian, tidak Israel. Tahap ujian yang dikenakan ke atas Palestin pula berubah-ubah ikut sesuka hati AS-Israel dan Britain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src=http://www.geocities.com/tigasahabat/tbai4.txt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sandiwara ini membuatkan kita bertanya demokrasi jenis apakah yang dilaungkan oleh Bush dan Blair? Cuma kemenangan yang disukai mereka akan diiktiraf. Dari Nicaragua ke Afghanistan, calon pilihan AS selalunya reformis berpendidikan AS. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud reformis tidak penting. Ia tetap digunakan tanpa bicara dan kupasan termasuk oleh media ternama. Arafat pilihan rakyatnya. Beliau tidak juga diterima Bush. Siapa saja yang menentang Arafat dikenali sebagai reformis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tunggu dan lihat sama ada reformis di Palestin akan tetap dikenali sebegitu bila mereka memimpin Palestin. Kita keliru. Agaknya jika Mother Theresa sekalipun yang dipilih rakyat Palestin sebagai pemimpin mereka, beliau akan dilibatkan dengan Al-Qaeda. Bush pasti setuju. Dan kerana Bush setuju Blair ikut saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita minta Bush dan Blair menjelaskan kekeliruan ini. Apakah demokrasi sekadar memilih pemimpin yang dapat diterima oleh AS? Apakah rekod hak asasi manusia tidak perlu? Apakah kedaulatan undang-undang tidak penting? Bush mencalonkan orang yang menasihati beliau supaya menggunakan taktik menyeksa tahanan Guantanamo Bay, sebagai Peguam Negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah orang yang mencadangkan supaya penyeksaan dan kesalahan lain digunakan di Abu Gharib. Orang Arab perlu diseksa dan dibunuh sebelum mereka boleh menikmati demokrasi. AS dan Britain tidak peduli berapa ramai rakyat Iraq yang mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demokrasi menurut takrif yang kita tahu menuntut ketelusan, akauntabiliti dan bercakap benar. Bush dan Blair tidak bercakap benar mengenai senjata pemusnah besar-besaran (WMD), namun mereka tidak pula meletak jawatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah Blair merupakan Perdana Menteri British pertama yang langsung membelakangkan Parlimen dalam sejarah Westminster. Beliau menggunakan Downing Street bagi membolehkan Britain lakukan apa saja yang Bush mahu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi penggal kedua Bush mahu dikelilingi penyokong setia atau kroni satu trend yang membimbangkan. AS sekali lagi membuktikan mereka menuntut dari orang lain sesuatu yang mereka sendiri tidak laksanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Blair akan terus patuh pada Bush? Apakah Blair kekal sebagai junior partner AS. Blair dan Britain memikul beban sejarah di Palestin. Blair harus akur bahawa isu Palestin bukan soal keganasan. Ia penjajahan Yahudi ke atas bumi dan rakyat Palestin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Britain membiarkan rakyat Palestin dijajah ketika bumi mereka dirampas Yahudi. Tony Blair sedia maklum keganasan sebenarnya meletus semasa Palestin berada di bawah mandat British. British menguasai bumi Palestin sejak Empayar Uthmaniah tumbang pada 1917 sehingga 1948. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src=http://www.geocities.com/tigasahabat/tbai2.txt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendatang Yahudi sebelum itu mula membeli tanah dan bercucuk tanam. Pelopor Zionis di Eropah pada masa yang sama, mendesak Barat mengiktiraf tuntutan mereka mendirikan sebuah negara Yahudi. Nota dari Setiausaha Luar Britian, James Balfour pada tahun Empayar Uthmaniah tumbang yakni 1917 digembar-gemburkan dalam media Barat sebagai Perisytiharan Balfour. Ia dikatakan mengktiraf sebuah negara Yahudi. Sebelum itu, selama berabad lamanya penganut pelbagai agama hidup aman damai di bumi Palestin yang terkenal sedemikian sejak wilayah itu dikuasai Rom lagi. Palestin menjadi makmur di bawah Empayar Uthmaniah. Sekarang pendapatan per kapita di Israel ialah AS$20,000 setahun berbanding AS$1,000 di Tebing Barat dan AS$625 di Semenanjung Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bush dan Blair tahu Arafat diiktiraf dunia di luar Israel dan AS sebagai pejuang kemerdekaan walaupun mereka benci Arafat dan memburuk-burukkan beliau. Umum tahu beliau menjadi mangsa propaganda Israel dibantu penyokong mereka di AS dan Britain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Enggan&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka memomokkan Arafat dengan melabelkan beliau sebagai pengganas yang membelakangkan kepentingan Palestin kerana enggan menandatangani Perjanjian Camp David II pada 2000 dengan Ehud Barak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AS menyifatkan tawaran Israel ketika itu sebagai murah hati. Kononnya Barak bersedia menyerahkan 90 peratus sehingga 94 peratus dari Tebing Barat dan sebahagian dari Timur Baitulmaqdis. Realitinya cuma pemimpin Palestin yang sangat berani akan menerima tawaran sebegitu, dan mereka tidak akan dapat kekal memimpin. Sharon pula sesuai dengan sikap angkuh beliau, mengemukakan tawaran terhad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah sebenarnya yang Israel tawarkan? Sekian lama strategi utama Israel ialah menambah penempatan Yahudi di Tebing Barat, dan membuatkan bangsa Palestin rasa terhina dan tewas walaupun dalam suasana tidak berperang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya, selepas perjanjian-perjanjian penting dengan Palestin, lebih banyak penempatan Yahudi tumbuh. Kini terdapat hampir 400,000 penduduk Yahudi yang tinggal di rumah-rumah mewah dilengkapi kolam renang. Mereka menggunakan lima kali ganda air yang disalurkan kepada penduduk Palestin. Mereka menggunakan lebuh raya moden untuk ke tempat kerja manakala pergerakan rakyat Palestin begitu terhad. Perjalanan dari Ramallah ke Jericho, jaraknya 25 batu, mengambil masa sehari atau lebih. Terdapat begitu banyak pusat-pusat pemeriksaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Separuh daripada penduduk Palestin tinggal di kem-kem pelarian. Separuh penduduk Palestin berumur bawah 20 tahun. Bermakna sepanjang hidup mereka ditindas penjajah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun-tahun akhirnya Arafat dikurung di pejabatnya di Ramallah, dikawal oleh tentera Israel. Sehingga hembusan nafas terakhir, Arafat tidak berganjak daripada impiannya - mengembalikan negara Palestin yang merdeka, membawa pulang 2.5 juta pelarian Palestin yang tinggal di negara-negara Arab, juga mengembalikan kedaulatan Palestin ke atas Baitulmaqdis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum ini Bush tidak rela menyebut nama Arafat yang disifatkannya sebagai pengganas, manakala Sharon diberi gelaran Tokoh Perdamaian. Bush menyembunyikan sejarah penglibatan keganasan Sharon termasuk dalam peristiwa pembunuhan beramai-ramai di kem pelarian Chabra dan Shatilla pada 1982. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bush tahu lawatan Sharon ke Masjid Al-Aqsa dua minggu setelah gagalnya Camp David II mencetuskan kekacauan dan akhirnya Intifada Al-Aqsa. Bush turut mencanangkan langkah Sharon termasuk menamatkan penempatan Yahudi di Gaza. Dunia tahu Gaza begitu sempit, panjangnya 25 batu, lebar 4 batu. Ia diduduki lebih sejuta orang. George Bush relakan Israel tidak mematuhi pelbagai Resolusi Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu termasuk Resolusi 272 yang menuntut Israel berundur dari wilayah-wilayah yang diduduki ekoran Perang 1967, yakni Tebing Barat (yang diduduki Jordan pada 1948), Gaza (yang diduduki Mesir pada 1948) dan Timur Baitulmaqdis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, tarikh yang tidak lagi kedengaran ialah negara Palestin menjelang 2005 yang dijanjikan Bush sebelum ini. Memandangkan Bush sudah berjanji, pada masa itu Blair pun turut menyuarakannya semata-mata bagi mendapatkan sokongan Islam sebelum penaklukan Iraq. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermacam janji ditaburkan. Blair menghidupkan janji pada Palestin selepas kematian Arafat. Bush pula berdiam diri, agaknya menunggu isyarat daripada Sharon. Sepatutnya pelantikan wakil khas Presiden tidak perlu menunggu pilihan raya yang dijadualkan Januari ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan raya ini membawa cabaran berbeza memandangkan pengundi tidak bebas bergerak di bumi sendiri. Apakah sikap pengundi Palestin? Mereka tentunya mahu kedamaian dan kemerdekaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src=http://www.geocities.com/tigasahabat/tbai3.txt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bush pula harus memahami sikap anti-Amerika dan punca utama kegagalan dasar luar beliau. Bush mencampur-adukkan agama dan politik. Ia merupakan resipi melebarkan jurang antara AS dan Islam. Isu keagamaan akan menyemarakkan semangat Al-Qaeda. Mereka akan menarik lebih ramai pengikut. Keganasan akan meningkat tahap lebih bahaya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang menentang keganasan jangan disamakan dengan tuntutan kemerdekaan Palestin. Blair yang pandai berhujah daripada Bush, dan Bush yang lebih berkuasa berbanding Blair, harus membezakan perkara ini jika mereka mahu dilihat sebagai broker perdamaian yang berwibawa dan melihat Palestin aman dan berjaya.&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;p/s: sorry ya kalau gambarnya gak cocok sama artikel :p nanti kalau rajin, diganti.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*******************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa penulis artikel diatas? &lt;br /&gt;click &lt;a href="http://www.mykedah.com/20hall_fame/202_3_01.htm" target="_blank"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110182578381299313?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110182578381299313/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110182578381299313&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110182578381299313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110182578381299313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/11/palestin-selepas-arafat.html' title='Palestin Selepas Arafat'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110174067555757393</id><published>2004-11-29T21:57:00.000+07:00</published><updated>2004-11-30T13:29:31.610+07:00</updated><title type='text'>Link pilihan</title><content type='html'>&lt;span style="color:#aa0000;"&gt;&lt;b&gt;Antara Link2 Hari Ini&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://www.muslimhiphop.com/" target="_blank"&gt;muslim hip hop&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://www.manajemenqolbu.com/cybermq/index.php" target="_blank"&gt;Manajemenqolbu &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://www.hidayatullah.com/" target="_blank"&gt;hidayatuLlah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;a href="http://boemi-islam.com/" target="_blank"&gt; boemi-islam : bumi perjuangan dan pergerakan &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://www.palestine-info.info/index.htm" target="_blank"&gt; Palestinian Information Center &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#aa0000;"&gt;&lt;b&gt;Favourite Link?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://www.radiotarbiyah.net/listen.pls" target="_blank"&gt; Radio Tarbiyah &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a  href="http://radio.nurhidayah.com/" target="_blank"&gt; Radio Nurhidayah &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://www.anasheed.com/" target="_blank"&gt; anasheed &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(sambung nanti ya!)&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110174067555757393?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110174067555757393/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110174067555757393&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110174067555757393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110174067555757393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/11/link-pilihan.html' title='Link pilihan'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110143817721023404</id><published>2004-11-26T09:57:00.000+07:00</published><updated>2004-11-26T11:08:12.436+07:00</updated><title type='text'>Bicara Tentang Wanita (Nusayba)</title><content type='html'>&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;strong&gt;Nusayba&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; (sambungan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tintaghuroba/uhudpic.txt" /&gt;&lt;br /&gt;- gambar terkini -&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada suatu ketika dalam perang ini, dimana RasuluLlah berseorangan, maka Ibn Qumay'a dari bani Quraish mahu mengambilkesempatan ke atasnya. Lalu Ibn Qumay'a berlaung keras,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"Tunjukkan pada pada ku dimana Muhammad. Aku bersumpah takkan hidup selagi dia masih hidup."&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tintaghuroba/uhudmap.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pic taken from &lt;a href="http://www.ezsoftech.com/islamic/ohod.asp"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar jeritan itu, Mus'ab ibn 'Umayr bersama sahabat-sahabat lain, termasuk Nusaybah, segera kembali kepada Muhammad (yang ditinggalkan berseorangan). Nusaybah dengan berani dan tangkas menyerang Ibn Qumay'a, walaupun pada ketika itu Ibn Qumay'a memakai 2 lapisan baju kebal. Ibn Qumay'a sempat menghadiahkan hayunan pedang pada leher Nusayba, sehingga terkelarlahlehernya dengan luka yang parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad, junjungan kita, segera memanggil anaknya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;"Ibu mu! Ibu mu! Balut lukanya!"&lt;br /&gt;"Semoga ALlah merahmati kamu, wahai penghuni rumah!Kedudukan ibumu ada lah lebih baik dari si fulan dan si fulan" &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;"Semoga ALlah mengasihani kamu, wahai penghuni rumah!Kedudukan ayah angkatmu adalah lebih baik dari si fulan dan si fulan" &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;"Semoga ALlah mengasihani kamu, wahai penghuni rumah!"&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nusaybah, melihatkan redhanya Muhammad SallaLlahu 'alaihi wassalam atas usahanya dan ketangkasannya ketika itu, segera memohon kepada Muhammad kekasih kita,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;"Pintalah kepada ALlah, supaya kami dijadikan teman-temanmu di Syurga!"&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berkatalah Muhammad yang mulia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"Ya ALlah, jadikanlah mereka teman-teman ku di Syurga."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Maka, terkabullah segala harapan dan cita-cita Nusaybah. Berkatalah ia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"Aku tidak peduli lagi derita-derita ku di dunia!"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;--------------------&lt;br /&gt;Hari itu sahaja, Umm 'Umara menerima 13 luka-luka dan beliau terpaksa dirawat selama setahun akibat kelaran di lehernya. Dalam peperangan Yamamah pula, 11 luka-luka bertebaran di seluruh tubuh dan beliau kehilangan sebelah tangannya.&lt;br /&gt;Keberaniannya telah mengangkat darjatnya disisi sahabat-sahabat Rasulullah yang lain, terutama para khalifah, yang selalu menziarahinya dan prihatin terhadap kondisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika, 'Umar bin Khattab (r.a) dihadiahkan sepasang pakaian sutera dari jenis yang amat bagus. Berkatalah sahabat Umar,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;"Kain ini berharga sekian sekian (menunjukkan ianya amat mahal). Seharusnya dihadiahkan kepada isteri Abdulah ibn 'Umar,Safiyya Bint Abi 'Ubayd"&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar walaubagaimanapun, tidak berkeinginan menantunya memakai pakaian dari kain yang mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;"Hadiah ini adalah dari jenis barangan yang tidak akan ku hadiahkan kepada Ibn Umar. Aku akan hadiahkan kepada seseorangyang lebih layak dari menantu ku. Dia ialah Umm 'Umara Nusayba bint Kaab. Ketika perang Uhud, aku mendengar RAsulullah SallaLlahu'alaihi wasallam berkata,&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;"aku melihat dia berperang, sewaktu ku berpaling ke kanan dan kiri"&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;(bermaksud, Rasul saw her, on his right and left, fighting for him")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu lah kisah hidup Umm 'Umara, pejuang wanita yang berdiri gagah ketika ramai yang melarikan diri dari medan jihad.&lt;br /&gt;Wanita yang menghantar anaknya yang cedera.. bukan ke rumah mereka, tapi pulang ke medan peperangan semula.&lt;br /&gt;Wanita yang sanggup mati kerana junjungan kita Muhammad SAW.&lt;br /&gt;Dan merupakan wanita yang didoakan Rasul agar menjadi dikalangan temannya disyurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;(*Semoga kita pun begitu juga ya!)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110143817721023404?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110143817721023404/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110143817721023404&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110143817721023404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110143817721023404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/11/bicara-tentang-wanita-nusayba.html' title='Bicara Tentang Wanita (Nusayba)'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110131382783078451</id><published>2004-11-24T22:36:00.000+07:00</published><updated>2004-11-26T09:13:06.820+07:00</updated><title type='text'>Bicara Tentang Wanita..</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;Siri Wanita dan Perjuangan Islam&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamualaykum sahabat-sahabat yang dikasihi ALlah ta'ala..&lt;br /&gt;kini, kita kembali lagi.. mengenang dan mengenal asal-usul kita.. mudah-mudahan seerah rasul yang kita baca, sedikit sebanyak mengajar kita.. apa erti hidup, mengapa kita hidup, dan apa tujuan kita.&lt;br /&gt;Seerah rasul juga mengingatkan kita, agar mencontohi Rasul junjungan kita, seterusnya sahabat2nya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruskan bersama kami ya!&lt;br /&gt;*******************************&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;strong&gt;Umm 'Umara @ Nasiba/ Nusayba @ daughter of Kaab&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Siapakah Nusayba? Nusayba bukanlah satu nama asing dalam sejarah Tokoh Wanita ISlam. Nusayba telah banyak berkorban untuk Islam. Antara peperangan yang disertainya ialah Perang Uhud, Hudaybiyya, Khaybar, Hunayn, dan peperangan Yamamah. Tetapi, jasanya paling diingati ketika peperangan Uhud.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dalam perang Uhud, Nusayba turun bersama-sama suaminya Ghaziya dan dua anak lelakinya. Sebetulnya, tugas yang diberikan kepada Nusayba ialah untuk memberi minum pejuang muslim yang cedera, tetapi.. rupa-rupanya, ALlah telah merencana tugas yang lebih besar buat Nusayba..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;&lt;strong&gt;Apakah rencana itu? &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Awal-awal lagi, Nusayba keluar bersama keluarganya ke medan jihad. Nusayba membawa bersama bekas air, sesuai dengan tugasnya merawat pejuang yang sakit. Ketika kemenangan awal kaum muslimin, Nusayba ada berangkat ke tempat (kubu) Rasul untuk melihat sendiri kondisinya. Tetapi, kemenangan itu tidak lama. Kaum muslimin membuat kesilapan besar ketika berlari turun ke bukit, mendapatkan harta rampasan yang ditinggalkan Kaum Quraysh, yang ketika itu berlari-larian, ketakutan meninggalkan medan jihad. Perkara ini berlawanan dengan perintah Nabi, yang mengarahkan mereka kekal di posisi memanah di atas bukit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalid bin Walid, (yang ketika itu belum memeluk agama Islam), segera mengubah taktik peperangannya. Khalid segera menyerang hendap kaum muslimin dan kemenangan bertukar tangan kepada Quraish. Melihat perubahan ini, kaum muslimin panik dan melarikan diri dari medan jihad, meninggalkan Muhammad SAW dan beberapa orang sahabatnya. Dan dikalangan teman yang sedikit itu, berdiri lah tokoh kita Umm ‘Umara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila melihat kekalutan yang menimpa pihak Muslimin; Umm ‘Umara, suaminya dan 2 anaknya, berlari-lari ke arah Nabi Muhammad SAW, dan mengambil senjata yang ada bagi melindungi junjungan kita Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad yang ternampak Nusayba tanpa sebarang baju perang, tanpa sebarang perlindungan, segera mengarahkan kepada askar-askar yang sedang berlari, berundur meninggalkan medan jihad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;"Berilah pelindung kamu (shield), kepada mereka yang berjuang bersama-samaku".&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah diberikan baju tersebut, Umm ‘Umara terus bangkit berjuang habis-habisan,menggunakan panah dan pedang untuk mempertahankan kekasih ALlah Muhammad SAW. Bahkan, ketika beliau diserang tentera berkuda Quraish, beliau tidak berundur dan tidak berasa takut. Nusayba juga dengan lantang bersuara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;"Kalaulah kamu semua (Quraish) berperang seperti kami (on foot, sebab Quraisy menggunakan kuda) pasti kami kerjakan kamu sehabis-habisnya, biizniLLah"&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Anak terunanya, Abdullah ibn Zayed, cedera dalam perang tersebut. Lukanya parah, darah pekat banyak mengalir. Umm ‘Umara, berlari-lari kepadanya, dan merawatinya. Selepas itu, Umm ‘Umara dengan tegas berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt; "Bangunlah kamu! Pergilah melawan mereka (Quraish)!"  &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;(* hmm.. begitulah bersemangatnya seorang ibu menyerahkan dan mengarahkan anaknya berjuang di jalan Allah) &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;Nabi Muhammad yang menyaksikan tingkah-laku nusayba mengagumi pengorbanannya dan berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt; "Bahkan, siapakah yang dapat berbuat seperti kamu, Umm 'Umara!"&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;em&gt;(*Wah! bagus kan? dikagumi Rasul!!)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, ditengah kekalutan itu, lelaki Quraish yang mencederakan anak Nusayba kelihatan. Terus, Muhammad SAW menjerit kepada Nusayba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;"Itulah lelaki yang mencederakan anakmu!" &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umm 'Umara, tanpa rasa takut, terus melangkah gagah dan menghayunkan pedang kepada kaki lelaki itu, sehingga terjatuh bertongkat lutut dan seterusnya mati terbunuh. Rasul yang melihat peristiwa itu tersenyum puas sehingga kelihatan barisan giginya yang mulia itu, sambil berkata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;"Kamu sudah membalasnya, Umm ‘Umara. "&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; dan seterusnya berkata lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;&lt;strong&gt;"Segala puji bagi ALlah yang memberikan kejayaan kepada kamu dan memuliakan kamu ke atas musuh mu dan memperlihatkan kejayaan itu dihadapanmu"&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(bersambung, rujuk &lt;a href="http://www.sunnahonline.com/ilm/seerah/0029.htm"&gt;sini&lt;/a&gt; untuk artikel lengkap)&lt;br /&gt;(nantikan peta perang Uhud dan gambar menarik Bukit Uhud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110131382783078451?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110131382783078451/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110131382783078451&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110131382783078451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110131382783078451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/11/bicara-tentang-wanita.html' title='Bicara Tentang Wanita..'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110095819530732497</id><published>2004-11-20T20:39:00.000+07:00</published><updated>2004-11-20T20:47:45.560+07:00</updated><title type='text'>Tentang Maaf</title><content type='html'>Lama tak menulis disini. Merasa tak ada yang layak untuk disampaikan. Tapi kali ini, ada yang diculik dari blog sendiri. Sekedar tak ingin menjadi orang yang lalai akan tanggung jawabnya...&lt;br /&gt;---&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;Tentang Maaf&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Barangkali alasan untuk meminta maaf itu sudah cukup jelas.Tapi apakah alasan untuk memberi maaf?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu pertanyaan ini pernah memenuhi benakku. Mungkin aku cukup beruntung, tak ada orang yang pernah menyakiti hati sampai rasanya dalam dan fatal, hingga tak mampu memaafkan. Tapi aku masih menemukan fenomena orang yang menyakiti orang lain lahir batin, sehingga orang itu terluka sedemikian dalam, hingga untuk sebuah maaf saja rasanya sangat sulit. Sampai memutuskan hubungan persaudaraan, atau permusuhan hingga sekian turunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai seberapa sakitkah kita boleh tidak memaafkan?Pertanyaaan itu kemudian baru tuntas terjawab saat aku menemukan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Quran surat an nuur ada cerita tentang hadist ifki atau berita bohong. Tentang bunda Aisyah yang difitnah dan dituduh melakukan perbuatan tercela. Tak ada saksi lain, hingga Allah lah yang kemudian membersihkan namanya dengan firmanNya.Saat itu penduduk Madinah terbagi dua, ada yang sangat percaya pada kesungguhan akhlaq bunda Aisyah, ada pula yang lebih percaya berita itu, bahkan ikut menyebar-nyebarkannya. Beberapa kerabat Abu Bakar ra, ayahanda Aisyah, yang selama ini beliau santuni, ikut menyebarkannya dari mulut ke mulut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terbayangkan sakit hatinya beliau, mengetahui kerabatnya sendiri yang selama ini dibantunya, ikut menyebar-nyebarkan berita bohong tentang putrinya terkasih. Abu Bakar menjadi marah, dan berjanji untuk menghentikan bantuan finansial kepada mereka, saudara-saudaranya yang ikut menyebarkan fitnah ini. Dan apa yang Allah firmankan untuk mengingatkan Abu Bakar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang-orang yang miskin, dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan &lt;strong&gt;hendaklah mereka memafkan dan berlapang dada.Apakah kamu tidak ingin Allah mengampunimu?&lt;/strong&gt;Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.(QS 24:22)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Abu Bakar membatalkan janjinya itu, dan ia tetap menyantuni kerabatnya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, itulah satu-satunya alasan kuat memaafkan. Barangkali kita boleh menolak untuk memberikan maaf pada orang lain, bila kita sudah tak inginkan lagi ampunanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokyo 19 November 2004&lt;br /&gt;-rieska-&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110095819530732497?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110095819530732497/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110095819530732497&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110095819530732497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110095819530732497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/11/tentang-maaf.html' title='Tentang Maaf'/><author><name>rieska</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17555298226458094886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110088789532966103</id><published>2004-11-20T01:18:00.000+07:00</published><updated>2004-11-20T01:20:08.103+07:00</updated><title type='text'>Mengenang Ramadhan yang lalu..</title><content type='html'>Assalamualaykum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;suka sekali saya membawa rakan-rakan kembali menghayati erti Ramadhan 1425 buat semua umat ISlam.. sama ada di Nusantara atau di bumi anbiya'..&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOOO&gt;&lt;br /&gt;1. 12th Ramadhan 1425, Wed 26th October 2004, Thailand:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/jiran-dan-haknya-updated-version.html" target="_blank"&gt; Tak Bai...&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. 13th Ramadhan 1425, Thu 27th October 2004, China : &lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.arabnews.com/?page=4&amp;section=0&amp;article=53843&amp;d=2&amp;m=11&amp;y=2004" target="_blank"&gt; Perang saudara Hui dan Han&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. 24th Ramadhan 1425, Sun 7th November 2004, Iraq:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.cbsnews.com/stories/2003/02/24/iraq/main541815.shtml" target="_blank"&gt;Bloodbath of Fellujah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Please click &lt;a href="javascript:PopUp('http://www.cbsnews.com/elements/2004/11/09/iraq/interactivehomemenu654583.shtml',540,400)" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt; for more.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. 25th Ramadhan 1425, Mon 8th November 2004, The Netherland:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.mercurynews.com/mld/mercurynews/news/world/10128598.htm?1c" target="_blank"&gt; Muslim School Bombed &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erm, did i miss anything? besides the death of Yasser Arafat (23rd Ramadhan, Palestinian Leader, click &lt;a href="http://www.arabnews.com/?page=9&amp;section=0&amp;article=54046&amp;d=6&amp;m=11&amp;y=2004" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt;) Sheikh Zayed (21st Ramadhan, father of UAE, click &lt;a href="http://arabnews.com/?page=4&amp;section=0&amp;article=53907&amp;d=3&amp;m=11&amp;y=2004" target="_blank"&gt; here&lt;/a&gt;) and Sayyid Muhammad Alawi al Maliki (15th Ramadhan,Muslim Scholar/ Ulama', refer &lt;a href="http://www.sunnah.org/history/Scholars/assayyid_muhammad_alawi_almaliki.htm" target="_blank"&gt; here&lt;/a&gt;)..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erm other related links..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Mahathir urged American to think.. (US-election) &lt;a href="http://www.aljazeerah.info/Opinion%20editorials/2004%20opinions/October/22%20o/A%20Message%20to%20American%20Muslims%20From%20Mahathir%20Muhammed.htm" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- the result (US election) click &lt;a href="http://www.cnn.com/ELECTION/2004/" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;till then.. please wait for the .swf file (under construction.. hehe wait ah.. kalau takder gak.. maksudnya masih belajar bagaimana la nak design .swf file ni huhuhuhu ;-) )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110088789532966103?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110088789532966103/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110088789532966103&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110088789532966103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110088789532966103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/11/mengenang-ramadhan-yang-lalu.html' title='Mengenang Ramadhan yang lalu..'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110088229668885713</id><published>2004-11-19T23:31:00.000+07:00</published><updated>2004-11-19T23:47:07.506+07:00</updated><title type='text'>lakaran 20 tahun akan datang.. promise?</title><content type='html'>&lt;font color=0000CC&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img width=450 src="http://img.photobucket.com/albums/v40/ciksarah/wanzu.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jutaan terima kasih buat saudara &lt;a href="http://wanzu.blogspot.com/2004_09_05_wanzu_archive.html" target="_blank"&gt;wanzu&lt;/a&gt; atas lakaran yang baik sekali. Semoga usaha nta dalam bidang komik di berkati ALlah s.w.t.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakaran ini berdasarkan Novel (Novel ke?) karya Faisal Tehrani @ berdasarkan komen akh Faiz pada bulan September lalu. Click &lt;a href="http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/kombat-15511h-sebuah-novel-jihad.html" target="_blank"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=FF6600&gt;&lt;tt&gt;&lt;br /&gt;Salam Lebaran, Salam Eid dan Salam ampun dan maaf dari saya insan hina, yang sedang berusaha menjadi lebih baik insha ALlah.. ke mana harus saya mengadu.. rasa resah di hati.. melainkan pada Tuhan yang Esa.. seterusnya kepada teman seangkatan.. Semoga luahan yang pedih tidak disalah artikan.. semuanya lahir dari seorang insan biasa, yang lumrahnya melakukan kesalahan.. yang tabiatnya bertaubat dan memohon keampunan.. semoga persahabatan kita.. persahabatan yang tidak memandang darjat dan rupa.. dan bertaut hanya dan hanya keranaNya.. Berdiri lah wahai ummat Islam.. bersatulah dalam Iman dan Islam.. sama-samalah kita saling sandar-bersandar.. teguh-memperteguh.. membuang jauh-jauh rasa sangsi dalam diri, dan meletak redha Ilahi sebagai cita-cita tertinggi.. ayuh bangkit.. ayuh berdoa agar ditetapkan hati.. ayuh sahabat.. terus-terusan memperingatkan sahabat yang lain.. jangan dibiar binaan yang dibina runtuh sebegitu sahaja.. sesungguhnya peringatan itu bermanfaat terutama bagi orang2 yang beriman.. Moga kekal istiqomah.. ameen..&lt;/tt&gt; &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110088229668885713?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110088229668885713/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110088229668885713&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110088229668885713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110088229668885713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/11/lakaran-20-tahun-akan-datang-promise.html' title='lakaran 20 tahun akan datang.. promise?'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-110076883665860335</id><published>2004-11-18T16:04:00.000+07:00</published><updated>2004-11-18T16:29:25.386+07:00</updated><title type='text'>mohon maaf..</title><content type='html'>assalamu'alaikum&lt;br /&gt;bismillah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ikhwah fillah..&lt;br /&gt;Meskipun banyak diantara antum yg tdk mengenal dan tdk pernah berinteraksi dg ana, tetapi ana yakin kesalahan dan dosa bukanlah monopoli mereka yg kenal dan dekat saja. Kekhilafan dan kesalahan adalah juga milik mereka yg tdk saling mengenal satu sama lain apatahlagi jika mereka saling mengabaikan kewajiban ukhuwah sesamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, dalam kesempatan emas ini, ana minta maaf atas seluruh kesalahan, baik berupa perbuatan dan terutama kata2 dan tulisan, baik yang disengaja dan disadari ataupun yang tdk disengaja dan tanpa sadar. Jangan sampai ada diantara antum yang qalbunya berbisik dan mengadu kepada Allah atas kesalahan ana tanpa diikuti oleh permohonan maaf dan rasa sesal dari ana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat hari raya 'Iedul Fitri 1425 H, semoga Allah mengampuni seluruh dosa dan kesalahan kita semua. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wassalamu'alaikum&lt;br /&gt;eka suwarna&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-110076883665860335?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/110076883665860335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=110076883665860335&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110076883665860335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/110076883665860335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/11/mohon-maaf.html' title='mohon maaf..'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109978396419550872</id><published>2004-11-07T04:28:00.000+07:00</published><updated>2004-11-07T06:44:36.310+07:00</updated><title type='text'>Berjumpa di Syurga Allah.</title><content type='html'>Bismillahirrahmanirrahiem.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Alhamdulillah, aladzi kholaqol mauta wal hayaata liyabluwakum ayyukum ahasanu 'amala..&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'alaikum ikhwati fillah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kabar antum semua?&lt;br /&gt;Semoga senantiasa dalam liputan rahmat dan kasih sayang Allah. Marilah kita syukuri salah satu nikmat terbesar yang sangat mahal yaitu kesempatan beribadah di bulan Ramadhan, syahru mubarak, syahru tarbiyah, bulan jihad bagi seluruh kaum muslimin di seantero penjuru bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwati..&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah telah mempergilirkan siang dengan malam, hidup dengan mati dan keburukan dengan kebaikan. Tidak ada yang tetap di dunia ini kecuali kejahatan Iblis dan para pendukungnya. Sesungguhnya Iblis tidak akan pernah berdamai dengan kaum Mu'minin hingga tiba hari kiamat. Sungguh bodoh orang-orang yang terkecoh oleh tipu dayanya, yaitu orang-orang yang lalai dari mempersiapkan diri menjemput kematian dan merasa lelah mencintai Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya, Kematian itu pasti datang, menjadi penutup kesempatan yang diberikan Allah untuk mempersiapkan bekal. Kematian adalah ujung dari kehidupan yang fana sekaligus menjadi gerbang menuju kehidupan yang abadi. Sekali lagi, sangat bodoh manusia yang lalai. Setiap kita pasti selalu berdo'a agar menjemput kematian dalam khusnul khotimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;..dan keretamu terus melaju meninggalkan nama dan sejarah&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;kau hanya menitipkan tuhan serta beberapa sobek kain kafan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;seakan kau berpesan bahwa maut itu &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;lebih indah dari hujan senja yang senyap&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;[Su'udi, Sumenep Juni 1998]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalai mencintai Allah adalah pengkhianatan terbesar seumur sejarah. Kelalaian adalah manifestasi kebencian. Tidak mencintai berarti membenci. Lalai mencinta sama dengan membenci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Karena itu&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kuajak lagi dirimu menekuri hati &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;untuk kembali kutegaskan ijab kabulku&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;untuk kembali mengingat &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;cinta Sang Pencipta Cinta&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;[Edy Wiyono, balik papan 23 maret 2000]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwati fillah..&lt;br /&gt;Ramadhan akan selalu menorehkan kisah dan kenangan bagi setiap diri. Selain itu Ramadhan juga seharusnya menjadi puncak penemuan kesadaran. Kesadaran bahwa telah (harus) banyak yang berubah, termasuk "kehilangan" harta milik yang satu persatu pergi; teman, saudara, orang tua dan usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;..dan kau tiba-tiba pergi pada detik dimana&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;kata percakapan masih tinggal sepotong&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;tak membawa apa-apa kecuali kenangan dan catatan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;tentang 'amal baik, dosa, dan air mata.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya benarlah bahwa kita akan sendirian menghadapi malaikat maut, sendirian di alam kubur dan sendirian pula menyeberangi sirathal mustaqim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwati fillah..&lt;br /&gt;Mari bersiap menjemput kematian. Masih tersisa enam hari di sepuluh hari yang mulia bulan termulia ini. Semoga Allah mengkaruniakan kepada kita kesempatan dan kekuatan untuk bersujud, tilawah dan berdzikir dimalam seribu bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah mempertemukan kita semua di dalam Syurga-Nya. Biidznillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Billahi fi sabilil haq..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum&lt;br /&gt;dalam waqfah fi thoriquddakwah..&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109978396419550872?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109978396419550872/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109978396419550872&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109978396419550872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109978396419550872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/11/berjumpa-di-syurga-allah.html' title='Berjumpa di Syurga Allah.'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109940872951281431</id><published>2004-11-02T22:08:00.000+07:00</published><updated>2004-11-02T22:31:26.466+07:00</updated><title type='text'>Pesta 'Iktikaf Bermula</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src=http://www.geocities.com/cik_sa/istighfar.txt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------&lt;br /&gt;&lt;font color=330000&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Al-I'tikaaf&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seclusion for the&lt;br /&gt;Remembrance of Allah&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;* Waterval Islamic Institute, Publ. Number 87&lt;br /&gt;PO Box 1, Johannesburg, South Africa, 2000.*&lt;/em&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;B&gt;What is I'tikaf?&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;The meaning of I'tikaf is to seclude oneself in the masjid with the express intention (niyyah) of I'tikaf, for the remembrance of Allah, even though for a few seconds only.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Conditions of I'tikaf&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;The following are conditions for performance of I'tikaf:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* To be a Muslim. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* To be sane. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* To be pure and clean from hadath akbar (major impurity), haidh (monthly menses) and nifas (bleeding of child-birth). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* To perform I'tikaf in a masjid (for males only). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* To form the niyyah (intention) for I'tikaf. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* To fast for wajib and sunnah I'tikaf (discussed below). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note: &lt;b&gt;Women may observe I'tikaf in the home.&lt;/b&gt; It is also not necessary to have reached the age of puberty to observe I'tikaf; therefore an intelligent child (male or female) may observe I'tikaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt; I'tikaf For Females&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;Females should perform I'tikaf in the masjids (ie. the room set aside for prayer) inside their homes. Where, however, no such room exists, and the desire to observe I'tikaf is present, the room where salah is normally performed should be set aside for this seclusion. If salah is performed in the bedroom, I'tikaf could be performed there. The domestic duties should be carried out by the daughters or servants while the person in I'tikaf remains constantly in 'ibadah in her room.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'tikaf is a much easier task for women, for in fact, she remains in the confines of her room at home and receives the same great rewards of I'tikaf. It is very unfortunate that in spite of this ease, our womenfolk still remain deprived of the blessings of I'tikaf. Generally this sunnah is neglected so much so that many have not even heard of it!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Additional Rules for Females in I'tikaf&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;In addition to the general rules of I'tikaf that apply to men, there are some rules that apply to women only:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* A woman may perform I'tikaf in the room that is used for her daily salah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* A woman must have the permission of her husband for I'tikaf. Once the husband has consented to his wife's I'tikaf, he then cannot withdraw his permission. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* If there is no person to serve her meals during I'tikaf, the woman is allowed to go to the kitchen to prepare a quick simple meal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* If, during the I'tikaf, the woman has her haidh (monthly menses) or nifas (bleeding after child birth), the I'tikaf is nullified. She has to observe make-up of the remaining days after she is pure again. This is if the I'tikaf was a wajib or sunnah, in which the vowed number of days was fixed.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;* In the case where the I'tikaf was a wajib in which the days vowed for were not fixed in number, she will have to observe make-up of the full I'tikaf.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* For her Qada I'tikaf she should begin before Maghrib; thus sit for the night first and then the succeeding day. In the reckoning of the Shari'ah the night precedes the day. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* A woman is allowed to sleep on her bed and use a chair while she is in I'tikaf. She could also walk around in the room for a short while to relieve the stiffness in her limbs. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;What is allowed during I'tikaf&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;The following are allowed in the masjid during the I'tikaf:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* To eat and sleep &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* To change clothes. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* To clip the nails or trim the moustache. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* To recite the Qur'an aloud or recite tasbih or kidhikr with a raised voice if it does not disturb others. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* To have religious discussions and lectures and to speak about lawful matters. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;What is dis-allowed during I'tikaf&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;The following are not allowed in the masjid during the I'tikaf:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* To talk about worldly affairs, backbite or tell an untruth. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* To remain silent and regard it as 'ibadah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* To shave the beard. &lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Please learn more &lt;a href="http://ccminc.faithweb.com/iqra/ramadan/itikaaf.html" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109940872951281431?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109940872951281431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109940872951281431&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109940872951281431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109940872951281431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/11/pesta-iktikaf-bermula.html' title='Pesta &apos;Iktikaf Bermula'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109963126396775162</id><published>2004-11-02T11:55:00.000+07:00</published><updated>2004-11-05T12:08:20.936+07:00</updated><title type='text'>ada sesiapa nak translatekan?</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;munsheed : Muhammad al Husyan&lt;br /&gt;nasheed : Mawlay&lt;br /&gt;link : &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.enshad.net/Mawlay/flash/" target="_blank"&gt;here&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;br /&gt;lyric :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/cik_sa/mawlay.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff00cc;"&gt;-------------------------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://enigmabintun.blogspot.com/2004/09/mawlaya-lyric.html" target="_blank"&gt;Thanks for the lyric&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109963126396775162?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109963126396775162/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109963126396775162&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109963126396775162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109963126396775162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/11/ada-sesiapa-nak-translatekan.html' title='ada sesiapa nak translatekan?'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109935491557012457</id><published>2004-11-02T07:21:00.000+07:00</published><updated>2004-11-02T19:07:58.636+07:00</updated><title type='text'>Jika 6 Ekor Paus Mati</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:130%;color:#000000;"&gt;&lt;strong&gt;Jika 6 Ekor Paus Mati ..&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.tamilnet.com/img/publish/2003/10/dead_whale_02_17905_435.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6 Ikan Paus Mati&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BANGKOK, 27 Nov - Di selatan perairan Thailand, 6 ikan paus dijumpai mati terdampar di Laut China Selatan tersebut. Empat dari ikan paus tersebut dijumpai dengan kesan kesan tembakan, manakala lagi dua ekor ikan paus disyaki turut terkorban disebabkan tidak dapat bernafas di perairan yang cetek ketika cuba membantu rakan mereka melawan penembak penembak yang kejam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin dari seluruh dunia mengutuk dengan keras terhadap apa yang berlaku. Setiausaha PBB, Kofi Annan menyifatkannya sebagai satu titik hitam dalam sejarah dunia. Presiden Bush mengatakan bahawa beliau tidak boleh percaya wujud manusia yang tergamak untuk melakukan perbuatan yang tidak berperikemanusiaan ini. Menurut beliau, membunuh sebanyak enam ekor ikan paus sekaligus adalah satu dosa yang tidak dapat dimaafkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi dari negara jiran Malaysia, Perdana Menterinya Abdullah Ahmad Badawi tidak dapat menyembunyikan perasaan sedihnya dan menangis dalam ucapan beliau ketika diminta komen mengenai kejadian ini. Beliau menyatakan kesediaannya untuk menghantar tentera Malaysia bagi membantu mengawal perairan pantai Thailand agar tiada paus yang terbunuh lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perdana Menteri Thaksin mengatakan bahawa ini merupakan satu tragedi kejam yang menyayat hati seluruh rakyat Thailand. 2 jam selepas kejadian, beliau telah bertindak dengan menubuhkan Suruhanjaya Khas bagi menyiasat punca kejadian malah berikrar untuk menghukum mereka yang terlibat. Beliau meneruskan bahawa kerajaan Thailand tidak akan teragak-agak untuk mengenakan hukuman mati kepada pesalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Berita lainnya .. &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;84 Orang Muslim Terkorban di Selatan Thailand&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://islamonline.net/English/News/2004-10/30/images/pic05.jpg" /&gt; &lt;img src="http://islamonline.net/English/News/2004-10/30/images/pic05a.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://a123.g.akamai.net/f/123/12465/1d/media.canada.com/cp/world/20041030/w103022a.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://english.aljazeera.net/NR/rdonlyres/449BDA40-3F81-47C0-9B75-27D1C41C9231/53215/EC5D56B7F0904D7EB3BEEC141B1643B9.jpg" /&gt; &lt;img src="http://english.aljazeera.net/NR/rdonlyres/449BDA40-3F81-47C0-9B75-27D1C41C9231/53216/5A4CB27E57724DAF8EB6403970959439.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Reaksi dari PM Thailand:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;"Thai Prime Minister Thaksin Shinawatra then defended the actions of his security forces and refused to heed a UN call for a probe into the matter. The premier, who rushed to the scene of this week's violence before returning to Bangkok late on Monday, insisted the crackdown was justified."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Komen dari kerajaan Malaysia:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Following yesterday's violence Malaysia expressed concern over the latest clash in its northern neighbour. "The flare up in southern Thailand is a matter of concern to us," Foreign Minister Sayyid Hamid Albar said on Tuesday. "Thailand is a close neighbour. Any incidents will be watched closely here."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Adakah darah seorang muslim akan menjadi lebih murah dari seekor paus?&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109935491557012457?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109935491557012457/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109935491557012457&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109935491557012457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109935491557012457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/11/jika-6-ekor-paus-mati.html' title='Jika 6 Ekor Paus Mati'/><author><name>Faiz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07035202671593973693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109936056355720331</id><published>2004-10-31T20:52:00.000+07:00</published><updated>2004-11-02T08:59:49.093+07:00</updated><title type='text'>.. Tazakka ..</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;Do'a&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;ALlah kuatkan imanku&lt;br /&gt;Dalam kehidupan ini&lt;br /&gt;Penuh tentangan dan jua rintangan&lt;br /&gt;Mudahkanlah tempuhi jalanku&lt;br /&gt;Sesekali terjebak dalam naungan dosa&lt;br /&gt;Terasa hilang jiwaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALlah ku tahu cintaMu&lt;br /&gt;Kau berikan nikmat melimpah&lt;br /&gt;Setiap saat tiada terputus&lt;br /&gt;Namun ku jarang mensyukuri&lt;br /&gt;Ku sedari semua nafsu telah menipu&lt;br /&gt;Hingga ku lupakan cinta-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALlah dunia menipuku&lt;br /&gt;Indahnya palingkan mata&lt;br /&gt;Terjebak aku dalam pesonanya&lt;br /&gt;Hilanglah syukurku pada-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALlah Tuhanku ampunkan dosaku&lt;br /&gt;Agar lurus jalanku ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALlah betapa indahnya&lt;br /&gt;Bila hidup dalam petunjuk-Mu&lt;br /&gt;Ya ALlah Tuhanku ampunkan dosaku&lt;br /&gt;Agar lurus jalanku ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALlah betapa indahnya&lt;br /&gt;Bila hidup dalam petunjuk-Mu&lt;br /&gt;Namun ku sedari betapa beratnya&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan semua itu&lt;br /&gt;Ku tiada berdaya tanpa pertolongan-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai Tuhanku Yang Kuasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALlahu Ya Rahman&lt;br /&gt;Pintaku hanya kepada-Mu&lt;br /&gt;Kembalikan jiwa ghirahku&lt;br /&gt;Menuju jalan-Mu yang satu&lt;br /&gt;Tiada daya kuatnya jiwa&lt;br /&gt;Tanpa Redha-Mu Ya ALlah&lt;br /&gt;Redha-Mu Ya ALlah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALlah kutahu maksud-Mu&lt;br /&gt;Kau ciptakan semua ini&lt;br /&gt;Untuk beribadah dan taat pada-Mu&lt;br /&gt;namun ku sering melalaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ALlah tuhanku&lt;br /&gt;Ampunkan dosaku&lt;br /&gt;Agar hidupku selamat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALlahu ALlah Yaa ALlahu Ya ALlah&lt;br /&gt;ALlahu Yaa Raheem&lt;br /&gt;ALlahu Ya Raheem&lt;br /&gt;ALlahu Yaa Rahmaan&lt;br /&gt;ALlahu Ya Raheem&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Click here to &lt;a href="http://www.tazakka.net/sections.php?op=viewarticle&amp;artid=20" target="_blank"&gt; Play the mp3&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6633ff;"&gt;**&lt;a href="http://www.usc.edu/dept/MSA/fundamentals/hadithsunnah/bukhari/076.sbt.html" target="_blank"&gt;Hadith Bukhari&lt;/a&gt;**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narrated Ibn 'Abbas:&lt;br /&gt;The Prophet said, "There are two blessings which many people lose:&lt;br /&gt;(They are) Health and free time for doing good."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109936056355720331?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109936056355720331/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109936056355720331&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109936056355720331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109936056355720331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/tazakka.html' title='.. Tazakka ..'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109918595196325020</id><published>2004-10-31T08:15:00.000+07:00</published><updated>2004-10-31T08:55:56.326+07:00</updated><title type='text'>Badar (akhir)</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img width=500 src=http://www.geocities.com/cik_sa/masjeed.txt&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=330000&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt; Pengaruh Perang Badar.  &lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kaum Muslimin memperolehi kemenangan di Badar, Rasulullah dan pasukannya kembali semula ke Madinah. Semua yang memusuhi baginda mula &lt;b&gt; (1) merasa gentar dan takut untuk memusuhi kaum Muslimin.&lt;/B&gt; Dengan sebab ini juga &lt;b&gt;(2)jumlah orang yang memeluk Islam semakin bertambah&lt;/B&gt;.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Rasulullah saw tiba di Madinah, baginda &lt;b&gt;(a) mengutus 2 orang utusan untuk menyampaikan khabar gembira&lt;/B&gt; mengenai peperangan ini. Salah seorang dari utusan itu ialah Abdullah bin Rawahah. Abdullah berseru kepada orang-orang Madinah:  &lt;br /&gt;Ertinya: "Hai kaum Anshar, bergembiralah kalian dengan kemenangan Nabi Muhammad saw. Dan terbunuh, dan tertawannya kaum Musyrikin"  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Abdullah &lt;b&gt;(b)menyebutkan nama beberapa pemuka Quraisy yang terbunuh di Badar.&lt;/b&gt; Berita tersebut dikhabar kesetiap rumah orang Anshar. Berita itu disambut dengan nyanyian pantun oleh anak-anak kecil bagi menunjukkan kegembiraan dan kesyukuran. Sebahagian dari mereka masih ada yang ragu-ragu dan sebilangan mereka pula yakin dengan berita yang disampaikan oleh Abdullah itu. Sehinggalah tibanya kedatangan Nabi saw dengan sejumlah tawanan yang diawasi oleh Syarqam. Baginda disambut dengan gembira oleh kaum Muslimin apabila baginda dan pasukannya tiba disuatu tempat yang bernama Rauha’.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua hati orang yang memusuhi kaum Muslimin diselubungi oleh perasaan takut. Abu Sufian sendiri bernazar tidak akan mencuci kepalanya dengan air sebelum dapat memerangi Rasulullah dan kaum Muslimin. Perasaan kaum Muslimin yang bersembunyi di Mekah dipenuhi dengan kegembiraan serta bertambah teguhnya iman dan keyakinan mereka terhadap Islam.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;b&gt; Sikap Kaum Muslimin Terhadap Musuh.  &lt;/B&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi saw berwasiat kepada para sahabatnya agar &lt;b&gt;(c)tetap berlaku baik terhadap tawanan&lt;/b&gt; seperti yang tercantum dalam sabda baginda:  &lt;br /&gt;"Aku wasiatkan kepada kamu agar kamu berbuat baik terhadap mereka".  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana yang diceritakan oleh Abu Aziz bin Umair tentang sikap kaum Muslimin terhadap tawanan adalah seperti berikut: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=003366&gt;&lt;B&gt;&lt;br /&gt;"Aku ditawan di tengah keluarga Anshar, sekembalinya dari Badar. Jika tiba waktu makan siang ataupun makan malam mereka selalu memberikan aku sepotong roti sedangkan mereka sendiri terpaksa makan kurma, kerana mereka dipesan oleh Nabi untuk berlaku baik terhadap tawanan. Setiap kali mereka memperolehi sepotong roti, mereka akan memberikannya kepadaku, sehingga aku malu atas perlakuan baik yang mereka lakukan. Maka aku kembalikan roti itu kepada mereka. Namun roti itu tetap diberikan kembali kepadaku."  &lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Seluruh tawanan perang dalam pandangan Islam &lt;b&gt;harus diperlakukan sama tiada beza diantara keluarga terdekat atau orang lain.&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi &lt;b&gt;(d)memaafkan semua tawanan perang Badar.&lt;/b&gt; Mereka diminta untuk &lt;b&gt;(e)membayar tebusan&lt;/b&gt; untuk diri mereka bagi mampu. Harga tebusan itu ditentukan menurut keadaan ekonomi mereka. Seseorang yang tidak mampu membayar tebusan mereka dimaafkan oleh Nabi, dan dibebaskan begitu sahaja. Dengan adanya ketetapan ini, maka kaum Quraisy mulai mengirim wang tebusan mereka kepada kaum Muslimin agar para tawanan itu segera dibebaskan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebahagian para tawanan yang tidak mampu membayar tebusan, Nabi memerintahkan mereka untuk &lt;b&gt;(f)mengajar sepuluh orang anak kaum Muslimin membaca dan menulis.&lt;/b&gt; Setiap orang diminta untuk mengajar 10 orang anak kaum Muslimin. Zaid bin Thabit termasuk salah seorang yang belajar dengan cara ini. Kebijaksanaan semacam ini sudah tentu adalah satu usaha memajukan bidang pendidikan dan memberikan semangat kepada orang untuk belajar membaca dan menulis.&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------------------------&lt;br /&gt;well.. pernah jumpa orang baik macam ni?? Itu lah dia.. prophet Muhammad SallaLlahu-alaihi-wassallam.. junjungan kita.. rujukan kita.. &lt;br /&gt;&lt;font color=003366&gt;&lt;B&gt;&lt;br /&gt;"Laqad kaana lakum fi rasuliLlahi uswatun hasanatul-liman kaana yarju-Llaha wal-yaumal akheer, wazakaraLlahu katheera.." (Al Ahzab:21)&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya telah ada pada (diri) RasuluLlah itu contoh teladan yang baik bagimu (iaitu) bagi orang yang mengharapkan (rahmat) ALlah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak mengingati ALlah.&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita semua sentiasa ingatkan diri kita agar mencontohi manusia yang paling sempurna.. iaitu junjungan kita Muhammad SallaLlahu 'Alaihi Wasallam.. ameen..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109918595196325020?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109918595196325020/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109918595196325020&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109918595196325020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109918595196325020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/badar-akhir.html' title='Badar (akhir)'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109910129299470244</id><published>2004-10-30T08:07:00.000+07:00</published><updated>2004-10-30T08:55:51.803+07:00</updated><title type='text'>Apa Bezanya Kita?</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;Apa bezanya kita?&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOCC&gt;------------------------------------&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src=http://www.geocities.com/cik_sa/Pulo.txt&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;Walaupun kita dah banyak kali baca text ni.. cuba baca sekali lagi kesimpulan kat bawah tu.. ada LAIN sket..&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOCC&gt;------------------------------------&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari yang nyaman, dengan tiupan angin sepoi-sepoi bahasa, sebuah keluarga besar telah pergi berkelah di tepi pantai. Keluarga ini merupakan keluarga yang kaya raya. Ada taukey balak, ada taukey minyak sawit, ada taukey getah, ada taukey emas dan macam-macam lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, tidak mungkin dalam satu bakul buah itu semuanya elok belaka. Pasti ada juga yang busuk. Sebenarnya kehidupan adik-beradik ini bermula goyah selepas bapa mereka dibunuh secara kejam di Turki. Mereka mula bertelagah sesama sendiri. Bagi abang-abang yang kaya, mereka melupakan adik-adik mereka yang miskin. Bagi adik-adik yang mula belajar hidup berdikari, maka berusahalah mereka membantu adik-adik yang miskin itu semampunya bagi menempelak abang-abang mereka yang kaya raya yang sudah lupa diri itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari selepas keluarga ini berkelah, seorang adik perempuan mereka telah diculik dan telah dicabul dengan kejam. Perlakuan ini dilakukan di depan khemah abang-abang yang kaya itu. Pencabulan si adik itu dilakukan oleh sekumpulan pendatang haram yang suka mengacau kehidupan orang lain. Adik-adik yang lemah ini hanya mampu memandang dengan kesayuan. Tetapi si abang hanya melihat dengan keseronokan adik perempuan mereka dicabul kehormatannya di depan khemah mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama selepas itu pula, salah seorang adik lelaki mereka pula telah lemas dihanyut ombak. Salah seorang daripada mereka cuba menyelamatkan si adik yang lemas itu tetapi di halang oleh abang atas alasan, marilah bawa berbincang dhaulu. Jangan terburu-buru, bahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, di saat adik perempuan mereka di ratah dengan penuh nafsu oleh sekumpulan pendatang haram itu, dan adik lelaki pula hampir kelemasan di tengah lautan, mereka telah duduk berbincang sambil makan makanan yang mewah-mewah dan minuman yang lazat-lazat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tajuk persidangan kita hari ini adalah "Cara-cara menelamatkan adik perempuan yang dirogol dan adik lelaki yang kelemasan". Itulah kata si abang sulung selaku pengerusi majlis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adik-adik yang lebih muda dan bersemangat hendak terus bergocoh dengan pendatang haram itu dan juga tanpa menghiraukan keselamatan, ignin sahaja terus menyelamatkan adik lelaki mereka yang kelemasan itu. Tetapi dengan tenang si abang-abang berkata : "Inilah orang muda suka sangat ikut perasaan. Cuba sikit hormat orang tua. Kita ambil jalan yang lebih berdiplomasi". Akhirnya si abang berjumpa dengan ketua pendatang haram itu. "Ini resolusi kami. Jangan rogol adik kami lagi. Kalau nak sangat tubuh adik kami pun, cuba hentikan perogolan itu dulu. Kita buat gencatan nafsu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka pun berbincang. Sambil berbincang itu, pencabulan terhadap adik perempuan mereka itu masih berjalan sambil ditonton oleh adik-beradik yang lain. Tentang si adik lelaki yang kelemasan, seorang dari mereka cuba mendapatkan bot penyelamat, tapi di halang oleh abang yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hoi monyet! senyaplah..pengkhianat!". Getus hati si adik yang tidak puas hati kerana bot penyelamat yang ada telah dibocorkan oleh abang-abang mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya adik-adik berdarah muda telah diketepikan. Bagi si abang, adik berdarah muda merosakkan keadaan sahaja. Adi-adik muda ada yang dikenakan akta Ikut Suka Aku, dikhatankan buat kali kedua, dirosakkan khemahnya dan pelbagai lagi. Manakala, adik-adik perempuan muda pula ditakut-takutkan akan hilang kehormatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan semakin genting. Adik beradik yang diketepikan itu mengadakan satu mesyuarat lain, kononnya tergempar. Kali ini mereka agak sepakat. "Kami mengutuk sekeras-kerasnya tindakan pendatang haram mencabul adik perempuan kami. Selamatkan adik kami yang kelemasan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi mereka hanya memasang sepanduk di sepanjang pantai tersebut. Dengan harapan, ada orang yang akan membantu mereka. Adik perepuan mereka semakin terus dicabul. Adik beradik tadi hanya terus menonton drama itu dari dekat selepas bermesyuarat tergempar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adik lelaki mereka pula sekiranya tadi tangannya kelihatan, kini seolah sudah hampir mati. Hanya menuggu malaikat maut datang mengambil nyawa. Lalu diangkatlah lagi sepanduk "Selamatkan adik kami yang kelemasan" setinggi-tingginya degan harapan ada orang lain yang membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila melihat sepanduk itu tidak berkesan. Mereka bermesyuarat lagi. Dan mereka mengeluarkan sepanduk yang baru. Yang lebih cantik dan mahal Adik perempuan terus dinodai. Adik lelaki sudah semakin hanyut di tengah lautan..adik beradik lain pula terus bermesyuarat dan bermesyuarat untuk menghasilkan sepanduk dengan kata-kata yang lebih menarik...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah satu kisah keluarga besar di satu tempat yang di rahsiakan tempatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: &lt;br /&gt;* Adik perempuan itu bernama PALESTINE&lt;br /&gt;* Adik lelaki itu bernama IRAQ&lt;br /&gt;* Abang-abang itu NEGARA ARAB yang kaya raya&lt;br /&gt;* Adik-adik yang senyap itu NEGARA ISLAM yang membangun dan mundur&lt;br /&gt;* Adik-adik yang berdarah muda itu GERAKAN-GERAKAN ISLAM&lt;br /&gt;* Mesyuarat itu adalah MESYUARAT OIC&lt;br /&gt;* Bapa yang mati adalah KHALIFAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOCC&gt;------------------------------------&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;okay.. walaupun artikel ni dah lama.. dan perlu diupdate pada sisi-sisi yang tertentu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi, persoalannya..&lt;br /&gt;&lt;font color=33AA00&gt;&lt;br /&gt;1. "apa beza kita (Muslim di Pan Asia - Filipina, Malaysia, Indonesia, Tim-Tim?) dengan situasi di atas???"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. "apa yang boleh kita lakukan dalam semua situasi2 yang melibatkan umat Islam?? anyone? Demo? *well, okay.. ada lah jugak kesan EDmo kat KL semalam.. * &lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/cik_sa/KLDPP.txt"&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOCC&gt;------------------------------------&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Gabungan NGO-PKN-PAS di hadapan Thai Embassy&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOCC&gt;------------------------------------&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lagi?? Demo wont solve anything.. serious.. Dulu masa peristiwa berdarah pada Jan 2004.. kita ada buat Demo tak? cant remember.. tapi kalau kita ada buat pun.. sama juga kan? No solution..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, dah berapa banyak demo yang telah dibuat.. untuk setiap satu peristiwa di dunia ini.. Iraq?? Palestine?? U tell me.. tapi satu pun tak berhasil.. ke saya yang tak nampak? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*thinking..*&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOCC&gt;------------------------------------&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;MARI KITA TENGOK SLOGAN.. *anyone can add their link/source, appreciate it*&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOCC&gt;------------------------------------&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/cik_sa/klbanner1.txt"&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOCC&gt;------------------------------------&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Stop The Genocide of Muslim by Thailand&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOCC&gt;------------------------------------&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/cik_sa/klbanner2.txt"&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOCC&gt;------------------------------------&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Thaksin = Bush ??&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOCC&gt;------------------------------------&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109910129299470244?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109910129299470244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109910129299470244&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109910129299470244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109910129299470244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/apa-bezanya-kita.html' title='Apa Bezanya Kita?'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109904259695794496</id><published>2004-10-29T16:28:00.000+07:00</published><updated>2004-10-29T16:53:51.206+07:00</updated><title type='text'>KEBANGKITAN RUH : IMAN, KEMULIAAN DAN HARAPAN [2]</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;KEBANGKITAN RUH : IMAN, KEMULIAAN DAN HARAPAN [2]&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;strong&gt;Tiga Kunci .....&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sesungguhnya, Rasulullah telah menanamkan tiga hal pada diri sahabat untuk membangkitkan motivasi mereka, yakni :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&gt;&gt; Pertama &lt;&lt; &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rasulullah menanamkan dalam hati mereka bahwa risalah yang dibawanya adalah al-haq, sedangkan selain itu adalah al-bathil. Risalah beliau adalah sebaik-baik risalah, manhaj beliau adalah manhaj yang utama, dan syariat yang beliau bawa adalah sistem perundang-undangan yang paling sempurna, yang dengannya akan terwujud kebahagiaan manusia dunia-akhirat. Disamping itu beliau juga membacakan sebagian ayat-ayat Allah kepada mereka, utnuk menambah keteguhan jiwa dan keterikatan hati mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Maka berpegang teguhlah kamu kepada agama yang telah diwahyukan kepadamu. Sesungguhnya kamu berada di atas jalan yang lurus. Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar adalah suatu kemuliaan besar bagimu dan bagi kaummu dan kelak kamu akan diminta pertanggungan jawab. (Az-Zukhruf : 43-44)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Maka bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya kamu berada di atas kebenaran yang nyata. (An-Naml : 79)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu), maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. (Al-Jatsiyah : 18)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya. (An-Nisa' : 65)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Meraka (para sahabat) pun akhirnya beriman dan yakin dengan ayat-ayat ini serta berusaha untuk senantiasa bertolak dari sana dalam segala urusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&gt;&gt; Kedua &lt;&lt; &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rasulullah menanamkan dalam hati para sahabat bahwa selama mereka berada dalam kebenaran dan menjadi pembelanya, maka mereka berasa di atas jalan yang terang. Selain dari yang demikian berarti kegelapan. Selama di tangan mereka tergenggam petunjuk dari langit untuk membimbing manusia, maka konsekuensinya mereka harus menjadi pemandu dan pengarah umat manusia. Mereka harus menjadi pembimbing, pendidik, penunjuk jalan dan penuntun manusia ke arah kebenaran di atas jalan yang lurus.&lt;br /&gt;Al Qur'an Al Karim menegaskan sekaligus menjelaskan kadungan makna ini. Pada sahabat pun mendengan dan menerima penjelsannya secara langsung dari Rasulullah SAW. Allah berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. (Ali Imran : 110)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. (Al-Baqarah : 143)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Al-Hajj : 78)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Mereka pun beriman dan yakin dengan semua yang tercantum dalam ajaran Al Qur'an dan berlomba-lomba untuk mengamalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&gt;&gt; Ketiga &lt;&lt; &lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rasulullah menanamkan dalam hati pada sahabat bahwa selama mereka yakin dengan kebenaran dan merasa bangga berpegang padanya, maka selama itu pula Allah beserta mereka dan akan menolong mereka. Allah pasti akan memberi petunjuk, mendukung, dan memenangkan mereka disaat tak satu pun manusia mau menolong, membantu dan berjuang bersama mereka. Dia akan senantiasa bersama dimana pun mereka berada. Di saat para tentara bumi tidak ada yang mau bangkit bersama mereka, Allah akan menurunkan bantuan dari tentara langit untuk mereka. Para sahabat kemudian menelaah makna-makna ini, sebagaimana yang terpaparkan secara jelas dalam kitab Allah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sesungguhnya bumi (ini) kepunyaan Allah; dipusakakan-Nya kepada siapa yang dihendaki-Nya dari hamba-hamba-Nya. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa. (Al-A'raf : 128)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hambaKu yang saleh. (Al-Anbiya : 105)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa, (Al-Hajj : 40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah menetapkan: "Aku dan rasul-rasul-Ku pasti menang" Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (Al-Mujadilah : 21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ingatlah), ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkan (pendirian) orang-orang yang telah beriman" (Al-Anfal : 12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman. (Ar-Ruum : 47)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Al Qashash : 5)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dengan berbekal tiga keyakinan tersebut, maka Rasulullah telah berhasil menghidupkan -dengan izin Allah- iman dalam hati dan jiwa kaum muslimin. Beliau kemudian menentukan sasaran-sasaran yang harus mereka capai dalam hidup ini. Para sahabat maju ke medan perjuangan untuk mengemban risalah ini, dengan menghafalnya kuat-kuat di dalam dada, serta mengaplikasiknnya dalam akhlak keseharian dan seluruh aktivitas mereka. Mereka hanya mengharap balasan dari Allah, serta yakin akan pertolongan dan dukungan-Nya. Mereka pada akhirnya bisa menundukkan dunia dan memancangkan di atasnya pilar-pilar kehidupan yang utama. Mereka berhasil menegakkan peradaban besar yang diwarnai oleh akhlak karimah dan kasih sayang terhadap sesama. Segala akibat buruk dalam kehidupan jahiliyah mereka kikis habis dan diganti dengan kebaikan abadi yang bersumber dari Al Qur'an Al Karim. Allah tidaklah menghendaki, kecuali menyempurnakan cahaya-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan- ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai. (At-Taubah : 32)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kepada ketiga keyakinan inilah kami mengajak manusia sebelum segala sesuatu yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai sekalian manusia !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian lah, sebelum kami berbicara kepada anda tentang shalat dan puasa, tentang peradilan dan hukum, tentang tradisi dan ibadah, serta aturan-aturan muamalah, terlebih dahulu kami akan berbicara tentang hati yang hidup, ruh yang hudup, jiwa yang tanggap, nurani yang terjaga, dan iman yang dalam. Semua itu bisa terwujud dengan ketiga rukun ini :&lt;br /&gt;1. Iman kepada keagungan risalah Islam&lt;br /&gt;2. Bangga dalam memeluk agama Islam, dan&lt;br /&gt;3. Yakin akan datangnya dukungan dan pertolongan Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kalian sudah beriman . . . . ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Risalah Pergerakan - Dakwah Kami di Zaman Baru&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109904259695794496?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109904259695794496/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109904259695794496&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109904259695794496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109904259695794496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/kebangkitan-ruh-iman-kemuliaan-dan_29.html' title='KEBANGKITAN RUH : IMAN, KEMULIAAN DAN HARAPAN [2]'/><author><name>sumartanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109903192085039990</id><published>2004-10-29T13:33:00.000+07:00</published><updated>2004-10-29T16:39:41.060+07:00</updated><title type='text'>KEBANGKITAN RUH : IMAN, KEMULIAAN DAN HARAPAN [1]</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;KEBANGKITAN RUH : IMAN, KEMULIAAN DAN HARAPAN [1]&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sesungguhnya, dibalik fenomena-fenomena yang tampak pada setiap aktivitas dakwah, di dalamnya terdapat dinamika dan kekuatan batin yang menggerakkan, mengontrol dan memberinya kekuatan luar biasa sehingga misi dakwah berjalan lancar dan mampu mewujudkan cita-citanya. Mustahil umat ini akan bangkit tanpa adanya motivasi dalam jiwa mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sesungguhnya Allah tidak akan merubah suatu kaum, kecuali mereka mau mengubah diri mereka sendiri. (Ar-Ra 'd : 11)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, hal terpenting yang harus mendapat perhatian pertama dalam sebuah kerja dakwah, yang nantinya akan menentukan kemunculan, pertumbuhan, dan penyebarannya dimuka bumi, adalah kebangkitan spiritual ini, sehingga yang pertama kali dicanangkan dalam dakwah ini adalah kebangkitan ruh, hati yang hidup, dan ketajaman intuisi. Oleh karena itu, dakwah ini lebih menekankan pada pemberian motivasi dan pembinaan ruhani di atas operasional yang beraneka ragam bentuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami menginginkan terbangunnya jiwa-jiwa yang hidup, kuat dan tangguh. Hati-hati yang segar dan memiliki semangat yang berkobar, jiwa-jiwa optimis yang merindukan terwujudnya nilai-nilai dan tujuan yang lurus, serta mau bekerja keras dalam upaya menuju ke sana. Umat Islam harus berupaya menyatukan jiwa mereka dengan nilai-nilai tersebut, sehingga terbangunlah sebuah akidah yang mentap. Tanpa pemusatan perhatian dan pembatasan sasaran, nasib kebangkitan umat hanya akan seperti lilin kecil ditengah gulita sahara. Nyalanya akan terasas redup, lemah, dan tidak bertenaga. Yang menjadi pertanyaan kemudian, seperti apa pembatasan sasaran itu, dan bagaimana kesudahannya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya, kami berusaha agar dakwah ini senantiasa meniti langkah di atas manhaj dakwah generasi pertama, agar dakwah kontemporer ini menjadi gema dan perpanjangan tangan dari dakwah pertama yang dibawakan oleh Rasulullah SAW sejak seribu empat ratus tahun yang lalu di kota Makkah. Alangkah baiknya jika kita kembali menghayati semangat dakwah yang ada pada masa itu, yang disinari oleh cahaya kenabian dan keagungan wahyu ilahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petunjuk dan cahaya Rabani macam apakah yang sebenarnya diberikan oleh rasul kepada para sahabat, sehingga memunculkan cahaya yang bersinar terang setelah gelap nan gulita? Air kehidupan macam apa pula yang disiramkan oleh beliau ke dalam hati-hati mereka, sehingga mereka bisa selalu bergerak, berkembang, menumbuhkan bunga-bunga, melapisinya dengan dedaunan nurani dan perasaan, serta tumbuh didalamnya kreasi dan kemauan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(to be continued)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109903192085039990?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109903192085039990/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109903192085039990&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109903192085039990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109903192085039990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/kebangkitan-ruh-iman-kemuliaan-dan.html' title='KEBANGKITAN RUH : IMAN, KEMULIAAN DAN HARAPAN [1]'/><author><name>sumartanto</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109892979071531586</id><published>2004-10-28T09:00:00.000+07:00</published><updated>2004-10-28T21:18:34.843+07:00</updated><title type='text'>Jiran.. dan haknya? (updated version)</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;a href="http://hadith.al-islam.com/Bayan/Display.asp?Lang=mal&amp;ID=28"&gt;Mutiara Hadith&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Hadis &lt;/span&gt;&lt;a id="ÕÍÇÈí" name="Abu Syuraih Al-Khuza'iy ra16389"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Abu Syuraih Al-Khuza'iy r.a: &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Nabi s.a.w bersabda: Sesiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, maka hendaklah dia berbuat baik kepada jiran tetangganya. Sesiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, maka hendaklah dia memuliakan para tetamunya. Sesiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, maka hendaklah dia bercakap hanya perkara yang baik atau diam &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;*******************************************&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src=http://www.geocities.com/cik_sa/takbai.txt&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;PATANI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;(both: pät´tänē´) or Patani , city (1990 pop. 41,605), capital of Pattani prov., S Thailand, on the east coast of the Malay Peninsula, near the mouth of the Gulf of Thailand. It is a port and the center of a region producing most of the spices grown in Thailand, as well as rubber and coconuts. Tin is mined and smelted, salt is extracted, and nests for bird's-nest soup are harvested. The people are for the most part Malay Muslims. Pattani was a seat of the &lt;a href="http://www.encyclopedia.com/html/S/Sailendr.asp"&gt;Sailendra&lt;/a&gt; power during the Sailendra domination of the Malay Peninsula and later was the center of a Malay state, which was drawn into the Thai orbit. With &lt;a href="http://www.encyclopedia.com/html/A/Ayutthay.asp"&gt;Ayutthaya&lt;/a&gt; , it was one of the first places in Siam opened to the Portuguese in the 16th cent. At first bound only by tenuous links of suzerainty to the courts of Ayutthaya and Bangkok, against which it was several times in revolt, Pattani was reduced to provincial status in the 19th cent. &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;**************************&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/cik_sa/Thai8.txt"/&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOCC&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang syaheed insha ALlah..&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;A pickup truck filled with two dead Muslim demonstrators heads out of a military camp in Pattani province a provincial capital 1,100 km (700 miles) south of Bangkok, 27 October 2004. More than 1,200 men arrested after Monday's protest outside a police station in the neighbouring province of Narathiwat are still being held at the base, along with the bodies of the 78 who died of suffocation in overcrowded army trucks.Thai Prime Minister Thaksin Shinawatra said on Wednesday mistakes were made leading to the deaths in army custody of 78 Muslims as distraught relatives recovered bodies at a military base in the far south.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27 Oct 2004 REUTERS/Sukree Sukplang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/cik_sa/Thai7.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOCC&gt;&lt;br /&gt;Sampai bila kita akan jadi begini?&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/cik_sa/Thai6.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOCC&gt;&lt;br /&gt;Di mana-mana pun.. Islam kembali sebagai bangsa tertindas.. Adakah ukhuwah kini dibataskan oleh lingkungan geografi? Di mana hati? Di mana iman? Di mana umat Islam? Di mana kita berpijak? Di mana kita berjuang? Di mana Islamnya kita? *thinking madly..*&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/cik_sa/Thai4.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Relatives bury a Muslim demonstrator at a cemetery in Narathiwat province, October 27, 2004. The U.S. asked close ally Thailand to investigate fully the deaths of 78 Muslim protesters in military custody after Thai Prime Minister Thaksin Shinawatra defiantly defended the actions of his troops. Despite an expression of regret to parliament, Thaksin rebuffed criticism of his attitude to human rights. Photo by Sukree Sukplang/Reuters &lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penahanan 6 guru agama punca pertempuran&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAK BAI 26 Okt. - Penahanan enam guru agama dari Kampung Hen, di sini&lt;br /&gt;menjadi punca utama yang mencetuskan pertempuran berdarah antara tentera Thailand dan penduduk Islam yang mengadakan tunjuk perasaan bagi menuntut pembebasan mereka di depan Balai Polis Tak Bai, semalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut guru sebuah pondok pengajian agama di sini, Muhammad Hussein,&lt;br /&gt;keenam-enam guru berkenaan ditahan oleh polis Thailand sejak seminggu&lt;br /&gt;lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Keenam-enam mereka yang aktif dalam kegiatan agama ditahan oleh&lt;br /&gt;polis selepas membuat aduan bahawa senjata api yang dimiliki oleh mereka ketika menjalankan tugas sebagai pengawal keselamatan kampung telah dirampas oleh sekumpulan lelaki yang bersenjatakan M-16," katanya kepada Utusan Malaysia di Kampung Bharu di sini, hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertempuran semalam, pihak berkuasa Thailand melaporkan enam&lt;br /&gt;orang terbunuh, tetapi penduduk-penduduk Tak Bai yang menyaksikan peristiwa itu mendakwa jumlah yang terkorban jauh lebih ramai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad berkata, pihak berkuasa Thailand menahan mereka sambil&lt;br /&gt;berjanji kepada keluarga guru-guru itu bahawa mereka boleh diikat jamin apabila siasatan selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimanapun apabila keluarga datang ke Balai Polis Tak Bai untuk&lt;br /&gt;menjamin mereka, pihak polis enggan membenarkannya dan mendakwa kes itu masih dalam siasatan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata beliau, apa yang membangkitkan lagi kemarahan keluarga tersebut&lt;br /&gt;ialah pihak polis tidak dapat memberi alasan kenapa guru-guru itu ditahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad yang turut hadir ke balai polis bersama keluarga berkenaan&lt;br /&gt;berkata, tindakan pihak polis tersebut menimbulkan kemarahan kepada umat Islam di daerah ini yang berpendapat 'ada sesuatu yang tidak kena' dengan sikap polis tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oleh itu pagi semalam kira-kira pukul 8.30 pagi hampir 500 orang&lt;br /&gt;yang terdiri daripada pelajar-pelajar pondok pengajian agama dari Pattani, Yala, Narathiwat, Sungai Padi, Sungai Golok dan Cha Ai Rong berkumpul di Balai Polis Tak Bai bagi membantah penahanan itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada mulanya pihak polis bersetuju untuk membebaskan keenam-enam&lt;br /&gt;mereka dan meminta orang ramai yang hadir supaya bersabar, bagaimanapun setelah menunggu hampir empat jam tiada apa-apa berlaku," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad berkata, keadaan itu menimbulkan kemarahan orang ramai dan&lt;br /&gt;keadaan mulai tegang apabila penunjuk perasaan mula membaling batu ke arah pihak polis dan tentera yang berkawal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, kehadiran lebih ramai orang terutamanya penduduk kampung&lt;br /&gt;di tempat kejadian ‘memanaskan’ lagi keadaan dan ia sampai ke&lt;br /&gt;kemuncaknya pada pukul 3 petang apabila pihak berkuasa Thailand mula melepaskan gas pemedih mata dan pancutan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ia disusuli dengan tembakan dengan peluru hidup ke arah orang ramai&lt;br /&gt;dan saya yakin ramai yang terkorban termasuk penonton," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya adakah pelajar-pelajar yang terlibat dalam demonstrasi itu&lt;br /&gt;mempunyai kaitan dengan mereka yang merusuh di Pattani pada 28 April lalu, Muhammad mengakui mereka adalah saki-baki kumpulan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau berkata, kesemua penunjuk perasaan itu berusia sekitar 19&lt;br /&gt;tahun hingga 21 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk dakwa 100 maut -- Thailand akui 84 terbunuh dalam tragedi&lt;br /&gt;berdarah di selatan Thai&lt;br /&gt;--------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/cik_sa/Thai5.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAK BAI 26 Okt. - Thailand hari ini mengakui sekurang-kurangnya 84&lt;br /&gt;penunjuk perasaan terkorban ekoran pertempuran sengit dengan pasukan&lt;br /&gt;keselamatan di sini semalam tetapi penduduk memberitahu lebih 100 orang terkorban dalam tragedi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk di tiga buah kampung yang menyaksikan peristiwa berdarah itu&lt;br /&gt;percaya ia meragut lebih 100 nyawa, jauh lebih tinggi berbanding yang&lt;br /&gt;diumumkan oleh pihak berkuasa Thailand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditemui di Kampung Che Hen, Kampung Bahru dan Kampung Umum&lt;br /&gt;Lanas di sini, mereka mendakwa menyaksikan tidak kurang daripada 50 mayat bergelimpangan manakala terdapat berpuluh mayat yang telah dimasukkan ke dalam trak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami yakin tidak kurang 100 orang terbunuh dalam kejadian itu dan&lt;br /&gt;bukannya enam orang seperti yang diumumkan oleh kerajaan," kata Nik Lop Nik Rani yang turut cedera ringan dalam kejadian ketika berusaha menyelamatkan diri daripada tembakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kejadian di depan Balai Polis Tak Bai itu, pihak berkuasa&lt;br /&gt;Thailand semalam mendakwa, hanya enam orang terbunuh manakala berpuluh-puluh cedera dan lebih 400 berjaya ditahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat hari ini, para pegawai Thailand mengakui sekurang-kurangnya 84&lt;br /&gt;penunjuk perasaan mati dipercayai kerana lemas atau terhimpit di&lt;br /&gt;dalam trak polis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka adalah di antara kira-kira 1,300 penunjuk perasaan yang&lt;br /&gt;ditangkap dan dicampakkan ke dalam beberapa buah trak dengan keadaan terbaring dan bertindih-tindih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbalan Komander Briged Keempat, Mejar Jeneral Sinchai Nujsathit&lt;br /&gt;berkata, mangsa-mangsa itu mungkin mati lemas semasa berhimpit-himpit di dalam trak-trak polis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Pornthp Rojanasunan, pakar forensik yang bekerja untuk Kementerian Kehakiman dalam satu sidang akhbar hari ini, berkata beliau dan sekumpulan doktor telah menjalankan bedah siasat ke atas 78 mayat di sebuah kem tentera di wilayah Pattani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kumpulan doktor itu mendapati kebanyakan daripada mangsa-mangsa&lt;br /&gt;tersebut meninggal dunia akibat kesukaran bernafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian itu adalah yang terburuk di selatan Thailand, selepas&lt;br /&gt;peristiwa berdarah di Masjid Kerisik di Pattani pada 28 April yang menyaksikan 32 orang militan dibunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu Nik Lop yang ditemui di Kampung Che Hen yang terletak&lt;br /&gt;tidak sampai satu kilometer dari tempat kejadian berkata, dia melihat&lt;br /&gt;anggota tentera dan polis Thailand melepaskan tembakan secara rambang ke arah penunjuk perasaan kira-kira pukul 3 petang (waktu Thailand).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum itu mereka melepaskan penyembur air dan gas pemedih mata&lt;br /&gt;bagi menyuraikan kelompok orang ramai yang berkumpul kepada dua kumpulan iaitu penunjuk perasaan dan penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagi penunjuk perasaan mereka kekal berdiri di situ sambil&lt;br /&gt;melaungkan takbir 'Allahu Akhbar' serta melontar batu. Penonton pula&lt;br /&gt;bertempiaran lari untuk menyelamatkan diri termasuk menuju ke arah sungai yang terletak hanya lima meter dari tempat kejadian mencuci muka bagi menghilangkan kepedihan gas pemedih mata," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya, dalam keadaan kelam-kabut itu, pihak keselamatan terus&lt;br /&gt;melepaskan tembakan ke arah penunjuk perasaan yang ternyata tidak berganjak walaupun diberi amaran supaya bersurai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang lagi saksi yang tinggal di Kampung Bahru, Ahmad Jusuf, 25,&lt;br /&gt;berkata, dia melihat berpuluh-puluh mayat dimasukkan ke dalam trak manakala berpuluh-puluh lagi cedera akibat tembakan yang dilepaskan oleh pasukan polis dan tentera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana mereka boleh mendakwa hanya enam orang sahaja yang&lt;br /&gt;terbunuh sedangkan pagi ini polis menjumpai tiga lagi mayat yang mempunyai kesan tembakan terapung di Pulau Panjang berdekatan tempat kejadian," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga-tiga mayat itu telah dihantar ke Hospital Narathiwat dan masih&lt;br /&gt;belum dikenali identitinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan penduduk berkenaan disahkan oleh senarai nama enam orang&lt;br /&gt;dari daerah Takbai yang terbunuh dalam pertempuran itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam senarai yang dikeluarkan oleh Balai Polis Tak Bai, mereka yang&lt;br /&gt;terbunuh dikenali sebagai Tuan Haron Mohd.Zin, 22; Mohd. Zaidu&lt;br /&gt;Qossim, 21; Muhammad Isa, 23; Mat Qasim, 19; Awang Bie, 53 dan Abu Tholib Seto, 27.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kampung Ummu Lanas pula, penduduk kampung berkenaan mengesahkan 43&lt;br /&gt;orang dari kampung itu dilaporkan hilang dan setakat ini hanya seorang disahkan terbunuh, manakala di Kampung Bahru pula tidak kurang daripada 60 orang penduduk kampung tidak diketahui nasib mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami belum mengetahui nasib mereka tetapi ada khabar bahawa&lt;br /&gt;sebahagian mereka terbunuh memandangkan pihak tentera turut melepaskan tembakan secara rambang ketika mereka berusaha untuk menyelamatkan diri ke dalam sungai," kata seorang guru agama di kampung itu, Senawi Hassan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang saksi dari kampung berkenaan, Shamsul Leman, 21, pula&lt;br /&gt;mendakwa melihat lebih 100 orang cedera termasuk sebahagian besarnya parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya lihat tidak ada ambulans yang datang, kesemua yang cedera&lt;br /&gt;diikat tangan sebelum dimasukkan ke dalam trak untuk dibawa ke hospital bersama-sama tahanan yang tidak cedera," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, seorang wartawan tempatan yang membuat liputan ketika&lt;br /&gt;pertempuran berlaku berkata, beliau yakin jumlah kematian melebihi 50&lt;br /&gt;orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini kerana pihak tentera melepaskan tembakan tanpa henti selama 10&lt;br /&gt;minit ke arah orang ramai yang berkumpul dan saya lihat ramai yang&lt;br /&gt;terbaring dalam keadaan berlumuran darah selepas tembakan berhenti," katanya ketika ditemui di depan Balai Polis Tak Bai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkembangan berkaitan, seorang pegawai kanan pihak berkuasa&lt;br /&gt;Thailand ketika ditemui di tempat kejadian enggan mengulas mengenai jumlah kematian sebenar tetapi tidak menafikan 'jumlah korban mungkin tinggi'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami masih menjalankan siasatan termasuk berusaha mencari mereka&lt;br /&gt;yang mungkin lemas ketika terjun ke dalam sungai berdekatan dan memantau keadaan mereka yang cedera," katanya yang turut terlibat dalam operasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk sifatkan berada di zon perang&lt;br /&gt;----------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/cik_sa/Thai3.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAK BAI 26 Okt. - Beberapa orang penduduk kampung yang terperangkap&lt;br /&gt;dalam pertempuran antara tentera dan penunjuk perasaan di depan Balai Polis Tak Bai, di sini semalam menyifatkan mereka ibarat berada dalam zon perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini kerana menurut mereka, tembakan yang dilepaskan oleh pihak polis&lt;br /&gt;dan tentera hanya beberapa inci sahaja daripada paras kepala ketika semua yang berada di situ diarahkan meniarap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemuda dari Kampung Bharu, Nur Iman Ahmad, 23, berkata,&lt;br /&gt;sebaik sahaja mendengar bunyi tembakan serta jeritan manusia, dia terus meniarap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya, ketika itu apa yang ada dalam fikirannya ialah maut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak fikir perkara lain kerana suasana ketika itu amat&lt;br /&gt;mengerikan dengan bunyi tembakan bertalu-talu disertai jeritan Allahhuakbar benar-benar menakutkan saya," katanya yang tinggal kira-kira 50 meter dari tempat kejadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Nur Iman, dia bersama-sama beberapa orang kawannya pergi ke&lt;br /&gt;tempat tersebut bagi menyaksikan demonstrasi yang dilakukan oleh lebih 500 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami tidak terlibat hanya sekadar menonton sahaja dan ternyata ia&lt;br /&gt;hampir meragut nyawa kami. Saya dilepaskan setelah seorang anggota polis yang bertugas mengenali saya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang penduduk Kampung Che Hen, Rani Hussein, 32, berkata, dia&lt;br /&gt;terpaksa berendam di dalam Sungai Tak Bai berhampiran tempat kejadian hampir dua jam untuk menyelamatkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rani mendakwa, ketika itu dia melihat ramai penunjuk perasaan yang&lt;br /&gt;terkena tembakan terhumban ke dalam sungai tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ramai di antara mereka mati dan ketika itu saya hanya berdoa kepada&lt;br /&gt;Allah agar saya selamat memandangkan tembakan bergema hampir 10 minit," katanya yang berniaga sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya, dia terpaksa terjun ke dalam sungai selepas mendengar&lt;br /&gt;tembakan ketika sedang membasuh muka akibat terkena gas pemedih mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang lagi penduduk Kampung Bahru, Che Soh Che Mat, 40, pula&lt;br /&gt;berkata, suasana ketika itu amat menakutkan kerana ramai yang terkena tembakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami ibarat berada di medan perang, di setiap penjuru ada orang&lt;br /&gt;bergelimpangan akibat terkena tembakan dan baju saya sendiri dibasahi&lt;br /&gt;darah mereka yang cedera," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Che Soh, ketika diarah meniarap oleh pihak tentera, dia cuba&lt;br /&gt;memberanikan diri untuk memaklumkan bahawa dia hanya orang kampung&lt;br /&gt;dan bukan penunjuk perasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimanapun, pihak tentera mengarahkan saya tetap meniarap dan&lt;br /&gt;jangan bangun sehingga suasana benar-benar terkawal," katanya sambil&lt;br /&gt;menjelaskan dia melihat berpuluh-puluh mayat bergelimpangan sebelum kembali ke rumahnya yang terletak kira-kira 200 meter dari tempat kejadian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/cik_sa/Thai2.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt;Tentera penceroboh Thai tembok petujuk perasaan&lt;/B&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PATANI-DARUSSALAM: - 26 oktober,- Beribu-ribu orang Melayu Patani&lt;br /&gt;mengada kan tujuk persaan dihadapan pejabat daerah Taba, wilayah Menara hari ini ( Isnin 25/10), sekurang-kurangnya 6 petujuk perasaan gugur syahid dan beratus-ratus cedera apabila pihak askar penceroboh Thai bertindak ganas melepaskan tembokan dengan senjata berat kearah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksud tunjuk perasaan itu hanya mendesak supaya 6 sukarilawan (OSO)&lt;br /&gt;yang dituduh menjual senjata kepada pejuang kemerdekaan Patani, sedangkan senjata itu diberikan oleh penceroboh untuk memerangi pejuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih 400 penunjuk perasaan lagi, kebanyakannya belia, ditahan dan&lt;br /&gt;dibawa ke kem tentera Inkayut Borikan, Patani manakala pihak pencerobok Thai segera mengenakan perintah berkurung mulai pukul 10 malam hingga 6 pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertempuran bermula kira-kira jam 2 petang waktu tempatan itu berlaku&lt;br /&gt;di luar sebuah balai polis di Tabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian itu adalah yang terburuk di Patani, selepas peristiwa berdarah di Masjid Kerisik di Patani pada 28 April lalu yang menyebabkan 32 orang Jamaat tabligh yang keluar berdakwah gugur syahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kejadian hari ini saksi-saksi berkata, sebaik sahaja askar-askar mara, dan melepaskan tembakan kearah penujuk perasaan, manakala&lt;br /&gt;penunjuk perasaan melemparkan batu kearah tentera penceroboh Thai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pihak penceroboh Thai pula berkata, kira-kira 20 penunjuk perasaan dan 10 askar serta polis cedera sewaktu pertempuran mula meletus dengan batu-batu dilemparkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Televisyen penceroboh melaporkan, lebih 400 penunjuk perasaan ditahan&lt;br /&gt;dan dibawa ke berek askar untuk disoal siasat berhubung peristiwa&lt;br /&gt;terbaru itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siaran televisyen itu juga menyiarkan imej askar-askar penujuk perasaan melepaskan penyembur air dan gas pemedih mata bagi menyuraikan beribu-ribu penunjuk perasaan yang berhimpun di balai polis Tabar sejak awal pagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunjuk perasaan dilancarkan oleh penduduk kampung hari ini bagi&lt;br /&gt;mendesak pihak berkuasa membebaskan enam sukarelawan (OSO) yang ditangkap polis, minggu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polis penceroboh Siam menahan mereka atas tuduhan menjual senjata&lt;br /&gt;kepada pejuang kemerdekaan Patani, Bagaimanapun, sukarelawan itu mendakwa, senapang mereka hilang dicuri orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kejadian berdarah di Patani April lepas, pejuang kemerdekaan&lt;br /&gt;Patani menyerang beberapa balai polis dan pos tentera di wilayah Patani, Jala dan Senggora.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komander Tentera penceroboh Thai Wilayah Selatan, Pisan&lt;br /&gt;Wattanwonngkeree, pada satu sidang media hari ini berkata: "Saya arahkan mereka bersurai. Mereka mempunyai senjata. Para pemberita boleh melihat mereka menggunakan senjata untuk bertempur dengan pegawai-pegawai keselamatan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Perdana Menteri penceroboh Thailand, Thaksin Shinawatra yang melakukan lawatan mengejut ke tempat kejadian berkata: "Saya mahu memberi tahu masyakat Melayu bahawa saya tahu apa yang berlaku di Patani dan saya tidak akan membenarkan pihak berkuasa menganggu orang awam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimanapun apabila pihak berkuasa menguatkuasakan undang-undang,&lt;br /&gt;mereka perlu menghormatinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut beliau, kunjungannya itu untuk melihat sendiri tempat&lt;br /&gt;berlakunya pertempuran itu dan untuk memberi sokongan moral kepada pihak berkuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pergolakan di Patani mula meletus pada Januari lalu apabila sekumpulan bersenjata menyerbu sebuah kem tentera dan membunuh empat askar sebelum merampaskan beratus-ratus laras senjata termasuk raifal M 16.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu, pergolakan terus menjadi-jadi dengan lebih 465 orang&lt;br /&gt;terkorban dalam pergolakan yang berlaku di empat wilayah iaitu Patani, Jala, Menara dan Senggora, yang didiami oleh masyarakat Melayu, Patani adalah sebuah negara yang pernah berdaulat sebelum ditakluk oleh penceroboh Thailand.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Melayu Patani sebelum ini mendakwa mereka menjadi mangsa&lt;br /&gt;diskriminasi oleh penalukan Siam khususnya dari segi pendidikan dan&lt;br /&gt;pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manakala Thaksin pula berpura-pura memberi perhatian terhadap masalah&lt;br /&gt;ini katanya beliau sendiri 'turun padang' untuk berjumpa dengan&lt;br /&gt;masyarakat Melayu bagi mencari jalan perdamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pegawai penceroboh Thailand turut mengadakan perbincangan dengan&lt;br /&gt;pemimpin pejuang pembebasan Patani dalam usaha menamatkan sengketa di&lt;br /&gt;wilayah tersebut. - UPM/A&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;----------------&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/cik_sa/Thai1.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;References (PENTING!):&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.terasmelayu.org/scores_of_thai_muslims_killed_in.htm" target="_blank"&gt;click here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.terasmelayu.org/mainpage.htm" target="_blank"&gt; click here&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;for english version, click &lt;a href="http://brotherfaiz.blogspot.com" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*hidup tiada ertinya tanpa perjuangan dan pengorbanan..*&lt;br /&gt;&lt;font color=003366&gt;&lt;br /&gt;hidup ini.. tiada erti tanpa redha Ilahi..&lt;br /&gt;mati juga.. tiada ertinya jika bukan untuk &lt;em&gt;deenie..&lt;/em&gt;&lt;/font&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109892979071531586?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109892979071531586/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109892979071531586&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109892979071531586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109892979071531586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/jiran-dan-haknya-updated-version.html' title='Jiran.. dan haknya? (updated version)'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109869505795192082</id><published>2004-10-25T15:59:00.000+07:00</published><updated>2004-10-25T16:04:17.950+07:00</updated><title type='text'>KENANGAN RAMADHAN</title><content type='html'>KENANGAN RAMADHAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki Ramadhan, wajahnya senantiasa membayang dalam benakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok tinggi semampai yang mulai melekat dalam hatiku semenjak dua Ramadhan berselang, 1423 H. Saat itu aku baru saja mengantongi satu amanah, menakhodai sebuah departemen pada suatu organisasi pemuda. Amanah itu diserahkan kepadaku tanpa SDM  dan konsep yang cukup signifikan, karena merupakan departemen baru dalam organisasi tersebut. Akhirnya aku melakukan dua hal, melakukan eksplorasi terhadap lembaga-lembaga sejenis dan hunting SDM. Berhasil kudapatkan beberapa nama, namun belum cukup familiar dalam pendengaran dan penglihatanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sosok itu muncul, pada malam-malam terakhir Ramadhan. Pada awal-awal pertemuan, belum jua kusadari bahwa sosok itu termasuk salah satu dari beberapa nama yang akan kutarik menemaniku menjalankan amanah tersebut. Hanya satu yang melekat di benakku, sosok itu terlihat begitu kerap berdiam diri di mesjid, tidak hanya di malam-malam ganjil, tapi hampir pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai akhirnya Allah mengumpulkan kami pada satu amanah. Sebagaimana Allah juga mentakdirkan bahwa ia menduduki posisi yang sangat dekat denganku, menjadi tangan kananku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kedekatan kami secara amanah tidak juga membuatku mengenalnya lebih dekat dan mendalam. Karena sosok itu ternyata sangat pendiam dan tertutup. jarang bersuara bahkan dalam rapat sekalipun. Jarang bercerita apalagi tentang dirinya. Jarang tertawa dalam rapat kami yang sungguh riuh ramai. Walau ia tetap berusaha datang dalam setiap pertemuan, di sela penggarapan tugas akhirnya yang kian mendekat deadline. Ia lebih memilih menuntaskan amanahnya dalam diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali pada Ramadhan 1425 H, sosok itu kulihat masih menghiasi mesjid dalam ibadah i’tikafnya, pada mesjid yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sosok itu demikan pendiam dan tertutup. Bahkan begitu tertutup untuk mendefinisikan sakit maag -yang selama ini kerap membuatnya tidak bisa hadir pertemuan- sebagai disfungsi ginjal. Disfungsi ginjal yang akhinya menjadi penyebab medis yang merenggut nyawanya, ketika hari baru bergulir enam hitungan mengawali April. Tepat satu hari setelah ia menunaikan jihad siyasi-nya pada pemilu legislatif 2004. Ketika saat itu ku sedang menyambung silaturahim dengan ibuku, sehingga tidak bisa ta’ziyah bersama yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga akhirnya Allah memberikan kesempatan tersebut, pada 2 April 2004. Pada sore mendung beralih malam. Pada perkAmpungan Betawi di (sebenar-benarnya) ujung Jakarta Timur. Pada gundukan tanah merah dengan nisan sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gundukan tanah merah yang menyimpan jasad saudaraku.&lt;br /&gt;Membawaku melayang pada kenangan silam.&lt;br /&gt;Pada foto akhwat yang diambil di penghujung 2003,&lt;br /&gt;Pada mabit dalam rangka rapat di penghujung Jatinangor,&lt;br /&gt;Pada buka shaum departemen di penghujung Pusdai,&lt;br /&gt;Pada ‘sedikit konflik’ akibat pemilihan ketua yang diramaikan dengan ranah dinamika.&lt;br /&gt;Pada kenangan-kenangan yang telah Allah goreskan di penghujung benakku ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Rabbi,&lt;br /&gt;Lapangkanlah kuburnya.&lt;br /&gt;Terangilah ia dengan cahaya-Mu yang tiada pernah pudar.&lt;br /&gt;Datangkanlah sosok tampan di hadapannya, sebagai wujud amal kebaikan beliau selama ini.&lt;br /&gt;Kutitipkan ia pada-Mu Ya Allah...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Ingin kusebut nama itu sekali lagi. Kacih Sumiati.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109869505795192082?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109869505795192082/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109869505795192082&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109869505795192082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109869505795192082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/kenangan-ramadhan.html' title='KENANGAN RAMADHAN'/><author><name>dhe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109863324376698700</id><published>2004-10-24T22:53:00.000+07:00</published><updated>2004-10-28T20:34:29.250+07:00</updated><title type='text'>Living in the real world..</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tigasahabat/iraqoil2.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;-------------------------&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;First map... * scroll down *&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;-------------------------&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tigasahabat/zone.txt" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;-------------------------&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="left"&gt;The Zone.. * where is the green zone? Where is Fallujah? *&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;-------------------------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;reference :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. military - &lt;a href="http://www.militarycity.com/map/iraq.html"&gt;here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. BritishFlash - &lt;a href="http://www.guardian.co.uk/flash/0,5860,863185,00.html"&gt;to the rescue *duhh* &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. More maps? - &lt;a href="http://www.lib.utexas.edu/maps/iraq.html#country.html"&gt;here &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;b&gt;berpijak di bumi nyata, bersembang tiada guna, namun apakan daya, diriku..dirimu.. kita serupa..&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; --&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000033;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;Badar : The Story of Two young Men..&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam peperangan ini juga membaranya semangat jihad yang meluap-luap disetiap hati kaum muslimin begitu juga dengan 2 orang anak remaja yang masing-masing berlumba-lumba untuk mencapai cita-cita mereka iaitu mati syahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehubungan dengan ini Abdurrahman bin Auf menceritakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari peperangan Badar ketika aku ditengah barisan, setiap kali aku menoleh ke kanan dan kekiriku aku dapati 2 orang pemuda yang masih muda sekali usianya. Aku khuatir akan keselamatan keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba salah seorang dari mereka membisikkan sesuatu ke telingaku..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ffcc00;"&gt;Pemuda 1/2: "Hai paman tunjukkan kepadaku yang manakah Abu Jahal itu"&lt;br /&gt;Abdurrahman bin Auf: "Apa maksudmu dengannya?"&lt;br /&gt;Pemuda 2/2: "Aku telah bersumpah jika aku bertemu dengannya akan kubunuh atau aku mati syahid kerananya" &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Setelah dekat aku tunjukkan kepada kedua pemuda si Abu Jahal itu. Keduanya segera menyerang Abu Jahal dengan pedangnya seolah-olah dua ekor rajawali. Kedua pemuda itu adalah dua bersaudara ibnu Afra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Abu Jahal terbunuh, Rasulullah saw menyambutnya dengan sabdanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Abu Jahal ini adalah Fir'aunnya umat ini".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kemenangan di medan pertempuran Badar berpihak kepada kaum Muslimin. Maha besar Allah, dia menunjukkan kekuasaannya, yang mana kaum Musyrikin sudah berkira-kira bahawa kemenangan akan menjadi milik mereka, mereka mempersiapkan segalanya demi menyambut kemenangan itu, tetapi akhirnya kebenaran tetap berada diatas kebatilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw berseru: Ertinya: "Allah Maha Besar, segala puji bagi Allah yang telah memenuhi janjiNya dan menolong hambaNya serta mengalahkan musuhNya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam peperangan ini &lt;b&gt;kaum musyrikin Quraisy terbunuh sebanyak 70 orang dan tertawan 70 orang.&lt;/b&gt; (Sahih Bukhari dari Barra' bin Azib)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kaum Muslimin yang gugur syahid pula hanya seramai 14 orang &lt;/b&gt;sahaja. Enam orang dari kaum Muhajirin dan 8 orang dari kaum Anshar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109863324376698700?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109863324376698700/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109863324376698700&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109863324376698700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109863324376698700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/living-in-real-world.html' title='Living in the real world..'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109849645523104634</id><published>2004-10-23T08:47:00.000+07:00</published><updated>2004-10-23T09:06:21.200+07:00</updated><title type='text'>Syahid pertama Badar : Umair bin Humam al-Ashari </title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img width=400 src=http://www.geocities.com/tigasahabat/aqsa.txt&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aqsa el-Mubarak&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOCC&gt;-----------------------------&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src=http://www.geocities.com/tigasahabat/mapofaqsa.txt&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The inside of Aqsa &lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOCC&gt;-----------------------------&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;br /&gt;....... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;B&gt; Orang Islam yang pertama gugur syahid Badar. &lt;/B&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Setelah selesai Nabi berseru yang sedemikian tadi..&lt;B&gt;&lt;font color=FF6600&gt;Umair bin Humam al-Ashari&lt;/font&gt;&lt;/B&gt; bangkit dan bertanya kepada Nabi&lt;br /&gt;&lt;font color=0033CC&gt;&lt;br /&gt;Umair: "Ya Rasulullah apakah syurga itu seluas langit dan bumi?"&lt;br /&gt;Nabi: "Ya"  &lt;br /&gt;Umair: "Sungguh untung,sungguh untung"  &lt;br /&gt;Nabi: "Apakah yang menyebabkan kamu berkata demikian?"&lt;br /&gt;Umair: "Aku berharap semoga aku termasuk orang yang memperolehi syurga"  &lt;br /&gt;Nabi: "Kamu adalah salah seorang yang mendapat syurga."&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Umair mengeluarkan bekalannya iaitu beberapa biji kumar dan dimakannya. &lt;br /&gt;&lt;font color=0033CC&gt;&lt;br /&gt;Umair: "Kalau aku tunggu habisnya buah kurma ini beerti amat lama hidupku."&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;  &lt;br /&gt;Buah kurma itu segera dilemparkan ke tanah dan ia mara ke medan peperangan sehingga ia gugur sebagai syahid. Umair adalah orang pertama yang gugur sebagai syahid di medan peperangan Badar.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------- for full article click &lt;a href=http://nurhacst.tripod.com/badar.html&gt;here&lt;/a&gt; ----------&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109849645523104634?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109849645523104634/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109849645523104634&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109849645523104634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109849645523104634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/syahid-pertama-badar-umair-bin-humam.html' title='Syahid pertama Badar : Umair bin Humam al-Ashari '/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109831218744877018</id><published>2004-10-21T05:15:00.000+07:00</published><updated>2004-10-21T05:43:07.450+07:00</updated><title type='text'>.::. R E M I N D E R .::.</title><content type='html'>&lt;font color=AA0066&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;APAKAH BENAR ENGKAU PEJUANG??? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;........by Qatrunnada &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;Tapi &lt;b&gt; tidak mampu menerima ujian  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;Tapi &lt;b&gt;engkau rosak oleh pujian &lt;/b&gt; &lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;Tapi &lt;b&gt;tidak sepenuhnya menerima pimpinan  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;Tapi &lt;b&gt;tidak begitu setia kawan  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;Tapi &lt;b&gt;tidak sanggup berkorban  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;Tapi &lt;b&gt;ingin jadi pemimpin  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Menjadi pengikut agak segan  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tolak ansur engkau tidak amalkan  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;Tapi &lt;b&gt;tidak sanggup menerima cabaran  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kesihatan dan kerehatan,  &lt;br /&gt;Tidak sanggup engkau korbankan&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;Tapi &lt;b&gt;tidak mampu menerima ujian  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;Tapi engkau rosak oleh pujian  &lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;Tapi tidak sepenuhnya menerima pimpinan,  &lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Masa tidak sanggup engkau luangkan  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Karenah isteri tidak kau tahan  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Rumahtangga lintang-pukang  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Diri engkau tidak engkau tingkatkan&lt;/b&gt;  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Disiplin diri engkau abaikan  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Janji kurang engkau tunaikan  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kasih sayang engkau cuaikan  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tetamu engkau abaikan  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Anak isteri engkau lupakan  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ilmu berjuang engkau tinggalkan  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kekasaran dan kekerasan engkau amalkan  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pandangan engkau tidak diselaraskan  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Rasa bertuhan engkau abaikan  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Engkau ingin berjuang,  &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Iman dan taqwa engkau lupakan  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ya sebenarnya apa yang  &lt;br /&gt;Engkau hendak perjuangkan... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;well.. think... think...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109831218744877018?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109831218744877018/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109831218744877018&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109831218744877018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109831218744877018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/r-e-m-i-n-d-e-r.html' title='.::. R E M I N D E R .::.'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109827519946852489</id><published>2004-10-20T19:24:00.000+07:00</published><updated>2004-10-20T19:29:21.396+07:00</updated><title type='text'>please, have some mercy..</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;please..&lt;br /&gt;have some mercy..&lt;br /&gt;*click &lt;a href="http://www.marchforjustice.com/Fallujah22.swf" target="_blank"&gt;here&lt;/a&gt;*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109827519946852489?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109827519946852489/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109827519946852489&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109827519946852489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109827519946852489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/please-have-some-mercy.html' title='please, have some mercy..'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109825257485687384</id><published>2004-10-20T13:05:00.000+07:00</published><updated>2004-10-20T19:29:57.606+07:00</updated><title type='text'>Bidadari Seorang Pendiri Pergerakan</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tigasahabat/anaksoleh.txt" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Lathifah As Suri perempuan itu. Ia berdiri disamping Imam Syahid Al Banna. Sejak awal Imam Syahid telah menegaskan bahwa ia butuh seorang muslimah yang kokoh, yang tak lekang dan surut oleh banyaknya halangan dan rintangan dalam berdakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah menjadi istri seorang Hasan Al Banna. Seseorang yang setiap detik kehidupannya sarat dengan kegiatan dakwah. Di pagi buta dia sudah bergegas untuk memulai berdakwah dan kembali pulang di gelap malam. Bisa dipastikan ia adalah seorang muslimah sejati, yang bisa mengisi kekosongan-kekosongan yang ditinggalkan oleh Imam Syahid Al Banna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Lathifah As Suri perempuan itu. Ia berdiri disamping Imam Syahid Al Banna. Sejak awal Imam Syahid telah menegaskan bahwa ia butuh seorang muslimah yang kokoh, yang tak lekang dan surut oleh banyaknya halangan dan rintangan dalam berdakwah. Perjuangan Imam Syahid bukanlah suatu hal yang main-main, bukan hanya sekedar dakwah seperti kebanyakan orang waktu itu. Bukan hanya sekedar membangun rumah kardus. Imam syahid tengah dan hendak membangun sebuah peradaban. Dan ia percaya, peradaban tak akan pernah terwujud, tanpa seseorang yang ia yakini kesejatiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka siapapun itu-pendampingnya-harus menyadari bahwa dipundaknya ada amanah yang sama besarnya dengan yang di emban oleh Imam Syahid. Ada dimensi waktu dan kuasa kapital disitu. Maka pertemuan diyakini menjadi suatu hal yang mahal bagi Imam Syahid dan istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bagi Lathifah As Suri menjadi istri Hasan Al Banna menyimpan begitu banyak geregap. Sejak awal pernikahan, Lathifah sudah menyadari bahwa ia harus siap jika sewaktu-waktu dia harus menjalani hidup sendiri tanpa seseorang, tempat berlabuh hidup dan cintanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dakwah Ikhwah yang dipimpin oleh suaminya banyak meminta resiko yang bukan main-main. Penjara bahkan nyawa menjadi konsekuensi logis, yang sewaktu-waktu siap menyapanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa diminta, Lathifah sudah tahu dan mengerti bagaimana ia harus menempatkan dirinya. Ia memutuskan menutup seluruh aktivitas luarnya. Hanya satu yang ia curahkan, jihad utamanya adalah dilingkup rumahnya sendiri. Mengurus rumah tangga dan membesarkan anak-anak mereka berdua adalah dua hal yang tidak kalah pentingnya dengan yang dilakukan oleh Hasan Al Banna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menikah dengan Hasan Al Banna, Lathifah berasal dari keluarga yang taat beragama. Hingga tak heran jika ia menyadari betul tuntutan hidup menjadi istri seorang dai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam, ia harus rela untuk terbangun menyambut kepulangan suaminya. Walau tak jarang Imam Syahid berlaku sangat hati-hati, bahkan hanya untuk membuka pintu rumahnya sekalipun. Jauh dilubuk hatinya, Imam Syahid tidak ingin mengganggu tidur bidadari terkasihnya yang telah seharian mengurus rumah dan anak-anak mereka berdua. Imam Syahid bahkan tak segan untuk menyiapkan makan malam untuk dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lathifah tidak pernah mengeluh, walau sehari-harinya hanya ia habiskan seputar rumah dan rumah saja. Ia tidak pernah menuntut lebih kepada Imam Syahid. Padahal, Lathifah pun -berlepas diri dari ia seorang istri Imam Syahid- menyimpan banyak potensi. Anak-anak mereka yang berjumlah enam orang sesungguhnya adalah pencurahan konsentrasinya menjalani hidup. Satu-satunya yang pernah membuat dirinya gamang adalah, ketika salah satu anak mereka sakit keras dan Imam Syahid harus tetap menjalankan jihadnya. Ia bertanya kepada suaminya,"Bagaimana jika ia meninggal?". Imam Syahid hanya menarik napas panjang, ia kemudian berujar "Kakeknya lebih tau bagaimana mengurusnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dini, Lathifah menanamkan wawasan keislaman kepada anak-anaknya. Mendorong mereka untuk membaca, sehingga dalam hidupnya mereka tidak terpengaruh dengan seruan-seruan destruktif. Ketika Imam Syahid bolak-balik keluar penjara, Lathifah berusaha bersabar dan komitmen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lathifah sangat menyadari peran dan kewajiban asasi seorang wanita sebagai istri dan ibu bagi anak-anaknya. Ia kosongkan waktunya untuk mendidik anak2nya. Ia bahagia melihat anak-anaknya sukses dalam hal akhlak dan amal. Ini tak mungkin terjadi jika seorang ibu sibuk di luar rumah. Seorang anak tidak mungkin belajar tentang akhlak dan amal dari orang selain ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Hasan Al-Banna syahid, anak-anaknya belumlah dewasa. Lathifah tidak lantas menyerah. Tak ada kesah ataupun ketakutan dalam hatinya. Ia sangat memelihara apa yang dikehendaki oleh mendiang suaminya. Ia tetap berlaku didalam rumah. Lathifah tidahk meremehkan hudud (batasan) yang Allah tentukan. Karenanya, tak heran diantara anak-anaknya tidak ada ikhtilat (percampuran) antara anak-anaknya dan sepupunya yang berlainan jenis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang berubah dirumah itu, apa yang Imam Syahid inginkan berlaku dikeluarganya masih tetap di pegang teguh oleh Lathifah. Sendirian, ia besarkan keenam anaknya. Dirumahnya kini ia mempunyai tugas tambahan, yaitu memperdalam wawasan keislamannya.Yang dimaksud dengan wawasan keislamannya adalah membaca Al-Quran dengan tafsirnya, mempelajari Sunnah Rasulullah SAW, haditsnya dilanjutkan dengan usaha kuat untuk menerapkannya. LAthifah juga masih menyempatkan diri mempelajari sejarah para salafussalih dan berita seputar dunia Islam. Lathifah menyadari menyepelekan masalah ini akan memunculkan persoalan serius. Seorang yang tidak menambah pengetahuan keislamannya, akan merasa sulit untuk bangga dengan keagungan dan kebesaran Islam. Dengan melalui pemahaman keislaman yang baik, seorang wanita akan menyadari betapa penting perannya terhadap keluarga dan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan Lathifah membuahkan hasil yang gemilang. Semua anaknya sukses meraih predikat formal dalam pendidikan ilmiah. Yang sulung, bernama Wafa-menjadi istri Dr.Said Ramadhan. Kedua Ahmad Saiful Islam, kini sebagai sekjen advokat di Mesir. Ia juga pernah duduk di parlemen. Ketiga bernama Tsana, kini sebagai dosen di Universitas Kairo. Kelima Roja, kini menjadi dokter. Dan Halah sebagai dosen kedokteran anak di Universitas Azhar. Dan terakhir, Istisyhad sebagai doktor ekonomi Islam. Semuanya itu sebagai bukti, betapa berartinya sosok Ibu bagi keberhasilan dakwah sang suami. Selain juga untuk anak-anaknya, tentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**********************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar info tambahan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasan Al Banna syahid diusianya yang masih muda, sekitar 40 tahunan. Setelah seberondong timah panas ditembakkan oleh musuh-musuh Islam di sebuah jalan di Kairo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya Hasan Al Banna masih bisa diselamatkan, tapi karena konspirasi politik para musuh Islam yang dipimpin oleh sang pengkhianat la'natullah Gamal Abden Naser, membuat tubuh Hasan Al Banna yang sedang sekarat dibiarkan tak berdaya, tanpa bantuan dari siapapun juga, termasuk dokter-dokter di Rumah Sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sang pendiri Ikhwanul Muslimun itu pun syahid menemui kekasih tercintanya, Rabbnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musuh-musuh Islam pun banyak yang tertawa dan berpesta dengan syahidnya sang Imam, tapi sesungguhnya Hasan Al Banna tidak pernah pergi meninggalkan pengikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah terlalu mencintai hamba-Nya yang satu ini, sehingga memanggilnya terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang memilukan adalah, meskipun Ikhwanul Muslimun mempunyai puluhan ribu pengikut, tapi tak seorangpun yang diijinkan untuk mensholati jenazah beliau, kecuali ayahnya yang sudah udzur, saudara perempuan dan istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;*****dari web-page &lt;a href="http://www.agus-haris.net/index.php" target="_blank"&gt;Agus Haris Widayat&lt;/a&gt; *****&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;em&gt;'...for devout men and women, for truthful men and women...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#009900;"&gt;&lt;em&gt;for men and women who guard their chastity - for them has Allah prepared forgiveness and&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;great reward.' [33:35]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109825257485687384?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109825257485687384/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109825257485687384&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109825257485687384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109825257485687384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/bidadari-seorang-pendiri-pergerakan.html' title='Bidadari Seorang Pendiri Pergerakan'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109810139394735140</id><published>2004-10-18T19:09:00.000+07:00</published><updated>2004-10-18T19:38:43.786+07:00</updated><title type='text'>..just a pic..</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src=http://www.geocities.com/tigasahabat/indonmasjid.txt&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;erm.. this is a picture taken from AFP/ Yahoo Photos.. Istiqlal Mosque in Jakarta &lt;BR&gt;-----------------------------------&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;1. erm.. tentang penulisan terdahulu tentang Ramadhan, click &lt;a href="http://ghuroba.blogspot.com/2004_08_01_ghuroba_archive.html" target="_blank"&gt; sini&lt;/a&gt;&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;2. erm.. tentang Perang Badar hari itu, ada presentation yang lebih baik.. boleh rujuk di &lt;a href="http://www.islamonline.net/english/ramadan/1425/index.shtml"target="_blank"&gt;"Turning Point in History"&lt;/a&gt;&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;3. erm.. sedang mencari-cari info tentang imam 'kecil',&lt;a href="http://www.islamway.com/english/images/quran/barrak/" target="_blank"&gt; Muhammad al Barrak&lt;/a&gt; **erm, sebenarnya.. takde ke satu website khusus tentang imam-imam Masjeedil Haram?? Saya dah cari.. tak jumpa pun.. kalau ada biodata ke.. sejarah hidup ke.. oke juga ya? erm macam imam Mohaisany, al Shuraim, Sheikh Sudais etc.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WaLLahua'lam..&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109810139394735140?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109810139394735140/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109810139394735140&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109810139394735140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109810139394735140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/just-pic.html' title='..just a pic..'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109807570758274024</id><published>2004-10-18T11:57:00.000+07:00</published><updated>2004-10-18T19:15:05.783+07:00</updated><title type='text'>Tarawih dari Last Qiblat - Masjid al Haram</title><content type='html'>&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;div align="center"&gt;.. erm haru nya.. bila lihat solat tarawih dari al haram.. &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.aswatalislam.net"&gt;click here&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;siarannya ada translation kepada ayat2 yang dibaca..&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;font color=AA0066&gt;&lt;div align="center"&gt;sedih.. sayu??&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;gembira??&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;BR&gt;&lt;div align="center"&gt;memang gembira..&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;melihat lautan manusia berkumpul..&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;melihat betapa Islam itu..&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;didukung oleh jutaan ruuh..&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;dari yang tua.. sehingga yang baru lahir..&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;dari yang sempurna fizikalnya hingga yang istimewa..&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;dari pelbagai latarbelakang yang berbeza..&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;dari sekalian alam..&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;semuanya kembali kepada Tuhan..&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;semuanya kembali kepada Fitrah..&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;semuanya mahu kembali kepada ketenangan&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;BR&gt;&lt;BR&gt;&lt;/font&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;- ALlah.. sangat dekat dengan kita..tapi kita sering terlupa... wana'udzubiLlah-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109807570758274024?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109807570758274024/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109807570758274024&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109807570758274024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109807570758274024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/tarawih-dari-last-qiblat-masjid-al.html' title='Tarawih dari Last Qiblat - Masjid al Haram'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109775733651566360</id><published>2004-10-16T13:01:00.000+07:00</published><updated>2004-10-17T11:11:51.430+07:00</updated><title type='text'>Aktivitas Tazkiyah [Qiyamu lail]</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Aktivitas Tazkiyah [Qiyamu lail]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Malam pertama Ramadhan, inilah tulisan terakhir dari serial aktivitas tazkiyah.&lt;br /&gt;Smoga di bulan suci Ramadhan ini kita akan bisa membersihkan jiwa ini dengan sebersih-bersihnya...&lt;br /&gt;**tulisan ini diselesaikan ahad, hari ketiga Ramadhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#006600;"&gt;Qiyamu Lail&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#006600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Inilah aktivitas yang harus senantiasa dilakukan oleh para aktivis dakwah. Bangun malam dan melaksanakan sholat tahajud akan membersihkan hati dan jiwa dari segala macam kotoran. Kebersihan hati akan berdampak pada ketenangan jiwa dan bersihnya pikiran sehingga amal dakwah bisa dilakukan optimal dan hasilnya dapat diharapkan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;em&gt;Jika para dai mampu membangunkan dirinya di waktu malam maka ia akan mampu membangunkan umat dari kelengahan dan kehancuran.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kita tahu bahwa qiyamu lail ini pertama kali diwajibkan kepada Rasullah SAW dan para sahabatnya di masa awal dakwah Islam dulu. QS al muzammil yang menegaskan tentang itu adalah surat ketiga yang diturunkanNya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai orang yang berselimut (Muhammad) bangunlah (untuk shalat) di malam hari, kecuali sedkit daripadanya, (yaitu) seperduanya atau kurangilah seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit atau lebih dari seperdua itu." [Al Muzammil:1-3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu ciri hamba-hamba yang baik yang Allah SWT berikan adalah bahwa mereka menyukai bangun malam untuk menegakkan tahajud. Misalnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Ciri 'ibadurrahman:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;"Dan orang yang melewatkan malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Rabbnya."&lt;/em&gt; (Al Furqan:64)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Ciri orang yang beriman:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;"Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdoa kepada Rabbnya dengan rasa takut dan harap."&lt;/em&gt;(As Sajadah:16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Ciri orang yang bertakwa dan akan dimasukkan ke dalam syurga:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam, dan di waktu-waktu sahur (akhir malam) mereka memohon ampun (kepada Allah)"&lt;/em&gt; (Adz Dzariyat:17-18)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sekian banyak keutamaan, maka alangkah baiknya bila kita bersegera memenuhi undangannya di waktu malam, bermunajat kepadaNya dengan sepenuh hati. Ibadah ini pada kenyataannya termasuk ibadah yang dirasakan berat bagi kebanyakan manusia kecuali orang-orang yang diberikan taufik oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kiat untuk memudahkan Qiyamulail:&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Kiat lahir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Tidak berlebihan dalam makan dan minum&lt;br /&gt;2. Tidak bekerja melampaui batas&lt;br /&gt;3. Melakukan tidur qailulah (setengah jam sebelum tiba waktu zhuhur di siang hari)&lt;br /&gt;4. Tidak memperbanyak dosa di siang hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;Kiat batin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bersihkan hati sehingga ia bersih dari bid'ah dan dendam kepada sesama muslim, bersih dari cita-cita yang berlebihan kepada dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan besar kepada dunia hanya akan menyebabkan konsentrasi saat istimewa itu hanya untuk kepentingan dunia, bukan untuk akhirat. Tentu saja ia akan mendapatkan apa yang ia inginkan, tapi sesungguhnya akhirat akan jauh lebih baik baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wallahu a'alam&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109775733651566360?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109775733651566360/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109775733651566360&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109775733651566360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109775733651566360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/aktivitas-tazkiyah-qiyamu-lail.html' title='Aktivitas Tazkiyah [Qiyamu lail]'/><author><name>rieska</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17555298226458094886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109788861049574894</id><published>2004-10-16T08:01:00.000+07:00</published><updated>2004-10-16T08:03:30.496+07:00</updated><title type='text'>Fiqh Dakwah: Jalan Dakwah..[6]</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Perkataan, Perbuatan dan Jihad&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada pula orang yang hanya berbicara, tetapi ia bukan seorang pekerja dan pemimpin kerja, bukan pula sebagai seorang mujahid, dan seorang mujahid saja bukan berarti Ia adalah mujahid yang bijaksana serta mampu menelurkan kemenangan dengan pengorbanan yang sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sesuai dengan apa yang dikatakan dan dijelaskan oleh imam Syahid Hasan Al-Banna:"&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Sesungguhnya banyak orang yang mampu berkata, tetapi sedikit dari mereka yang mampu bertahan dalam 'amal dan kerja. Banyak pula dari sedikit itu yang mempu bertahan dalam ber'amal dan bekerja, tetapi sedikit dari mereka yang mampu memikul beban jihad yang berat dan sukar. Para mujahidin inilah angkatan pilihan yang sedikit jumlahnya. Tetapi mereka yang sedikit itu menjadi pembela dan Ansharullah. Kadang-kadang mereka keliru, tetapi akhirnya menepati tujuan, jika mereka diberi inayah dan hidayah oleh Allah SWT&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Thalut dalam menghadapi Jalut menjadi saksi abadi bagi penjelasan diatas. Tentang peristiwa ini dapat dibaca dalam Al-Qur'an, Al-Baqaroh ayat 246-252. Oleh karena itu persiapkanlah diri anda dengan pendidikan yang benar dan telitilah secermat mungkin, ujilah dengan ujian yang berat dan tidak disukai, yang susah dan sulit, latihlah diri untuk menjauhi nafsu syahwat dan menjauhi tradisi yang merusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109788861049574894?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109788861049574894/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109788861049574894&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109788861049574894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109788861049574894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/fiqh-dakwah-jalan-dakwah6.html' title='Fiqh Dakwah: Jalan Dakwah..[6]'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109780826936959463</id><published>2004-10-15T09:42:00.000+07:00</published><updated>2004-10-23T08:40:42.516+07:00</updated><title type='text'>First Qiblat</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tigasahabat/aqsaposter.txt" width="500" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;refer&lt;a href="http://moonsighting.com/firstqibla.html"&gt; here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;i'm thinking of posting smthing about moonsighting.. but.. see lah! &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Happy Ramadhan all..&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;p/s: heard that there are some controversies at al-Aqsa.. israel denies muslim's right to pray during Ramadhan.. camner tu?&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;more palestine pic.. click&lt;a href="http://www.islamonline.net/English/In_Depth/PalestineInFocus/Topic_01.shtml"&gt; here&lt;/a&gt;.. (nice presentation..) &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109780826936959463?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109780826936959463/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109780826936959463&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109780826936959463'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109780826936959463'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/first-qiblat.html' title='First Qiblat'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109771947343005297</id><published>2004-10-14T08:55:00.000+07:00</published><updated>2004-10-14T09:04:33.430+07:00</updated><title type='text'>Satu Hari Lagi....!</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Satu Hari Lagi...!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ehari lagi Ramadhan menjelang,&lt;br /&gt;Gedung Sate (lagi-lagi) diwarnai oleh aksi buruh. Dari rencana awal di kepolisian, perizinan diajukan untuk aksi dengan kekuatan 1400 orang. Namun yang hadir di lapangan tidak lebih dari 500 orang. Mereka menuntut perhatian atas kasus PHK yang (katanya) sepihak.&lt;br /&gt;Buruh, entitas marginal dalam kuantitas signifikan. Bekerja tak kenal lelah, dalam rentang waktu pejal. Kehadirannya nyaris hanya sebatas deretan angka statistik, sigma yang saban bulan diberi upah tekanan (baca: ditekan sejauh-jauhnya dari UMR alias Upah Minim Rek!)&lt;br /&gt;Di tengah budaya industri kapitalis, nasib buruh memanglah mengenaskan. Ibarat robot, makhluk tak bernyawa, setiap pagi menyemuti pabrik2 industri. Bekerja minimal 8 jam sehari (bahkan bisa menggelembung 10 jam, tanpa dihitung sebagai lembur!). UMR yang ditetapkan masih diberlakukan standar dan individual. Padahal banyak di antara mereka yang menjadi kepala keluarga, menanggung beban anggota keluarga lainnya. Atau menjadi bagian angka kerja produktif, menanggung angka kerja non produktif lainnya. Hari libur kerja dan cuti masih berlaku seenaknya, alias seenaknya dicabut pengusaha.&lt;br /&gt;Di satu sisi lain, pihak pengusaha pun berteriak mereka tak mampu membayar upah buruh lebih dari yang dibayarkan selama ini. Dengan dalih mereka harus membayar banyaknya pungutan. Tercatat, retribusi resmi saja mencapai 28 pungutan. Belum lagi &lt;em&gt;invisible cost&lt;/em&gt; yang masih dianggap kewajaran di tengah budaya industri kapitalis. Manusia dianggap sebagai mesin produksi sebagaimana layaknya Marxis.&lt;br /&gt;Keadilan, masih menjadi barang mahal insan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari lagi Ramadhan menjelang,&lt;br /&gt;Warung makan masihlah bebas menjajakan dagangannya. Belum tampak itikad untuk menutupnya di kala siang. Atau penutup kain sekadarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari lagi Ramadhan menjelang,&lt;br /&gt;Maghrib di Salman ramai jamaah, semarak dengan stand bazar buku. Rabu, kampus memang penuh dengan mahasiswa TPB. Celoteh Fidas menyembul dimana-mana.&lt;br /&gt;Wah...benar-benar ramai! Sampai-sampai, selagi maghrib masihlah ditunaikan, fakultas yang berdiri paralel dengan Salman ditingkahi riuh rendah suara teriakan. Pembahasan pasca UTS? OSPEK? Acara .....?&lt;br /&gt;Masih belum cukup. Masih ada yang sempat-sempatnya membuat track di Gelap Nyawang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari lagi Ramadhan menjelang.&lt;br /&gt;Sehari lagi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok malam, makhluk Allah yang senantiasa mengajak kepada kemaksiatan dibelenggu dalam jahanam, meninggalkan bumi dalam sepi. Membiarkan manusia berdiam dengan dirinya, dengan jiwanya.&lt;br /&gt;Tiada yang mengintervensi.&lt;br /&gt;Tiada yang kan berbisik, kecuali itu adalah nuranimu atau hawa nafsumu.&lt;br /&gt;Dirimu adalah teman.&lt;br /&gt;Dirimu adalah lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan,&lt;br /&gt;Bisa jadi kesempatan terakhir yang Allah berikan.&lt;br /&gt;Kembalilah kepada fitrah,&lt;br /&gt;Kembalilah kepada bashiroh,&lt;br /&gt;Kembalilah kepada keyakinan akan ketetapan-Nya,&lt;br /&gt;Simpanlah Ramadhan dalam setiap relung jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kututup hari ini dengan doa yang telah mendekati limit akhir,&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Allahuma bariklana fii Rajab wa Sya’ban wa balighna Ramadhan”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;-Mohon maaf atas segala kesalahan. Semoga kita dikumpulkan kembali dalam keadaan yang jauh lebih baik. Amiiin....-&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109771947343005297?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109771947343005297/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109771947343005297&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109771947343005297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109771947343005297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/satu-hari-lagi.html' title='Satu Hari Lagi....!'/><author><name>dhe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109770722942397713</id><published>2004-10-14T05:26:00.000+07:00</published><updated>2004-10-14T05:44:08.246+07:00</updated><title type='text'>ayat hari ini.. </title><content type='html'>....................&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;"Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih. " [Ibrahim : 22]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;"Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma'siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis [799] di antara mereka". [799]. Yang dimaksud dengan "mukhlis" ialah orang-orang yang telah diberi taufiq untuk mentaati segala petunjuk dan perintah Allah s.w.t. " [Al hijr : 39-40]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109770722942397713?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109770722942397713/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109770722942397713&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109770722942397713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109770722942397713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/ayat-hari-ini_14.html' title='ayat hari ini.. '/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109754157563872274</id><published>2004-10-12T07:29:00.000+07:00</published><updated>2004-10-12T07:42:22.656+07:00</updated><title type='text'>Mengenang Peristiwa Ramadhan : Perang Badar (Bah.2)</title><content type='html'>.........&lt;font color=#000099&gt;&lt;br /&gt;Semasa kaum Muslimin berangkat ke medan peperangan Badar, seorang pemuda yang berumur 16 tahun, namanya Umairf bin Abi Waqas, &lt;strong&gt;takut kalau kalau dia tidak dibenarkan menyertai peperangan kerana disebabkan faktor umurnya yang masih muda.&lt;/strong&gt; Kerana itulah beliau keluar dengan cara sembunyi-sembunyi agar tidak diketahui oleh sesiapa pun. Abangnya (Saad bin Abi Waqas) yang melihat hal itu bertanya apakah sebab beliau bersembunyi-sembunyi begini? Jawab Umair: "Aku takut kalau Nabi menyuruhku kembali sedangkan aku ingin mati syahid di medan petempuran".  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Nabi mengetahui kejadian itu &lt;strong&gt;beliau hampir sahaja menyuruhnya kembali ke Madinah&lt;/strong&gt; kerana Umair bin Abi Waqas masih belum cukup umurnya untuk berperang. Namun kerana Umair menangis minta diizinkan oleh Nabi untuk ikut berperang, &lt;u&gt;Nabi kasihan melihatnya dan terharu diatas semangat jihad dan kesungguhan Umair, akhirnya Nabi membenarkannya.&lt;/u&gt; Maka terkabullah cita-cita Umair dan beliau adalah salah seorang yang gugur di medan peperangan Badar sebagai syahid.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PERBEZAAN JUMLAH DAN PELENGKAPAN PEPERANGAN ANTARA KAUM MUSLIMIN DAN KAUM MUSYRIKIN&lt;/strong&gt;&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;Setelah lengkap segala persiapan, Nabi saw beserta kaum Muslimin hanya berjumlah 313 orang. Dan dari jumlah yang sebesar itu, yang bekenderaan kuda hanya 2 orang sahaja, dan yang berkenderaan unta hanya 70 orang, dan yang selebihnya tidak berkenderaan. Mereka bergilir-gilir dengan orang yang menaiki kenderaan. Satu-satu kenderaan adakalanya dinaiki sehingga 2-3 orang secara bergantian. Tidak ada perbezaan antara tentera dan pemimpinnya. Bahkan Rasulullah saw pun bergantian dengan Abu Bakar, Umar dan sahabat-sahabat besar lainnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi memberikan&lt;strong&gt; panji-panji Islam&lt;/strong&gt; kepada Musa'ib dan Umair. Dan &lt;strong&gt;bendera Muhajirin&lt;/strong&gt; diserahkan kepada Ali bin Abi Thalib dan &lt;strong&gt;bendera kaum Anshar&lt;/strong&gt; diberikan kepada Saad bin Muaz.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Abu Sufian mendengar khabar berita keluarnya pasukan Islam, ia memilih jalan pesisiran pantai sehingga ia selamat. Setelah kafilah dagang yang dipimpinnya merasa selamat dari kejaran kaum Muslimin, ia menulis surat kepada kaum Quraisy yang tengah dalam perjalanan ke Badar. Dalam surat itu ia menasihatkan sebaiknya tentera Quraisy balik ke Mekah, kerana kafilah dagang mereka telah selamat. Dan pasukan Quraisy hampir-hampir sahaja berpatah balik ke Mekah jika tidak dihalangi oleh Abu Jahal. Jumlah pasukan Quraisy waktu itu lebih dari 1000 orang. Bergabung didalamnya sejumlah pemuka-pemuka Quraisy dan pahlawan-pahlawan mereka. Sepertimana yang disyaratkan oleh Nabi saw dalam pesanannya kepada kaum Muslimin sebelum peperangan: "Inilah kota Mekah telah mengerahkan kepadamu seluruh inti-inti pasukan".  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Kaum Quraisy tetap meneruskan perjalannya sehingga sampai di lembah Badar. Sedangkan kaum Muslimin berhenti di lembah Badar yang lain.&lt;/u&gt; Ketika kaum Muslimin berhenti disana Khubab ibnul Munzir berkata kepada Rasulullah saw:&lt;BR&gt;&lt;font color=#AA0099&gt;  &lt;br /&gt;"Ya Rasulullah, adakah tempat yang kami berada ini suatu tempat yang ditunjukkan oleh Allah yang kami tidak dapat melanggarnya sedikit pun ataukah hanya tempat yang engkau pilih mengikut pendapatmu sendiri dan taktikmu? Jawab Nabisaw: "Tempat ini ku pilih menurut fikiranku"  &lt;br /&gt;jawab Khubab: "Tempat ini tidak strategik untuk berperang".&lt;BR&gt;&lt;/font&gt;  &lt;br /&gt;Kemudian dia menunjukkan tempat yang lebih strategik. Anjuran Khubab itu disambut oleh Rasulullah dengan gembira sekali dan segera baginda bangkit menuju ketempat yang ditunjukkan oleh Khubab yang mana merupakan tempat yang lebih dekat dari sumber air dari kaum Quraisy.  &lt;BR&gt;&lt;br /&gt;Ini menunjukkkan sifat &lt;u&gt;Rasullulah yang menerima cadangan dari para sahabatnya&lt;/u&gt; dan tidak mementingkan diri baginda tanpa mengira siapa, jika syor itu pada pendapatnya boleh mendatangkan kebaikan, maka syor itu diterima dengan hati terbuka dan gembira.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Rasulullah beserta pasukannya sampai lebih dahulu ke tempat mata air ditengah malam. Kemudian kaum Muslimin membuat kolam-kolam air. Pada malam harinya Allah menurunkan hujan di sekitar daerah itu. Hujan itu menjadikan tempat kaum Musyrikin banjir sehingga mereka sukar untuk bergerak. Sebaliknya pula bagi kaum Muslimin, hujan tersebut merupakan satu rahmat dan dapat memandatkan pasir tempat mereka berpijak, sehingga mereka mudah bergerak maju dan hati mereka bertambah yakin dan kuat. Sehubungan dengan peristiwa ini Allah swt menurunkan ayat:&lt;BR&gt;&lt;font color=#AA0099&gt;  &lt;br /&gt;Yang bermaksud: "Dan Dia (Allah) menurunkan kepada kamu air (hujan) dari langit untuk mensucikan kamu dengannya dan untuk menghilangkan dari kamu bisikan-bisikan syaitan dan untuk memperteguhkan hati kamu dan memperteguh tempat berpijak kaki-kaki kamu dengannya." (Al-Anfal:11)  &lt;/font&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109754157563872274?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109754157563872274/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109754157563872274&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109754157563872274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109754157563872274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/mengenang-peristiwa-ramadhan-perang_12.html' title='Mengenang Peristiwa Ramadhan : Perang Badar (Bah.2)'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109747388642445689</id><published>2004-10-11T13:20:00.000+07:00</published><updated>2004-10-12T07:28:08.846+07:00</updated><title type='text'>Mengenang Peristiwa Ramadhan : Perang Badar</title><content type='html'>&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;PEPERANGAN BADAR. &lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah swt didalam Al-Quran:&lt;br /&gt;Yang bermaksud: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;"Sesungguhnya Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu ketika itu adalah orang-orang yang lemah. Kerana itu bertakwalah kepada Allah supaya kamu mensyukurinya". (Ali Imran:123) &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Perang Badar merupakan "purnama" dalam sejarah kemanusiaan yang menerangi jalan para penempuh jalan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Perang Badar merupakan "purnama" yang bersinar dilangit dan diraikan oleh para malaikat. Para malikat yang ikut serta dalam peperangan ini menjadi para malaikat yang paling utama. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Perang Badar juga mereupakan "purnama" dibumi dan dikalangan penduduknya. Orang-orang yang ikut serta benar-benar menjadi purnama yang cahayanya menerangi seluruh isi kehidupan mereka. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Perang Badar merupakan "purnama" yang menjadi garis pemisah antara kebenaran dan kebatilan. Juga menjadi mahkota kebanggaan diatas setiap pahlawan yang ikut serta berjuang didalamnya, dan didalam masyarakat Islam tidak ada seorang pun yang dapat mengungguli keutamaan para mujahidin Badar.&lt;br /&gt;----------&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;PERANG BADAR KUBRA 17 RAMADHAN TAHUN KEDUA HIJRAH. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;(Sebab Terjadinya Peperangan dan sasarannya) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Sesungguhnya antara Rasulullah saw dan puak Quraisy sedang dalam keadaan perang sejak hari pertama Nabi saw melakukan hijrah ke Madinah. Dalam keadaan perang harta dan darah musuh adalah dihalalkan. Apalagi jika kita ketahui bahawa sebahagian harta yang ada didalam kafilah-kafilah dagang Quraisy itu milikkaum Muhajirin dari kalangan kaum Muslimin Mekah. Harta itu dikuasai kaum Musyrikin Mekah secara aniaya dan tidak sah. Sejak lama pemusuhan antara kaum Muslimin dan Musyrikin berlangsung, kaum Musyrikin sentiasa berusaha untuk memusuhi dan menghalangi tersiarnya Islam dengan pelbagai cara. Mereka menghamburkan harta yang banyak demi untuk memenuhi hasrat mereka dan untuk tujuan melemahkan potensi kaum Muslimin. Mereka juga tidak putus-putus menyeksa dan mengadakan gangguan serangan di perbatasan kota Madinah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Pada hari ke 12 bulan Ramadhan tahun ke2 hijrah Rasulullah saw mengetahui bahawa kafilah dagang Quraisy datang dari Syam, lalu Rasulullah saw bersabda kepada kaum Muslimin yang ada disisinya. "Ini adalah kafilah dagang Quraisy yang membawa harta kekayaan mereka. Keluarlah kepadanya, mudah-mudahan Allah menjadikannya sebagai pampasan bagi kalian."&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Perlu disebutkan bahawa kafilah ini tidak seperti kafilah-kafilah yang lain. Bila menguasainya maka akan mematikan bagi perekonomian Quraisy. Keran didalam kafilah dagang ini terdapat 1000 ekor unta dan 50,000 dinar emas. Kaum Musyrikin mengungkapkan tentang bahaya penguasaan terhadap kafilah ini dengan perkataan mereka: "jika Muhammad berhasil menguasainya maka kalian tidak akan berjaya selamanya". &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Perang Badar merupakan peperangan bersenjata yang pertama kali berlaku diantara pembela kebenaran dan pendukung kebatilan. Keran didalam pertempuran inilah ditentukan nasib kaum Mu’minin dan Musyrikin. Sehinggan Nabi saw bermunajat dengan doa agar Allah memberikan kemenangan yang besar kepada kaum Muslimin. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Orang yang pernah membaca sirah Nabi saw didalam perang Badar dan semua perang yang pernah dilakukannya, pasti akan mengetahui betapa besar perhatian Nabi saw terhadap langkah dan pelbagai tektik peperangan dan analisis terhadap pergerakan musuh. Oleh sebab inilah Rasulullah menghantar sebilangan kecil pasukannya untuk mengintai pasukan musuh. Pada kebiasaannya sebelum keberangkatan pasukan perang, Rasulullah saw akan mengutus satu pasukan kecil untuk menjelajah wilayah dihadapannya, sebagai langkah terhadap serangan hendap dan sebagai langkah berjaga-jaga. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Ketika Nabi saw mendengar berita mengenai kemaraan tentera Quraisy dibawah pimpinan Abu Sufian, Nabi berbincang dengan para sahabatnya, baginda ingin mengetahui bagaimanakah sambutan kaum Ansar terhadap gagasan baginda untuk membela Nabi di negeri mereka. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Sewaktu hendak berangkat dari kota Madinah baginda mengajukan adakah kaum Muhajirin berkesanggupan untuk berperang. &lt;strong&gt;Baginda mengulanginya sehingga 3 kali&lt;/strong&gt; untuk mengetahui pendapat mereka. Kaum Muhajirin bersetuju dan sanggup bersama-sama Nabi menghadapi musuh Islam didalam peperangan ini, setelah melihat persetujuan kaum Muhajirin, kaum Ansar baru mengerti bahawa pertanyaan Nabi ini sebenarnya ditujukan kepada kaum Ansar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Lantas Saad bin Muaz bangkit dan berkata: "Ya Rasulullah, seolah-olah engkau mengkehendaki kami. Mungkin engkau takut jika kaum Ansar tidak akan membelamu kecuali dinegeri mereka sahaja. &lt;strong&gt;Aku berbicara atas nama kaum Ansar dan aku menjawab atas nama mereka. Pergilah kemana saja sesukamu, sambunglah tali persahabatan yang engkau senangi dan putuskan tali yang engkau senangi. Ambillah dari harta kami sesukamu dan berikan kepada sesiapa sesuka hatimu. Apa yang engkau ambil dari harta kami itu lebuh kami senangi daripada engkau sisakan. Segala perintahmu akan kami laksanakan. Demi Allah jika engkau berjalan sampai Brakal Ghamad (Yaman) pasti kami akan berjalan bersamamu dan jika engkau mengajak kami untuk mengharungio lautan ini pasti kami akan mengharunginya bersamamu pula&lt;/strong&gt;". &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Berkata pula Miqdad ibnul Aswad sebagai sambutan selepas Saad bin Muaz: "Kami tidak akan mengatakan seperti apa yang dikatakan oleh kaum Musa kepada Musa: "Pergilah engkau beserta Tuhanmu dan berperanglah engkau berdua dan kami akan duduk disini". &lt;strong&gt;Tetapi kami…..akan berperang disisimu kanan, kiri, depan dan belakangmu.&lt;/strong&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;br /&gt;Ketika Nabi saw mendengar penyataan para sahabatnya baginda bergembira dan baginda berkata sambil muka yang berseri-seri: "Berangkatlah kalian dan bergembiralah kalian".&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Artikel penuh.. klik&lt;/span&gt; &lt;a href="http://nurhacst.tripod.com/badar.html"&gt;sini&lt;/a&gt;.. &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;----------------------------------------&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;Komen: Apa yang menarik dalam peperangan ini bagi saya ialah kerjasama yang ditunjukkan oleh kedua-dua kaum muhajirin dan ansar,semangat mereka serta kesediaan untuk berkorban yang ditunjukkan oleh kedua-dua kaum ini.. dan bagaimana Nabi 'hint' kaum ansar, ini pun agak menarik. Ekoran dari kesediaan kedua-dua Muhajirin dan ansar untuk berjuang habis-habisan, Nabi jadi gembira, seterusnya Nabi sendiri yakin akan memenangi peperangan ini.. *hmm.. menggembirakan hati seseorang itu sudah menjadi suatu kegembiraan buat orang lain.. apatah lagi menggembirakan hati Muhammad S.A.W..&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;* 1 Badar.. 2 Uhud.. 3 Khandaq.. 4 Hudaibiyyah.. 5 Tabuk.. 6 Yarmuk.. **smile** *&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109747388642445689?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109747388642445689/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109747388642445689&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109747388642445689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109747388642445689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/mengenang-peristiwa-ramadhan-perang.html' title='Mengenang Peristiwa Ramadhan : Perang Badar'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109736840857528131</id><published>2004-10-10T07:30:00.000+07:00</published><updated>2004-10-10T07:33:28.576+07:00</updated><title type='text'>Fiqh Dakwah: Jalan Dakwah..[5]</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Ciri Utama Mujahid&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Seorang mujahid yang berjuang dan berjihad, atau seorang kader dakwah harus memiliki tingkat pemahaman yang tinggi terhadap agamanya. Pemahamannya harus menyeluruh, lengkap dan orisinal terhadap kitabullah dan sunnaturrasul. Ia harus memiliki keikhlasan yang besar untuk menjadi prajurit dakwah, aqidah dan ideologi, bukan prajurit yang hanya mengejar keuntungan dan tujuan materi semata-mata, dan bukan pula angkatan yang yang semata-mata mengejar kepentingan pribadi. Ia akan mengutamakan kerja daripada hanya berbicara. Apa yang diyakininya, itulah yang akan dikatakannya dan apa yang dikatakannya itulah yang dikerjakannya setelah lebih dahulu mengenal secara pasti jalannya dan mengikhlaskan niatnya karena Allah semata-mata. Ia bertekad untuk dakwah dan membebaskan dirinya dari segala prinsip selain Islam dan dari manusia yang tidak menyetujui dakwah Islam. Kemudian dia menyiapkan dan menyediakan dirinya untuk berjihad di jalan Allah demi meninggikan Kalamullah dengan mengorbankan segala yang dimilikinya, berupa harta, waktu, usaha dan jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Sesungguhnya Allah telah membeli dari diri orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka&lt;/em&gt;" [At-Taubah:11]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia akan terus berjihad dan berdakwah di jalan Allah. Mereka tahu bahwa sangat mungkin ajal menjemput sebelum cita-citanya tercapai. Tetapi mereka telah memilih salah satu dari dua kebaikan, yaitu syahid atau hidup mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Diantara oang-orang mukmin itu ada yang yang telah memenuhi janji mereka kepada Allah, diantara mereka ada yang gugur. Diantara mereka ada yang menunggu dan mereka tidak sedikitpun mengubah janji mereka.&lt;/em&gt;" [Al-Ahzab:23]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kader penegak aqidah dan pendiri lasykar dakwah dituntut supaya senantiasa melatih dirinya dan terikat penuh dengan perintah pimpinan dakwah serta melaksanakannya diwaktu senang atau susah, diwaktu suka atau duka, karena jalan dakwah adalah jihad yang tidak dapat ditinggalkan dan dielakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dakwah dan jihad merupakan perjuangan yang terus menerus untuk sampai pada tujuan. Ujian dan hambatan yang hebat tidak akan tertahankan kecuali oleh mereka yang benar-benar berjuang. Tidak ada sesuatu yang dapat menjamin kemenangan kecuali taat setia dan terjalin persaudaraan yang kuat, berdiri diatas perasaan cinta dan kasih sayang sesama muslim. Sekurang-kurangnya tingkat persaudaraan itu adalah terpeliharanya hati seorang muslim dari prasangka buruk terhadap saudaranya yang lain. Derajat persaudaraan tertinggi adalah mengutamakan kepentingan saudaranya yang muslim daripada kepentingan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ikat ilmu dengan menuliskannya..]&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109736840857528131?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109736840857528131/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109736840857528131&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109736840857528131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109736840857528131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/fiqh-dakwah-jalan-dakwah5.html' title='Fiqh Dakwah: Jalan Dakwah..[5]'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109733136960600136</id><published>2004-10-09T21:15:00.000+07:00</published><updated>2004-10-09T21:30:34.966+07:00</updated><title type='text'>how they picture us..</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src=http://www.geocities.com/tigasahabat/pic.txt&gt;&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;click &lt;br /&gt;&lt;a href=http://www.amazon.com/exec/obidos/tg/detail/-/0679758909/ref=sib_rdr_dp/002-6878826-9264866?%5Fencoding=UTF8&amp;no=283155&amp;me=ATVPDKIKX0DER&amp;st=books&gt;here&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109733136960600136?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109733136960600136/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109733136960600136&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109733136960600136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109733136960600136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/how-they-picture-us.html' title='how they picture us..'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109732396891193436</id><published>2004-10-09T20:13:00.000+07:00</published><updated>2004-10-09T20:36:50.113+07:00</updated><title type='text'>ayat hari ini</title><content type='html'>a'udzubiLLahi mina-asshaithoni-rrajim&lt;br /&gt;&lt;p align="right"&gt;&lt;font color=AA0066&gt;&lt;br /&gt;13. 19. Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? &lt;B&gt;Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran&lt;/B&gt;, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. 20. &lt;B&gt;(yaitu) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian,&lt;/B&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. 21. dan orang-orang &lt;B&gt;yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan&lt;/B&gt; [771], dan mereka &lt;b&gt;takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk.&lt;/B&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[771]. Yaitu mengadakan hubungan silaturahim dan tali persaudaraan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. 22. Dan orang-orang &lt;B&gt;yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik)&lt;/B&gt;, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. 23. (yaitu) syurga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. 24. (sambil mengucapkan): "Salamun 'alaikum bima shabartum" [772]. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[772]. Artinya: keselamatan atasmu berkat kesabaranmu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kesimpulan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kriteria yang digariskan dlaam ayat di atas ialah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan (e.g silaturrahim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. yang takut kepada Tuhannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. yang takut kepada hisab yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;f. yang mendirikan shalat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;g. yang menafkahkan sebagian rezki mereka, secara sembunyi atau terang-terangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;h. yang menolak kejahatan dengan kebaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------ waLLAhua'lam -------&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109732396891193436?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109732396891193436/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109732396891193436&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109732396891193436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109732396891193436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/ayat-hari-ini.html' title='ayat hari ini'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109719195076300128</id><published>2004-10-08T05:22:00.000+07:00</published><updated>2004-10-08T06:32:30.763+07:00</updated><title type='text'>Fiqh Dakwah: Jalan Dakwah..[4]</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Da'i dan Dakwah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk mewujudkan cita-cita dalam memperkenalkan dan mengembangkan dakwah, seorang da'i harus memiliki sifat-sifat asasi dan ia harus berpegang teguh pada uslub yang benar dan baik dalam melaksanakan dakwahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara sifat utama dan asasi bagi seorang da'i adalah harus menjadi contoh, teladan dan model yang baik bagi Islam yang didakwahkannya. Dia harus melaksanakan smeua rukun Islam, mengikuti sunnah, menjauhi syubhat dan yang meragukan, menjauhi segala yang haram, senantiasa mengingat Allah dalam perkara kecil dan besar. Dalam rumah tangganya, semua anggota keluarga harus turut berkomitmen dengan ajaran Islam dan menjaga serta melaksanakan ajaran Islam dan tatakramanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor penting lainnya adalah keikhlasan dan kebulatan tekad semata-mata karena Allah, agar dakwah yang dibawanya dapat menembus dan menarik hati orang yang diserunya. Pesona dakwah akan terpancar jika disampaikan dengan penuh keikhlasan dan tidak dicampuri oleh kepentingan pribadi dan tujuan-tujuan duniawi lainnya. Dia berbicara untuk dakwah, bergerak bersama dakwah dan berjalan karena dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang da'i harus melaksanakan tugas dakwahnya dengan tidak dipengarui oleh hasilnya. Dia tidak akan menjadi lalai jika Allah memberikan kemenangan kepadanya, dakwahnya lancar dan orang berombongan mengikutinya. Sebaliknya, dia juga tidak berputus asa jika manusia menolak dakwahnya. Dia tidak akan bersedih berhadapan dengan kesulitan, tantangan, gangguan, penindasan dan penyiksaan dari musuh-musuh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diingat, bahwa tugas dakwah dan tanggungjawab pada da'i sangatlah besar dan berat. Dan dengan ke-Islamannya, para da'i adalah guru bagi seluruh umat manusia, untuk mengajar manusia, mengarahkan dan memimpin mereka ke agama Allah. Jumlah da'i yang mampu bertahan mengemban misi ini pasti sangat sedikit, namun justru kepada yang sedikit itulah amanah maha berat itu akan diletakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, hendaklah para da'i mengetahui kedudukannya, menilai dan menghargai tingkatannya, jangan memandang hina diri mereka, serta hendaklah selalu memohon pertolongan Allah SWT. Mereka harus bersabar betapapun dahsyatnya gangguan, siksaan, tantangan dan permusuhan terhadapnya. Imam Syahid Hasan Al-Banna mengatakan: "&lt;em&gt;jadilah kamu seperti pohon mangga, orang melempari dengan batu dan kalian membalasnya dengan memberikan buah yang manis dan lezat&lt;/em&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---&lt;em&gt;Dia berbicara untuk dakwah, bergerak bersama dakwah dan berjalan karena dakwah.&lt;/em&gt;---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ikat ilmu dengan menuliskannya..]&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109719195076300128?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109719195076300128/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109719195076300128&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109719195076300128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109719195076300128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/fiqh-dakwah-jalan-dakwah4.html' title='Fiqh Dakwah: Jalan Dakwah..[4]'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109690647141974019</id><published>2004-10-04T23:12:00.000+07:00</published><updated>2004-10-05T10:05:35.526+07:00</updated><title type='text'>aina jund-ul muslimeen..</title><content type='html'>&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=FFOOOO&gt; WARNING!&lt;br /&gt;The following material contains scenes that may be disturbing to some viewers..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Viewer discretion is advised... --&gt; ^_^ &lt;--&lt;br /&gt;&lt;/font&gt;&lt;br /&gt;&lt;BR&gt;&lt;br /&gt;&lt;embed src="http://www.sparklywater.com/files/flash/thisisislam.swf" width="350" height="350,true,black" play="AUTO" loop="TRUE" quality="HIGH"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/embed&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;- taken from a special source/ special web.. do i hav to mention? daaa.. just jot ur email.. and i'll send one for u.. -&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;font color=006600&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.jihadunspun.com/flash.htm" target="_blank"&gt; a tribute to Sheikh Ahmed Yassin &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.jihadunspun.com/multimedia" target="_blank"&gt; my fav :: ISlam remembers Sept 11 &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt; aina jund-ul muslimeen??? find it urselves..&lt;/em&gt;&lt;/font&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109690647141974019?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109690647141974019/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109690647141974019&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109690647141974019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109690647141974019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/10/aina-jund-ul-muslimeen.html' title='aina jund-ul muslimeen..'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109653938517349121</id><published>2004-09-30T17:10:00.000+07:00</published><updated>2004-09-30T17:16:25.173+07:00</updated><title type='text'>TOLONG</title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(artikel lama yang direvisi. Bagi yang pernah membaca edisi lama, afwan jidan...)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Jenuh melanda? Penat menjerap pikiran? Dimanapun pandangan dilayangkan, hanya qadhaya di depan mata?&lt;br /&gt;Try this one! Wisata Kebun Bibit&lt;br /&gt;Free of charge! Lokasi dekat terjangkau. U don’t need to spend a lot of time!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di perhentian Kebun Bibit, wisatawan akan segera disuguhi panorama puing-puing peninggalan pasar Balubur. Betul, hanya puing berserakan, beberapa masih menunjukkan bentuk asli bangunannya. Memang belum seindah musoleum  peninggalan Romawi. Masih harus dipugar, dipoles, ditambah sedikit lips service birokrasi dan backup propaganda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada konstruksi bersisa. Semuanya telah eksodus ke TPPS (Tempat Penampungan Pedagang Sementara) di Gelap Nyawang. Segelintir anasir pencilan entah telah pindah kemana. Jangan tanya soal kelayakan ganti rugi, benda absurd yang kian tak berbayang. Beberapa lagi masih mencoba peruntungan membuka kios2 tepi jalan dengan resiko sama, PENGGUSURAN. Yang tinggal hanya puing, saksi diam masa depan pembangunan.&lt;br /&gt;Bila wisatawan beruntung, kadang di tapal batas malam meraup senja, kala langsat mega berarak ragu, terlihat beberapa lelaki shalat di tepi puing menghadap masjid selurus di depan. Masih istiqomah. Dengan berteguh diri.&lt;br /&gt;Dramatis. Ironis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan lebih menyusuri Kebun Bibit.&lt;br /&gt;Jalan aspal yang telah dihiasi tanah liat. Lubang-lubang menganga, tak kuat menampung genangan hujan. Saluran air rusak berat, menanggung beban air hitam, kotor lagi menghitam. Tepat di sisi kiri wisatawan akan melihat mesin-mesin kapitalis berderak. Riuh pikuk mesin pengaduk semen, pengeboran, tangga2 menjulang. Dentuman palu silih bersilang, buruh2 hilir mudik bergerak bersimbah peluh. Tidak terik apalagi hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya. Pembangunan jalan Paspati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak berapa jauh dari pagar pembatas proyek, dua rumah (lebih tepatnya satu rumah yang dibagi dua) masih tegar berdampingan, (lagi-lagi) di tengah puing. Penghuninya penggiat DPC sekitar. Tiap lepas fajar hingga senja merajai bumi, dia harus rela rumahnya bergetar, adverse effect dari  proyek tetangga. Ingin pindah, tapi tempat baru yang disediakan pemerintah tak prospek bagi ladang pencaharian. Ke tempat lain, uang ganti rugi tak jua mencapai kesepakatan. But life must goes on. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Fallacy of dramatic instance&lt;/em&gt; bila &lt;em&gt;over generalism&lt;/em&gt; terhadap kedua belah pihak. Bukan berarti pembangunan Paspati demi orang banyak harus dihentikan karena satu atau dua penduduk bumi dirugikan. Tapi yang dipertanyakan adalah keadilan. Kemaslahatan bagi sebagian orang bukan berarti mudharat bagi yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Aku tahu tempatku hanya di sisa ingatan, bayang tertahan, yang setiap matahari muncul akan bergegas ditutup awan. Tolong.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Apa rasanya hidup di tengah puing? Di tengah riuh derak mesin yang tak hanya menggetarkan bangunan, tapi juga jasad dan menghujam sukma? Kala sesak mencekik jiwa, bayangan putus asa kian nyata, kerut marut melibas raut muka berpeluh duka?&lt;br /&gt;Tarian kemiskinan meliuk nyinyir. Menjilat sumringah tersungging ditingkahi perut yang kian buncit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang gerak kian sempit. Membungkam jasad, pikiran, bahkan lisan tuk berkata?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Aku tahu tempatku hanya di karung catatan, berkas yang disisihkan, yang setiap sampai ke atas meja akan selalu dilupakan. Tolong ceritakan.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Puing Balubur. Potret kemiskinan urban yang kian dimarginalisasi.&lt;br /&gt;Jauh disana...terbetik puing derita kemiskinan Afghan, serpihan pedih Palestina, runtuhan city war Chechnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Aku tahu tempatku hanya di ujung lamunan, tapal kepedulian, yang setiap tertangkap hanya jadi bagian dari angan. Tolong ceritakan bagaimana bisa tetap punya harapan. &lt;/em&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/app/post.pyra?blogID=7318036#_ftn1" name="_ftnref1"&gt;&lt;em&gt;[1]&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skeptisme korban?&lt;br /&gt;Apatisme pengamat? Sejak kapan ‘mereka’ layak disebut pengamat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ugh! Fajar belum juga usai! Tapi belenggu sudah merasuk bawah sadar.&lt;br /&gt;Belajarlah dari Sayyid Quthb. Jasad terbelenggu dalam sempitnya konstruksi ruang, tapi hakikatnya tetap mengembara bebas, dan lahirlah Fii Zhilalil Quran. Sebagaimana Hamka berkelana luas, dan terwujudlah al Azhar. Tidak perlu bertransformasi jasad demi mendapatkan kebebasan. Mengubah paradigma berfikir serta bermunajat-menghamba-‘bermanja-manja’ pada-Nya justru mewujudkan diri terbang lepas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Nasihatku untuk mereka yang ingin menemukan diri adalah tetaplah di tempat manapun kau berada. Kalau tidak, kau akan dalam bahaya kehilangan dirimu untuk selamanya.&lt;/em&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://www.blogger.com/app/post.pyra?blogID=7318036#_ftn2" name="_ftnref2"&gt;&lt;em&gt;[2]&lt;/em&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Teologi pembebasan. Itulah Islam.&lt;br /&gt;Membebaskan umat dari penghambaan sesama manusia apalagi kepada benda. Membebaskan pikiran berkelana, terbang lepas dari jasad. Pembebasan hakiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-dhe-&lt;br /&gt;&lt;em&gt;tuk anasir marginal: kala duka mendaras nyinyir…&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn1" href="http://www.blogger.com/app/post.pyra?blogID=7318036#_ftnref1" name="_ftn1"&gt;[1]&lt;/a&gt;  A poem by Gus tf, 2001&lt;br /&gt;&lt;a title="" style="mso-footnote-id: ftn2" href="http://www.blogger.com/app/post.pyra?blogID=7318036#_ftnref2" name="_ftn2"&gt;[2]&lt;/a&gt; Hans Thomas dalam Misteri Soliter, Jostein Gaarder&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109653938517349121?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109653938517349121/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109653938517349121&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109653938517349121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109653938517349121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/tolong.html' title='TOLONG'/><author><name>dhe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109649925395777187</id><published>2004-09-30T05:17:00.000+07:00</published><updated>2004-09-30T06:07:33.956+07:00</updated><title type='text'>Fiqh Dakwah: Jalan Dakwah..[3]</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Tabi'at Jalan Dakwah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jalan dakwah tidak ditaburi bunga-bunga harum, tetapi merupakan jalan sukar dan panjang. Sebab, antara yang haq dan bathil ada pertentangan yang nyata. Dakwah memerlukan kesabaran dan ketekunan memikul beban berat. Dakwah memerlukan kemurahan hati, pemberian dan pengorbanan tanpa mengharapkan hasil yang segera, tanpa putus asa dan putus harapan. Yang diperlukan adalah usaha dan kerja yang terus menerus dan hasilnya terserah Allah sesuai ketetapan yang telah dibuat-Nya. Mungkin juru dakwah tidak akan melihat hasil dakwah serta buahnya didalam hidup didunia ini. Kita hanya disuruh beramal dan berusaha, tidak disuruh melihat hasil dan buahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para da'i dijalan Allah akan menemui berbagai gangguan dan kesulitan. Mereka juga akan menuai gangguan dan siksaan dari golongan thoghut dan musuh-musuh Allah yang ingin menghancurkan mereka, memusnahkan dakwah dan menghalangi mereka dari jalan-Nya. Itu adalah hal biasa yang telah berulangkali terjadi dimasa silam dan akan terus berulang di zaman ini dan yang akan datang. Semua itu didorong oleh rasa takut angkatan thoghut. Mereka takut kekuasaannya yang berdiri diatas kebathilan akan musnah apabila yang haq bangun dan tegak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Sebenarnya Kami melontarkan yang haq kepada yang bathil, lalu yang haq menghancurkannya, maka kebathilan akan lenyap.&lt;/em&gt;" [Al-Anbiya' 18].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam melaksanakan tujuan jahatnya, para musuh Allah menciptakan berbagai tuduhan dan fitnah  yang paling keji dan dusta. Tuduhan-tuduhan itu kemudian dilemparkan kepada para pendukung dakwah. Mereka menuduh dan memfitnah dengan sejuta dusta untuk merusak dan menghancurkan dakwah dan para pendukungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ikat ilmu dengan menuliskannya..]&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109649925395777187?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109649925395777187/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109649925395777187&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109649925395777187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109649925395777187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/fiqh-dakwah-jalan-dakwah3.html' title='Fiqh Dakwah: Jalan Dakwah..[3]'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109641886661147985</id><published>2004-09-29T07:44:00.000+07:00</published><updated>2004-10-03T10:26:46.203+07:00</updated><title type='text'>-ever wonder-</title><content type='html'>ambil di-internet.. sila right click pada picture/flash presentation dibawah dan click 'PLAY' untuk berhentikannya.. semoga bermanfaat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align=center&gt;&lt;br /&gt;&lt;embed src="http://www.sparklywater.com/files/flash/everwonder.swf" width="350" height="350,true,black" play="false" loop="TRUE" quality="HIGH"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/embed&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109641886661147985?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109641886661147985/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109641886661147985&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109641886661147985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109641886661147985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/ever-wonder.html' title='-ever wonder-'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109622784013782958</id><published>2004-09-27T02:34:00.000+07:00</published><updated>2004-09-27T02:53:23.743+07:00</updated><title type='text'>Kombat 15511H: Sebuah Novel Jihad</title><content type='html'>&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://web.ics.purdue.edu/~sahri/1511web.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kombat 1511H : Sebuah Novel Jihad&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai merapatkan lagi titian antara penulis dan peminat sastera Malaysia-Indonesia, saya merekemendasi sebuah novel Malaysia karangan saudara Faisal Tehrani. Ia telah memenangi Hadiah Sastera Utusan-Exxon Mobil 2003.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kombat 1511H adalah sebuah novel jihad, dengan kata lain ia membisikkan keinginan tersembunyi anak-anak muda Malaysia mengenai semangat pembebasan Palestin yang membara. Secara personal, ana rasakan tulisan ini bagus sekali untuk tujuan dakwah. Ia boleh digunakan untuk menanamkan semangat jihad bagi mereka yang beru berjinak-jinak dalam perihal dakwah dan tarbiyyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pendekatannya cocok sekali dengan tidak melekapi pendekatan penerangan yang berjela-jela atau khutbah yang serius, sebaliknya dengan pembacaan santai dan ceritera. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut sinopsis dari buku tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada tahun 2087 M, Presiden Amerika Syarikat, Richard Nosirname mengisytiharkan perang ke atas Gabungan Tentera Pemuda Islam pimpinan Jeneral Syarifah Nusaybah. Dalam tempoh yang singkat kemudiannya tentera bersekutu pimpinan Amerika telah menceroboh wilayah paling suci umat Islam dengan alasan memerangi para militan dan teroris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jeneral Syarifah Nusaybah yang baru sahaja merekrut komander kesebelas dari hadas Nusantara iaitu Komander Muhammad Ameen meminta 11 ahli sidang komandernya bersiap sedia untuk menghadapi kombat paling sengit dalam sejarah kemanusiaan. Perang meletus dengan penggunaan teknologi masa hadapan di luar jangkaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentera cyborg bertempur dengan berani, Sarcos diaktifkan, pesawat Mikraj yang canggih terbang di udara Washington, bio-bots lipas mengepak gagah di ruang udara Moscow, pancaran laser bersimpang siur di langit Amerika Syarikat adalah antara gambaran perang yang tidak terfikirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah yang sebenarnya berlaku dalam tahun 2087M bersamaan 1511H itu? Berjayakah sidang komander Gabungan Tentera Pemuda Islam mempertahankan kota-kota suci Islam dari jatuh ke tangan musuh? Apakah nasib yang bakal menimpa pahlawan-pahlawan Islam masa hadapan ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dapatkan segera novel kombat dalam dunia nanar perang hari ini! "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109622784013782958?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109622784013782958/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109622784013782958&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109622784013782958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109622784013782958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/kombat-15511h-sebuah-novel-jihad.html' title='Kombat 15511H: Sebuah Novel Jihad'/><author><name>Faiz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07035202671593973693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109611863769158704</id><published>2004-09-25T19:59:00.000+07:00</published><updated>2004-09-25T20:23:57.690+07:00</updated><title type='text'>Aktivitas Tazkiyah [Shalawat]</title><content type='html'>Masih ingat dengan pembahasan aktivitas pensucian jiwa kita? Bila tidak, silakan lihat arsip-arsip dengan judul depan yang sama ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dengan sumber yang sama, kali ini akan dibahas mengenai aktivitas yang ke-6 yaitu sholawat. Sebelum kesana, tiba-tiba saja saya teringat postingan yang sangat pribadi di &lt;a href="http://risvya.blogspot.com"&gt;blog lain.&lt;/a&gt; Akan saya kopipastekan disini. Bila tak berkenan membacanya, sort saja sampai bawah, sampai lima buah garis putus-putus kedua ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----&lt;br /&gt;Rindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ba'da isya, menunggu siaran FLP diputarkan, ada shalawat yang mengalun dari &lt;a href="http://www.radiotarbiyah.net/"&gt;radio internet&lt;/a&gt;. Aku tergugu. Pagi tadi baru aku dengarkan ulang materi siaran bulan Juli-Agustus, dan salah satunya adalah kisah keledai Halimah, ibu susu Rasulullah saw, yang bertutur tentang Nabi di masa kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba saja aku ingin menangis, dan tak lama kemudian dua buah sungai tercipta di wajahku. Aku rindu sekali... Ya Rabbi...Rindu padanya...Pesona pribadinya selalu menjeratku disisi manapun aku melihatnya, bahkan sejak aku kanak-kanak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di usia 10 aku pernah bermimpi berjumpa dengannya, dan dia menjadi ayahku. Duuh, bocah tomboi dan nakal yang bermimpi menjadi putri Rasulullah saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mangenangnya, senantiasa membuat hati ini terlarut oleh kerinduan yang dalam. Kelembutan, kehalusan, ketegasan, keteguhannya amat mempesona. Dengan perantaraan dan pengorbanannyalah keindahan berada di jalanMu ini bisa kuhirup sedikit-sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ia senantiasa membuat setiap orang di dekatnya menjadi istimewa. Bukan hanya yang dekat, tapi yang jauh seperti aku...Mungkin mimpi...tapi mengingat apa yang dia minta pada Rabbnya, ampunan untuk umatnya, membuat sebuah noktah harapan akan pertemuan dengannya di bawah keridhaanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai Nabi, belasan abad jarak terbentang, dan diri ini masih sangat hina. Tapi kehinaan ini tak membuatku malu untuk berharap kita berada pada satu parade panjang yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahumma sholli ala Muhammad...wa ala ali Muhammad&lt;br /&gt;Allahumma sholli ala Muhammad...wa ala ali Muhammad&lt;br /&gt;Allahumma sholli ala Muhammad...wa ala ali Muhammad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ya Rabbi, ya Rahman, ya Rahim...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;bantu hamba...smoga kerinduan ini akan bersalin rupa, menjadi sebuah azzam untuk meneladaninya dengan lebih sempurna...hingga perjumpaan dengannya bukan lagi mimpi, dan rindu ini kan terobati&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Amin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tokyo, 17 september 2004&lt;br /&gt;rieska&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang saja, saya 'agak terkejut' ketika menemukan bahwa sholawat kepada Nabi SAW ini menjadi salah satu aktivitas tazkiyah, bersanding bersama dzikir, tilawah, istighfar, doa, dan qiyamu lail yang akan dibahas kemudian. Dan untuk membuat hal ini terlihat memang wajar, mari kita lihat apa yang ada di balik 'shalawat'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku dikatakan bahwa shalawat kepada Nabi SAW akan menyambungkan spiritualitas dakwah kita kepada Nabi SAW dan menjaga kesinambungan gerakan, kecintaan, dan kedekatan kita dengan pembawa risalah yang agung, nabi MUhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta'ala berfirman di QS Al Azhab:56&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Qayyim rahimullah mengatakan bahwa makna membaca shalawat yang diperintahkan dalam ayat di atas adalah sanjungan Allah Ta'ala kepadanya, keinginan untuk menampakkan karunia dan kemuliaanNya, menunjukkan kehendakNya untuk memberikan penghormatan kepadanya serta menunjukkan kedekatan Allah dengannya (Nabi SAW).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara mengucapkannya menurut HR muslim adalah seperti kita membaca shalawat pada saat tasyahud pada shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan manfaatnya antara lain, adalah:&lt;br /&gt;1. melaksanakan perintah Allah&lt;br /&gt;2. mendapat 10 kali shalawat (rahmat) dari Allah setiap kali membaca sekali untuk nabi SAW&lt;br /&gt;3. memperoleh syafaat&lt;br /&gt;4. dijauhkan dari kegelisahan dunia dan akhirat&lt;br /&gt;5. menyebabkan pembacanya menuju jalan syurga&lt;br /&gt;6. pembacanya terus menerus mendapat sanjungan kebaikan, keberkahan dan kebaikan&lt;br /&gt;7. bertambah cintanya kepada Rasulullah SAW&lt;br /&gt;(keterangan lengkap hadits2nya bisa dicek sendiri, atau kontak saya japri)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu yang tepat untuk membaca shalawat adalah&lt;br /&gt;1. tasyahud akhir (paling tepat dan penting)&lt;br /&gt;2. shalat jenazah di rakaat kedua&lt;br /&gt;3. saat nama nabi SAW disebutkan&lt;br /&gt;4. saat masuk dan keluar masjid&lt;br /&gt;5. setelah mendengar adzan (antara adzan dan iqomah)&lt;br /&gt;6. pada waktu berdoa&lt;br /&gt;7. hari jumat&lt;br /&gt;8. saat khutbah&lt;br /&gt;9. mengawali majlis&lt;br /&gt;10. pada waktu seorang lelaki meminang seorang perempuan dalam pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[bersambung]&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109611863769158704?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109611863769158704/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109611863769158704&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109611863769158704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109611863769158704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/aktivitas-tazkiyah-shalawat.html' title='Aktivitas Tazkiyah [Shalawat]'/><author><name>rieska</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17555298226458094886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109600948815202400</id><published>2004-09-24T13:53:00.000+07:00</published><updated>2004-09-24T14:16:51.473+07:00</updated><title type='text'>Sebutir telur untuk bangsaku.</title><content type='html'>Kalau aku menjadi unggas - seperti ayam dan itik - maka akan kusumbangkan sebutir telur unggul untuk diwariskan pada generasi mendatang. Menjadi hidangan pelepas derita yang pernah mendera. Dengan demikian, akan sirnalah semua letih yang pernah ada dan mengalirlah kembali darah-darah juang menegakkan kebenaran di persada alam. Agar segenap manusia tahu, bahwa kami anak bangsa tak hanya pandai bicara, tapi kami lihai bekerja nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar semua perjuangan kami - dari revolusi fisik sampai hari ini - menjadi saksi sejarah bahwa kami masih ada. Masih tegar mempertahankan harga diri dari cengkeraman elang buas para pemangsa. Agar segala do’a yang pernah terucap tak hanya berakhir dalam kata, tapi menjelma menjadi aksi nyata!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[pesan singkat dari seorang sahabat seperjuangan]&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109600948815202400?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109600948815202400/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109600948815202400&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109600948815202400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109600948815202400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/sebutir-telur-untuk-bangsaku.html' title='Sebutir telur untuk bangsaku.'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109563593866258302</id><published>2004-09-20T05:47:00.000+07:00</published><updated>2004-09-20T06:18:58.663+07:00</updated><title type='text'>Fiqh Dakwah: Jalan Dakwah..[2]</title><content type='html'>Musuh-musuh Allah telah membuat tipu daya terhadap dakwah ini. Mereka bersatu padu membuat persekongkolan jahat untuk membinasakan generasi yang baru muncul. MEreka menangkap, memenjarakan, menyiksa dan membunuh pada pendukung dan pembela dakwah. Mereka lemparkan berbagai tuduhan dan fitnah terhadap gerakan dakwah ini. MEreka ingin memutus hubungan antara harakah dakwah ini dengan generasi muda, supaya generasi muda itu sesat dan hilang pedoman ditengah kemelut berbagai ideologi dunia, supaya generasi muda tidak menemukan jalan kembali kepada Allah. Selain itu, tujuan mereka adalah untuk mengeringkan dan menghancurkan sumber-sumber potensi gerakan dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musuh-musuh menginginkan supaya gerakan dakwah ini kehilangan anggota baru dan kekeringan darahbaru yang diperlukan untuk meneruskan perjuangan. Mereka menyangka baha dengan berlalunya generasi tua maka gerakan dakwah ini akan terhenti dengan sendirinya. Tidak lagi dapat diperbaharui dan diteruskan perjuangannya karena jatuhnya para pemuda dari akar generasinya dan karena kebodohan mereka tentang gerakan dakwah. ereka membuat tipu daya dan Allah membalas tipu daya mereka, sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik pembalas tipu daya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah telah menghancurkan seluruh tipu daya musuh-musuh Islam. Mereka tidak berdaya menahan cahaya Allah, sehingga cahaya tersebut sampai ke kalangan generasi muda Islam hingga hari ini, lalu menyinari dan menerangi jalan mereka. Para pemuda Islam berlomba-lomba menjadi penggerak dakwah Islam dengan penuh kesadaran dengan sikap benar dan ikhlas,disertai dengan langkah yang tegap dan mantap.  Para pemuda Islam tidak lari ketika mendengar tentang ancaman, gangguan dan penindasan. Mereka siap bersedia menanggung derita dan beban di jalan dakwah. Sehingga Allah menganugerahkan kesabaran pada mereka, memberi ketahanan dan ketetapan serta mengambil sebagian dari mereka sebagai Syuhada...SUBHANALLAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita merasa sangat berbahagia melihat bunga yang sedang mekar itu (generasi muda Islam). Kita menghargai, memuliakan dan mencintai mereka, serta bertanggungjawab atas mereka. Kita wajib membagi pengalaman kita kepada mereka supaya alih generasi menjadi sempurna. Kelak mereka diharapkan mewarisi amanah ini dengan menyeluruh, murni, dan konsisten dengan kitab Allah dan sunnah RAsulullah serta salafus shalih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ikat ilmu dengan menuliskannya..]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109563593866258302?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109563593866258302/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109563593866258302&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109563593866258302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109563593866258302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/fiqh-dakwah-jalan-dakwah2.html' title='Fiqh Dakwah: Jalan Dakwah..[2]'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109561842717685143</id><published>2004-09-20T01:44:00.000+07:00</published><updated>2004-09-20T01:33:06.390+07:00</updated><title type='text'>Things Could Have Become Worse .. and Allah Knows</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Ku pinta, namun tiada ku peroleh..&lt;br /&gt; Ku pinta lagi, namun tiada ku peroleh..&lt;br /&gt; Lagi ku pinta, namun tetap tiada ku peroleh..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Alhamdu lillah atas nikmat yang tiada ..&lt;/span&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Things Could Have Become Worse .. and Allah Knows&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt; If we succeeded&lt;br /&gt; we would become arrogant&lt;br /&gt; and start looking down on others.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; If life was easy&lt;br /&gt; we would stop knocking on His door&lt;br /&gt; something we never stopped doing before.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; If we were wealthy,&lt;br /&gt; we would stop donating to the poor&lt;br /&gt; thinking it is rightfully ours.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; If we were such good PRs&lt;br /&gt; we would deem others who are not beneficial for us&lt;br /&gt; as insignificant.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; If we were praised&lt;br /&gt; our hearts become inflated&lt;br /&gt; our face starts to bloom&lt;br /&gt; don't we realize&lt;br /&gt; it's just because they don't know&lt;br /&gt; who we really are?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; If we were insulted&lt;br /&gt; our breasts become constricted&lt;br /&gt; our face starts to blush&lt;br /&gt; do we forget&lt;br /&gt; for whom we were doing the action for?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; If we got the 'thing' we wanted&lt;br /&gt; more and more time we spend on it&lt;br /&gt; less and less time we spend with Allah&lt;br /&gt; more and more attachment to the khalq&lt;br /&gt; and less attachment with the Haqq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; If we were loved by people&lt;br /&gt; we would remember more of insaan&lt;br /&gt; we would forget more of Ar-Rahmaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; If we had great leadership capabilities&lt;br /&gt; would we really invite them to the light&lt;br /&gt; and would we really invite them to The Light&lt;br /&gt; or we would manipulate them to our own cause.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; If we ceased to fall, and ceased to slip&lt;br /&gt; we would have stoned hearts, and dry eyes&lt;br /&gt; for repentance is a gift, for only those who realize.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; For even in the things we don't have .. all praise is to Allah .. there's so much to be thankful for ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; *********************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; for, Allah is what we seek&lt;br /&gt; for, Him is what we want our hearts to be filled with&lt;br /&gt; and nothing else really matters anyway.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109561842717685143?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109561842717685143/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109561842717685143&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109561842717685143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109561842717685143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/things-could-have-become-worse-and.html' title='Things Could Have Become Worse .. and Allah Knows'/><author><name>Faiz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07035202671593973693</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109555116984005870</id><published>2004-09-19T06:16:00.000+07:00</published><updated>2004-09-19T06:46:09.840+07:00</updated><title type='text'>Fiqh Dakwah: Jalan Dakwah..[1]</title><content type='html'>Rujukkan;&lt;br /&gt;Fiqh Dakwah karya Syaikh Musthafa Masyhur.&lt;br /&gt;==========================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muqadimah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya segala puji bagi Allah yang memelihara alam. Kita memuji Allah, meminta pertolongan kepada-Nya, mohon ampun kepada-Nya, serta meminta perlindungan Allah dari segala kejahatan diri kita dan dari segala keburukan usaha kita. Siapa yang diberi hidayah oleh Allah, tidak ada siapapun yang dapat menyesatkannya, dan barangsiapa disesatkan oleh Allah, maka tidak ada siapa pun yang dapat memberi hidayah kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersaksi bahwasanya tidak ada Tuhan yang disembah kecuali Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya dan aku bersaksi bahwa Muhammad saw, hamba dan pesuruh-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya sebaik-baik perkataan ialah firman Allah SWT. dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk yang dibawa Muhammad SAW. Dan sejahat-jahat perbuatan adalah perbuatan yang direka-reka didalam agama, tiap-tiap rekaan adalah bid'ah, tiap-tiap bid'ah adalah kesesatan, dan tiap kesesatan tempatnya didalam neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak dapat menghitung pujian kepada Engkau ya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau sebagaimana pujian-Mu kepada diri-Mu, perkasalah perlindungan-Mu, berserahlah pujian-Mu dan tidak ada Tuhan selain Engkau. Wahai yang telah memberi nikmat Islam kepadaku dan itulah sebaik-baik nikmat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau memberi karunia kepadaku sehingga diusia muda aku dapat mengenal dakwah ini dan bergabung dengannya serta berjalan diatas jalan dakwah yang mulia ini. engkau memberi nikmat kepadaku dan memuliakan aku dengan bekerja bersama angkatan Islam tatkala mereka menghadapi berbagai gangguan, bencana dan ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau telah memberi karunia kesabaran dan ketabahan kpadaku dan Engkau telah menolong aku meneruskan perjalanan dakwah tanpa menyeleweng dan menyimpang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya itu adalah limpahan karunia-Mu, kemuliaan dan rahmat dari-Mu. Aku mohon tambahan karunia-Mu, supaya Engkau menyempurnakan nikmat-Mu kepadaku dan kepada saudara-saudaraku dalam melaksanakan kewajiban dakwah dengan khusnul khotimah. Supaya Engkau memberi karunia syahid kepadaku dijalan-Mu dan memasukan kami kedalam jannatul firdaus yang tertinggi, bersama-sama dengan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka dari kalangan paa Nabi, Shiddiqin, para Syuhada dan Shalihin, sungguh merekalah sebaik-baik teman dan sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ikatlah ilmu dengan menuliskannya..]&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109555116984005870?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109555116984005870/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109555116984005870&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109555116984005870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109555116984005870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/fiqh-dakwah-jalan-dakwah1.html' title='Fiqh Dakwah: Jalan Dakwah..[1]'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109543337141180062</id><published>2004-09-17T21:07:00.000+07:00</published><updated>2004-10-15T08:56:16.956+07:00</updated><title type='text'>semuanya bermula dengan SATU langkah..</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:sylfaen;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;bismillah walhamdulillah..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;'Segalanya bermula dengan SATU langkah'&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Membina site ini bermula dengan SATU langkah ..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Bermulanya perkenalan antara kita juga bermula dengan SATU langkah..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Bahkan mengenal Islam juga bermula dengan SATU langkah.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;..jika bukan dari kita.. dari ibu bapa kita.. bahkan nenek moyang kita lagi..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Jadi, jangan takut memulakan langkah yang SATU.. meski langkah itu berat.. meski langkah itu payah.. pahit.. dan menyakitkan..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Tegarkan lah dirimu.. kelak dikau akan mengerti.. erti Langkah itu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;--------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Langkah lah kepada Tuhan yang satu..&lt;br /&gt;Langkah lah dalam barisan yang padu..&lt;br /&gt;Langkah lah dengan seribu harapan..&lt;br /&gt;Langkah lah wahai hamba Allah..&lt;br /&gt;Langkah lah wahai pejuang Allah..&lt;br /&gt;Langkah lah wahai makhluk Allah..&lt;br /&gt;Langkah lah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah lah menuju pintu taubat..&lt;br /&gt;Langkah lah menuju Penghulu Umat..&lt;br /&gt;Langkah lah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah lah beriringan dengan buliran air mata..&lt;br /&gt;Langkah lah meninggalkan titik hitam..&lt;br /&gt;Biarlah diri menjadi saksi..&lt;br /&gt;Bahawa maksiat bukan teman lagi..&lt;br /&gt;Langkah lah..&lt;br /&gt;Langkah lah..&lt;br /&gt;dan terus melangkah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala-galanya mungkin..&lt;br /&gt;Ketuklah pintu rahmat ALlah..&lt;br /&gt;Walau diri kita hina..&lt;br /&gt;Walau diri busuk dengan dosa..&lt;br /&gt;Walau diri terlalu jauh dari pahala..&lt;br /&gt;Ingatlah..&lt;br /&gt;Pintu Taubat itu masih terbuka..&lt;br /&gt;..dan sering terbuka..&lt;br /&gt;Kasih ALlah itu dalam..&lt;br /&gt;Dalam dari kasihnya ibu..&lt;br /&gt;Pulanglah ke pangkuan Tuhanmu..&lt;br /&gt;Pulanglah..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Pulanglah..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;- menyeru diri agar pulang ke jalan ALlah.. Moga Ramadhan mengundang seribu langkah.. Ameen -&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109543337141180062?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109543337141180062/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109543337141180062&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109543337141180062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109543337141180062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/semuanya-bermula-dengan-satu-langkah.html' title='semuanya bermula dengan SATU langkah..'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109532827184458439</id><published>2004-09-16T15:52:00.000+07:00</published><updated>2004-09-16T16:51:11.846+07:00</updated><title type='text'>Lima Sebelum Lima</title><content type='html'>Rasulullah SAW menyampaikan pesan kepada kita semua:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Perhatikan lima sebelum yang lima: &lt;span style="color:#000000;"&gt;hidupmu sebelum matimu, sehatmu sebelum datang sakitmu, kesempatanmu sebelum kesempitanmu, mudamu sebelum tuamu dan kayamu sebelum datang miskinmu."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(H.R. Imam Hakim dan Baihaqi dari Ibnu Abbas).&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109532827184458439?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109532827184458439/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109532827184458439&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109532827184458439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109532827184458439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/lima-sebelum-lima.html' title='Lima Sebelum Lima'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109530737193634988</id><published>2004-09-16T10:09:00.000+07:00</published><updated>2004-09-16T11:22:24.010+07:00</updated><title type='text'>Tak Selalu Manis</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;"DIWAJIBKAN ATAS KAMU BERPERANG , PADAHAL BERPERANG ITU ADALAH SESUATU YANG KAMU BENCI . BOLEH JADI KAMU MEMBENCI SESUATU , PADAHAL IA AMAT BAIK BAGIMU , DAN BOLEH JADI ( PULA ) KAMU MENYUKAI SESUATU , PADAHAL IA AMAT BURUK BAGIMU ; ALLAH MENGETAHUI , SEDANG KAMU TIDAK MENGETAHUI" (2:216)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Seringkali kita mendapatkan banyak kepahitan hidup dalam bentuk kegagalan dan harapan-harapan yang tak tercapai. Kepahitan yang seringkali membuat kita berkeluh kesah dan berprasangka buruk pada Allah (na'udzubillahi min dzaalik). Padahal kita tentunya semua sudah mafhum bahwa Allah tak pernah menolak hamba-Nya yang datang meminta&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;"..AKU MENGABULKAN PERMOHONAN ORANG YANG MENDOA APABILA IA BERDOA KEPADA - KU.." (2:186)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:aria6l;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Betapa ternyata banyak permohonan kita yang Allah kabulkan bahkan ketika kita sudah melupakan do'a kita tersebut, dan celakanya, kita lupa untuk bersyukur dan lupa beristighfar atas segala keluhan dan prasangka yang pernah hinggap ketika kita merasakan do'a kita tak kunjung terkabul.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;Jika kita bertafakur tentang terkabul dan tertundanya sebuah do'a, kita akan temukan sebentuk kasih sayang yang agung dari Ar-Rahim. Tak selalu terasa manis memang, tapi insya Allah mengantarkan kita pada manisnya surga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;"Hak Allah atas hamba adalah hamba-Nya tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, dan hak hamba atas Allah adalah Allah akan memasukkannya ke surga" (Hadist riwayat Bukhori)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;"Jagalah Allah, niscaya Allah menjagamu; jagalah Allah niscaya engkau mendapati Nya bersamamu; jika engkau meminta, mintalah kepada Allah;jika engkau minta tolong, minta tolonglah kepada Allah... " (Hadist riwayat Tirmidzi dari Ibnu Abbas ra)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109530737193634988?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109530737193634988/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109530737193634988&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109530737193634988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109530737193634988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/tak-selalu-manis.html' title='Tak Selalu Manis'/><author><name>iqbal febriano</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12989501809903696951</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109512180159261661</id><published>2004-09-14T07:25:00.000+07:00</published><updated>2004-09-14T07:59:13.820+07:00</updated><title type='text'>Aktivitas Tazkiyah [Doa]</title><content type='html'>Ada tamu istimewa yang akan datang. Sebelum ia tiba, hutang-hutang tulisan ingin saya tunaikan. Ini salah satunya, dari serial aktivitas tazkiyah yang disarikan dari bukunya ust. Cahyadi Takariawan yang merupakan telaah kitab dari bukunya Dr. Ahmad Farid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DOA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang pada setiap masa di setiap tempat umumnya memiliki tempat dimana ia menengadahkan tangan, meminta pada yang lebih kuasa dariNya. Sejarah tentang agama, selama berabad-abad menyatakan demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu kunjungan di daerah Kyoto, di suatu bukit dimana terdapat beberapa kuil, saya menemukan fenomena itu. Para pengunjung menuliskan harapan-harapannya pada selembar kertas, atau menulis pada potongan kayu, lalu digantung disana. Mereka percaya keinginan itu akan terkabul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi batu untuk mendapatkan pasangan hidup dimana orang yang ingin mendapatkan orang yang disukainya, dia harus berjalan dengan memejamkan mata. Ada pula air yang dianggap berkhasiat bila diminum. Air yang terdiri dari tiga macam, dimana ada air untuk kesehatan, kesejahteraan materi, dan air untuk kebijaksanaan. Mereka yang datang tak boleh meminumnya kecuali memilih satu saja diantara ketiganya agar harapan untuk memperoleh salah satu dari kebaikan itu bisa terlaksana. Bila mengambil lebih, tak ada yang mereka dapatkan. Kepercayaan itu sudah berlangsung selama bilangan tahun yang lalu. Meski sebagian sudah memudar saat ini, namun antrian panjang selalu mewarnai tempat pengambilan air ini saat musim-musim tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di berbagai tempat, kita akan menemukan kisah serupa. Aneka kepercayaan, yang intinya adalah memohon bantuan pada sesuatu yang jauh lebih berkuasa di luar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah ruginya bila kita tidak mengenal siapa yang berkuasa, dan bagaimana kita memohon bantuan dariNya. Karena sebagai manusia, kita akan senantiasa membutuhkan pertolongan dari yang Maha Kuasa. Bila untuk mendapatkan rizki, pasangan, kesehatan, dsb saja kita harus meminta, apalah lagi meminta dibukakan hati pada cahaya Islam. Karena dalam dakwah ini, pekerjaan kita adalah menginisiasi dibukanya hati-hati manusia agar kembali kepada cahaya Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan siapakah pemilik hati dan jiwa manusia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah diri kita sendiripun kadang sulit sekali untuk dibawa tunduk, dan hanya berkhidmat kepadaNya? Karenanya, kita akan sangat membutuhkan pertolongan Allah. Dan doa, permohonan yang disertai kepasrahan hanya kepadaNya, harus kita pentingkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat favorit saya masa SMU, yang menghiasi ruang kamar dan juga ruang hati adalah ayat QS Al Baqarah:186&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Dan jika hambaku bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah bahwa sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang-orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu. Maka hendaklah mereka memenuhi (segala perintah)Ku"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Pada ayat ini Allah telah jelas memproklamirkan tentang kedekatanNya pada hamba-hambaNya, dan bagaimana Ia akan mengabulkan permintaan kita. Bagaimana agar doa itu dikabulkan, karena banyak orang mengangkat tapi keadaan tak berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Adab berdoa:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Optimis, mantap, yakin bahwa doanya pasti terkabul&lt;br /&gt;2. Serius, dan mengulang-ulang doa sebanyak tiga kali&lt;br /&gt;3. Bersabar dan tidak tergesa-gesa berharap doanya dikabulkan&lt;br /&gt;4. Memilih waktu-waktu istimewa saat berdoa. Misalnya setelah sholat, di waktu sahur, hari Jumat, hari arafah, dsb&lt;br /&gt;5. Memanfaatkan situasi-situasi istimewa, misalnya saat perang&lt;br /&gt;6. Merendahkan suara antara suara keras dan lirih&lt;br /&gt;7. Memulai doa dengan memuji dan menyanjungNya dengan nama-namaNya yang mulia&lt;br /&gt;8. Mengkonsumsi makanan yang halal dan sehat&lt;br /&gt;9. Berdoa dengan posisi badan menghadap kiblat&lt;br /&gt;10. Penuh optimis kepada Allah Azza wa Jalla&lt;br /&gt;11. Adab batin, bertobat, mengembalikan hak-hak pada empunya, berkonsentrasi kepada Allah, dan senantiasa memenuhi setiap seruan dan panggilan dari Allah SWT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu alam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[bersambung]&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109512180159261661?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109512180159261661/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109512180159261661&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109512180159261661'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109512180159261661'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/aktivitas-tazkiyah-doa.html' title='Aktivitas Tazkiyah [Doa]'/><author><name>rieska</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17555298226458094886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109495237432893806</id><published>2004-09-12T06:54:00.000+07:00</published><updated>2004-09-12T08:37:14.610+07:00</updated><title type='text'>Mencabut Duri Dalam Daging</title><content type='html'>"&lt;em&gt;Kita kalah, kita dirusak, kita harus melawan. Bagaimana melawan sama pentingnya dengan siapa yang kita letakkan di depan garis perlawanan.&lt;/em&gt;"&lt;br /&gt;oleh &lt;strong&gt;Ust. M Anis Matta,Lc&lt;/strong&gt;, Sekretaris Jenderal &lt;a href="http://www.pk-sejahtera.org"&gt;Partai Keadilan Sejahtera&lt;/a&gt; (PKS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang menyakitkan. Bahwa setelah lebih dari setengah abad merdeka, Indonesia masih terus mengalami “keterbelahan ideologi” akibat masuknya sekulerisme, baik yang diciptakan tangan-tangan imperialis, maupun yang masuk melalui proses globalisasi. Para pemimpin yang datang silih berganti selalu memimpin negeri Muslim terbesar di dunia ini dengan ideologi dan sistem pembangunan yang “tidak kompatibel” dengan akar ideologi dan budaya masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampaknya juga menyakitkan. Bangsa Indonesia bukan saja terjebak dalam potensi konflik ideologi berkepanjangan, tapi kita juga sulit bersinergi membangun bangsa dan negara. Terpuruklah kita dalam waktu lama. Lantas negara kaya raya ini dihuni orang-orang paling miskin di dunia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangun negara dengan ideologi dan sistem yang tidak lahir dari akar ideologi dan budaya bangsa akan melahirkan benturan-benturan psikososial, yang jutsru akan menghambat proses pembangunan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah jadi kian rumit bersama munculnya kebiasaan memaksakan kehendak dari para penguasa sekuler dengan menggunakan kekuatan militer. Meminggirkan Islam dan ummatnya dari proses penyelenggaraan negara atau akses ekonomi mungkin bisa berhasil pada suatu rezim diktator. Tapi akibatnya juga fatal: pergantian kepemimpinan nasional di negeri kita selalu berdarah-darah. Kesabaran rakyat yang panjang tiba-tiba berubah jadi amuk berdarah. Maka jatuhlah Soekarno. Jatuh pula Soeharto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meminggirkan Islam dan ummatnya yang notabene mayoritas di negeri ini --dari percaturan politik atau ekonomi-- hanya akan menciptakan ketidakseimbangan sosial politik yang panjang, yang setiap saat mengancam integritas dan keutuhan bangsa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa kita tidak akan pernah benar bisa bertumbuh dengan baik, jika sekulerisme masih bekerja bagai duri dalam daging: virus-virusnya mematikan sel-sel bangsa kita yang sedang tumbuh. Ia terlepas dari basis identitas dan akar budayanya. Kita tidak dapat membayangkan bangsa ini bisa tumbuh jadi besar kalau kelompok mayoritasnya adalah yang termiskin dan tidak memegang kendali politik atas negerinya sendiri. Potensi ledakan disintegrasi akan selalu ada bagai bara dalam sekam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Faktanya kita kalah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Walaupun begitu, tidak juga merupakan sikap ksatria kalau kita tidak mau merendah untuk mengakui sebuah fakta besar: bahwa sejak pemilu 1955 hingga pemilu 1999 perimbangan perolehan suara Islam dan sekuler selalu di kisaran 40 (Islam) : 60 (sekuler). Jadi bahkan dalam sebuah prosedur yang demokratis pun mayoritas umat Islam belum tentu berafiliasi secara ideologi kepada Islam. Agama tidak mempengaruhi pilihan politik mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira dengan fakta itu kita bisa mengatakan --selanjutnya-- bahwa gerakan-gerakan Islam di Indonesia selama ini --seperti Muhammadiyah dan NU-- belum berhasil mengembalikan afiliasi ummat kepada Islam. Pemikir-pemikir sekuler nampaknya lebih berhasil mensosialisasi pemikiran-pemikiran mereka di kalangan ummat. Mereka lebih agresif, lebih pandai dalam mengemas gagasan, lebih pintar memilih pola pendekatan, lebih solid dalam organisasi, lebih banyak sarana dan lebih luas pula jaringannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan pengaruh sekulerisme justru terasa masuk dalam rongga besar pemikiran gerakan-gerakan Islam. Jadi di jantung pertahanan kita pun sekulerisme itu merasuki kita. Akibatnya polarisasi dalam tubuh umat Islam makin parah. Kadang bahkan terasa kalau keragaman dalam tubuh umat Islam jauh lebih rumit daripada keragaman dalam tubuh bangsa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Faktanya mereka lebih merusak&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Adalah ksatria untuk mengakui fakta kekalahan kita. Tapi juga penting untuk mengetahui tingkat kerusakan yang kita alami akibat kekalahan itu. Sekarang saja misalnya, penguasa sekuler saat ini luar biasa merusaknya. Bayangkanlah di tengah kita saat ini hidup 40 juta orang miskin, beban utang luar negeri sebesar 1600 trilyun yang bunganya setiap tahun kita bayar melalui APBN sebesar 80 trilyun. Sementara APBN kita kedodoran, penguasa sekarang mengambil jalan pintas: jual murah seluruh asset negara untuk menutupi defisit tersebut. Itu menciptakan transaksi besar, tapi juga celah korupsi yang tidak terbayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada usaha yang cerdas untuk mendatangkan investasi asing guna memicu pertumbuhan ekonomi. Bagaimana investor asing mau datang kesini kalau yang menyambut mereka justru para koruptor dari sebuah negara rimba tanpa kepastian hukum? Apa yang akan mendatangkan investor asing kalau institusi hukum tertinggi di negeri kita, Mahkamah Agung, jutsru tampil dengan lakon paling memalukan dalam drama satu babak jual beli hukum ketika mereka menerima permohonan kasasi Akbar Tanjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara negara-negara ASEAN mengalami pemulihan ekonomi dari krisis tahun 1997, Indonesia kita justru makin terpuruk sampai ke dasar krisis yang tidak tertanggungkan. Bahkan ledakan disintegrasi yang mungkin ditimbulkan oleh krisis ini --di tengah penguasa sekuler yang korup dan tidak peduli-- sekarang mulai jadi ancaman destabilisasi kawasan ASEAN. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Konsolidasi perlawanan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Diantara kekalahan kita dan kerusakan yang diciptakan para penguasa sekuler kita berhadapan dengan sebuah tantangan besar: bagaimana mengkonsolidasi perlawanan untuk mengembalikan kepemimpinan bangsa ke tangan ummat atau --paling tidak-- kepada kekuatan reformis yang bertemu dengan ummat pada semangat reformasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam semangat reformasi kepentingan kita pada tiga lapisannya bertemu dengan kepentingan kaum reformis. Yaitu kepentingan untuk menyelamatkan bangsa, membuka jalan masuk bagi ummat dari pinggir ke tengah, dan memberi ruang partisipasi bagi sumber daya manusia da'wah untuk ikut mengelola negara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan aliansi ideologi. Ini adalah aliansi strategis. Yaitu aliansi kekuatan-kekuatan strategis --Islam dan reformis-- untuk kepentingan-kepentingan strategis bersama. Aliansi ini diusung untuk memenangkan “agenda”, bukan “tokoh”. Tokoh --dalam aliansi ini-- adalah semata-mata “bagian” dari strategi, dan “tidak boleh lebih besar dari strategi”. Sebagai bagian dari strategi, tugas kita adalah mengkonsolidasi faktor-faktor kemenangan di mana tokoh merupakan salah satunya. Memperjuangkan tokoh hanya akan meruncingkan konflik dan menyulitkan kemungkinan pertemuan kedua kekuatan tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kaitan itu, maka tokoh yang kita dukung adalah mereka yang memenuhi dua kriteria sekaligus: memenuhi atau mendekati kriteria ideal seorang pemimpin, sekaligus memiliki peluang menang yang besar. Peluang untuk memenangkan pertarungan melawan kekuatan sekuler pro status quo hanya dapat diraih oleh tokoh yang memiliki basis dukungan massa yang luas, mesin politik yang canggih, jaringan media dan dana yang besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam keadaan dimana kemampuan-kemampuan itu tidak ditemukan pada tokoh-tokoh Islam, maka kita harus memberikan kesempatan kepada tokoh reformis lain yang dapat mengakomodasi tiga lapisan kepentingan kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi untuk kepentingan membangun aliansi strategis itu kita harus bersikap sangat proaktif, dan tidak bersikap diam seperti seorang gadis yang dengan apatis menunggu datangnya sang Pelamar. Kita harus belajar untuk mendapatkan kendali yang lebih besar jika kita ingin orang lain mengakomodasi kepentingan-kepentingan kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga harus memiliki kemampuan menilai orang lain secara objektif, dan menjauhkan sedapat mungkin kebiasaan menilai orang berdasarkan suka atau tidak suka, kagum atau tidak kagum. Kita harus memandang setiap orang sebagai aktor-aktor yang memainkan peran yang berbeda-beda. Jadi yang penting adalah skenarionya, baru kemudian aktornya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah ini mengharuskan kita meninggalkan fanatisme ketokohan dan sekaligus membangun kerendahan hati untuk mengapresiasi kekuatan-kekuatan pihak lain. Kita tidak sedang berjuang untuk gengsi sebuah organisasi, tapi untuk agenda sebuah ummat. Yang kita perlukan saat ini adalah orang-orang yang dengan kebesaran jiwa mau melakukan kerja-kerja perekatan dan usaha-usaha match-making (penyelarasan) dari keragaman-keragaman yang dapat dikonsolidasi menjadi kekuatan yang sangat dahsyat. Orang-orang itu mungkin takkan terlihat di depan layar. Tapi mereka bekerja untuk memastikan bahwa skenario berjalan sesuai rencana, dan para aktor bermain cemerlang.***&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109495237432893806?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109495237432893806/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109495237432893806&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109495237432893806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109495237432893806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/mencabut-duri-dalam-daging.html' title='Mencabut Duri Dalam Daging'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109485707163048746</id><published>2004-09-11T05:50:00.000+07:00</published><updated>2004-09-11T05:57:51.630+07:00</updated><title type='text'>Tafsir Fii-Zhilalil Qur'an..[13]</title><content type='html'>Adapun syari'at, ia merupakan sisi lain dari hukum-hukum Allah yang menyeluruh. Penerapan syari'at ini pasti memberikan pengaruh positif dalam menjalin jalan hidup manusia dan perkembangan alam, karena syari'at itu tak lain dari buah iman; tak mungkin tumbuh sendiri tanpa pohon induknya. Syari'at itu digariskan untuk dilaksanakan oleh masyarakat muslim; sebagaimana ia juga diciptakan untuk ikut berperan dalam membina masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syari'at dan konsep islam tentang wujud secara keseluruhan adalah saling menyempurnakan. Begitu pula antara syari'at dengan apa yang ditumbuhkan oleh konsep itu; ketaqwaan, kesucian perasaan, perhatian penuh, peningkatan moral, kemantapan amal. Demikianlah, nyata kelihatan adanya keterjalaninan dan keterpautan antar sunnah-sunnah, apakah itu disebut hukum alam atau dinamakan iman. Semuanya adalah sisi-sisi dari sunnatullah secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula diri manusia, merupakah salah satu potensi alam; aktivitas dan keinginannya, iman dan amalnya, ibadat dan kegiatannya,Manusiapun merupakan potensi dengan pengaruh positif di alam ini. Selanjutnya manusia itu terkait dengan sunnah Allah yang mencakup segala wujud Semuanya berfungsi dan terarah. Jika seluruh faktor ini terkumpul dan terkoordinir, tentu akan membuahkan hasil yang sempurna. Sebaliknya akan jelek pengaruhnya, goyang tak seimbang, kehidupan pun akan rusak,&lt;br /&gt;penderitaan dan kesusahan bakal menyebar luas; seandainya timbul pemisahan dan pertentangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Yang demikian itu adalah karena Allah tak akan merubah nikmat yang diberikanNya kepada suatu kaum, sampai mereka merubah apa yang ada dalam diri mereka. Sungguh Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui&lt;/em&gt;" (Al-Anfal:53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu keterkaitan ini, dalam ruang lingkup sunnah Allah yang menyeluruh dan mencakup, harus wujud dan kokoh; keterkaitan antara perbuatan manusia dan perasaannya dengan segala peristiwa yang terjadi.Jangan sampai tumbuh keinginan untuk memutus tali ini, jangan ada alasan untuk melemahkan ikatan ini, jangan sampai timbul celah antara manusia dan sunnah Allah, kecuali oleh musuh-musuh kemanusiaan yang selalu memburu-buru tanpa petunjuk. Malah sebaliknya merekalah yang harus dikejar, digiring kembali kepada Rabbnya Yang Maha Mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah beberapa lintasan dan kesan yang dapat saya catat dari masa-masa kehidupan di bawah naungan Al-Qur'an. Semoga Allah menjadikannya bermanfaat dan memberi petunjuk. Dan tidaklah kamu berkehendak kecuali jika Allah menghendakinya.&lt;br /&gt;Wallahua'lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asy-Syahid Sayyid Quthub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109485707163048746?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109485707163048746/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109485707163048746&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109485707163048746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109485707163048746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/tafsir-fii-zhilalil-quran13.html' title='Tafsir Fii-Zhilalil Qur&apos;an..[13]'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109469161961556624</id><published>2004-09-09T07:57:00.000+07:00</published><updated>2004-09-09T08:00:19.616+07:00</updated><title type='text'>Tafsir Fii-Zhilalil Qur'an..[12]</title><content type='html'>Pandangan itu tumbuh ketika Al-Qur'an mengisahkan janji Nuh a.s kepada kaumnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;lalu aku katakan: Minta ampunlah kepada Robmu. Dia benar-benar MahaPengampun; niscaya Dia akan menurunkan hujan lebat untukmu, dan dibantuNya kamu dengan harta dan anak, serta diciptakanNya untukmu kebun-kebun dan sungai&lt;/em&gt;" (Nuh:10-12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan itu tumbuh tatkala Al-Qur'an mengaikan antara kenyataan diri manusia dengan kenyataan alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Pasti Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sampai mereka itu merubah apa yang ada di dalam diri mereka&lt;/em&gt;" (Ar-Ra'd:11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman kepada Allah, mantap beribadah, serta tegar menegakkan syari'atNya di muka bumi, semuanya itu adalah dalam rangka melaksanakan sunnah Allah, sunnah yang bersifat aktif positif, berasal dari satu sumber yang menumbuhkan semua sunnah alam, yang dapat kita lihat pengaruhnya dalam alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering terpengaruh oleh gejala-gejala yang menipu, hinggak terpisahlah sunnah alam itu; yaitu ketika ia melihat keberhasilan sekularisme yang kelihatannya bertentangan dengan nilai-nilai iman. Pemisahan itu mungkin tidak tampak pada awal permulaannya tetapi pada akhirnya pasti muncul, Inilah justru yang telah dialami oleh masyarakat Islam,Titik naik masyarakat ini bermula pada waktu menyatunya hukum alam dalam kehidupan dengan nilai-nilai iman. Mulai menurun ketika terjadi pemisahan; dan akan terus meluncur turun setiap kali sudut perbedaan itu membesar; untuk akhirnya akan mencapai titik terendah, pada saat hukum alam dan nilai-nilai iman itu sama-sama dikesampingkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain berdiri peradabat materalis. Peradaban ini tak ubahnya seperti burung dengan sebelah sayap yang kokoh sedang sayap yang sebelah lagi lemah lunglai. Berhasil dalam penemuan-penemuan materi sekedar yang dapat dicapai oleh kemampuan, namun di segi lain mereka menjadi panik dan bingung, menderita penyakit jiwa dan saraf seperti yang selalu dicemaskan oleh sarjana-sarjana mereka. Andai saja mereka mau menerima petunjuk menuju petunjuk Allah; karena itulah satu-satunya tangkal dan obatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ikat ilmu dengan menuliskannya..]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109469161961556624?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109469161961556624/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109469161961556624&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109469161961556624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109469161961556624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/tafsir-fii-zhilalil-quran12.html' title='Tafsir Fii-Zhilalil Qur&apos;an..[12]'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109459445998150416</id><published>2004-09-08T04:28:00.001+07:00</published><updated>2004-09-08T05:12:25.210+07:00</updated><title type='text'>Tafsir Fii-Zhilalil Qur'an..[11]</title><content type='html'>Disamping itu ada pula manusia-manusia yang tidak kurang niat baiknya, tetapi mereka tidak memiliki kesadaran yang cukup dan pengetahuan yang kurang mendalam. Mereka kagum dengan penemuan-penemuan manusia di bidang energi dan pengetahuan alam, mereka terpersona dengan kemampuan manusia di bidang materi. Kekaguman itu mengakibatkan terpisahnya kemampuan materi dengan nilai-nilai iman dalam perasaan mereka; terbelah fungsi dan pengaruhnya,baik di alam nyata maupun dalam menyataan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian mereka telah menempatkan alam punya bidangnya sendiri, dan nilai-nilai iman punya bidangnya sendiri pula. Mereka mengira bahwa hukum alam akan tetap berjalan di jalurnya sendiri tanpa dipengaruhi oleh nilai-nilai iman. Hukum-hukum itu akan memberikan hasil, tak perduli apakah manusia beriman atau kafir, apakah mengikuti manhaj Allah atau menentangnya,apakah berpedoman kepada syari'at Allah atau mengikuti hawa nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu adalah ilusi, mereka pisahkan kedua sunnah ilahiyah tersebut, yang Pada hakekatnya adalah satu tak terpisahkan. Nilai iman adalah bagian dari sunnah Allah, sebagaimana juga hukum alam adalah juga bagian dari sunnah Allah; keduanya saling terikat, saling terkait. Dalam perasaan dan pandangan seorang mukmin, tak ada alasan untuk memisahkan kedua sunnah Allah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah pandangan yang benar, pandangan yang ditumbuhkan oleh Al-Qur'an dalam diri; kalau diri itu mau; hidup di bawah naungan Al-Qur'an. Pandangan itu tumbuh saat Al-Qur'an berbicara tentang ahli kitab terdahulu, tentang penyelewengan mereka, akibat penyelewengan itu diakhir perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Seandainya ahli kitab itu mau beriman dan bertaqwa niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahan mereka dan Kami masukkan mereka ke dalam surga-surga yang penuh kenikmatan. Kalaulah mereka menegakkan Taurat dan Injil serta apa-apa yang diturunkan untuk mereka dari Rabb mereka, tentulah mereka dapat memakan rezeki yang datang dari atas dan dari bawah telapak kaki mereka. Diantara mereka itu terdapat ummat yang konsisten tetapi kebanyakan mereka amat jahat.&lt;/em&gt;" (Al-Maidah: 65-66)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ikat ilmu dengan menuliskannya..]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109459445998150416?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109459445998150416/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109459445998150416&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109459445998150416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109459445998150416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/tafsir-fii-zhilalil-quran11.html' title='Tafsir Fii-Zhilalil Qur&apos;an..[11]'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109442561244191025</id><published>2004-09-06T06:05:00.000+07:00</published><updated>2004-09-06T11:52:58.260+07:00</updated><title type='text'>kemuliaankah itu?</title><content type='html'>ada yang datang dan pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;datang tak pernah bersalam, pergipun tak jelas alasan.&lt;br /&gt;sungguh tak pernah ada ketetapan&lt;br /&gt;bagi sesuatu yang fana..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hanya saja..&lt;br /&gt;sayang jika perjuangan harus terhenti&lt;br /&gt;bukan di ujung tapi ditengah jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemuliaankah itu?&lt;br /&gt;jika diri dijual untuk kenikmatan dunia&lt;br /&gt;kemudian dakwah digadaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sungguh pengecut..!!&lt;br /&gt;jika diri dibungkus dengan perisai baja&lt;br /&gt;tapi jiwa rapuh bak sarang laba-laba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;memang,&lt;br /&gt;sesuatu itu bisa saja baik di mata&lt;br /&gt;tapi begitukah manhaj Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas..&lt;br /&gt;mencintai karena Allah.&lt;br /&gt;dan sungguh..&lt;br /&gt;bencipun karena Allah..!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabiluna,&lt;br /&gt;Bandung, September 04, 2004&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109442561244191025?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109442561244191025/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109442561244191025&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109442561244191025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109442561244191025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/kemuliaankah-itu_109442561244191025.html' title='kemuliaankah itu?'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109432424257683723</id><published>2004-09-05T01:53:00.000+07:00</published><updated>2004-09-05T01:57:22.576+07:00</updated><title type='text'>Tafsir Fii-Zhilalil Qur'an..[10]</title><content type='html'>Manhaj ilahi tidaklah memusuhi penemuan manusia malah ia memupuk dan mengarahkannya ke jurusan yang benar, supaya manusia dapat tumbuh sesuai dengan posisinya sebagai khalifah di muka bumi ini. Posisi ini dikaruniakan Allah untuk manusia, berikut pengaturannya. Untuk itu, manusia diberi tenaga potensial yang diperlukan, dengan demikian ia dapat melaksanakan kewajiban yang dibebankan kepadanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipersiapkan pula untuknya hukum-hukum alam yang akan membantu manusia dalam mewujudkan tugasnya. Di samping itu ada pula keterjalinan antara tatanan diri manusia dengan tatanan alam, hingga ia dapat menguasai kehidupan, berbuat dan mencipta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ketentuan, penciptaan itu haruslah dalam rangka ubudiyah kepada Allah, sarana untuk mensyukuri nikmatNya; sebagai pelengkap syarat kekhalifahannya. Dengan demikian ia akan berbuat dalam batas ruang gerak yang diizinkan Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun orang-orang yang memisahkan antara manhaj ilahi dengan hasil daya manusia di bidang materi mereka itu adalah orang-orang yang berniat dan telah berbuat jahat. Mereka memburu-buru kemanusiaan yang memang sedang lesu dan bingung, lesu karena niat tak kesampaian, bingung karena salah jalan,lalu ingin mendengar suara-suara yang dapat memberikan petunjuk atau nasehat, ingin meninggalkan kesesatan, kembali kepada ketenangan di bawah perlindungan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[..ikat ilmu dengan menuliskannya..]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109432424257683723?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109432424257683723/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109432424257683723&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109432424257683723'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109432424257683723'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/tafsir-fii-zhilalil-quran10.html' title='Tafsir Fii-Zhilalil Qur&apos;an..[10]'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109424702839116365</id><published>2004-09-04T04:29:00.000+07:00</published><updated>2004-09-04T04:30:28.390+07:00</updated><title type='text'>Tafsir Fii-Zhilalil Qur'an..[9]</title><content type='html'>Menyingkirkan kepemimpinan islam dari ummat manusia adalah satu peristiwa hebat dalam sejarah, satu malapetaka yang mematahkan sendi-sendi kehidupan. Suatu musibah yang belum pernah dikenal dan tak ada tolok bandingannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam pernah memegang kepemimpinan itu setelah dunia kemanusiaan mengalami kerusakan yang sangat parah, kehidupan begitu kotor dengan pemimpin-pemimpin yang amat menjijikkan. Saat itu manusia merasakan neraka dari pimpinan yang menjijikkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Timbullah bencana di laut dan di darat karena ulah manusia itu &lt;br /&gt;sendiri&lt;/em&gt;"(Ar-Rum 41)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam menerima kepemimpinan itu dengan Al-Qur'an, dengan konsep baru yang dibawa Al-Qu'an, dan dengan syari'at yang bersumber dari konsep baru itu. Itulah dia kelahiran kembali kemanusiaan ini, agung dalam hakikatnya dibandingkan dengan kelahiran dan pertumbuhannya terdahulu Al-Qur'an telah menumbuhkan dalam diri manusia ide tentang wujud, tentang kehidupan, tentang nilai-nilai, tentang aturan-aturan: sebagaimana islam telah membuktikan dalam kenyataan tatanan sosial yang unik, yang sebelumnya hanya ada dalam khayal manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam telah menampilkannya dalam kenyataan; dalam bentuk yang bersih dan indah, agung dan mulia, sederhana dan gamlang, nyata dan positif, seimbang dan serasi. Suatu kenyataan yang tak pernah terbayangkan oleh manusia sebelumnya; kalau tidaklah iradah Allah menginginkannya dan menerapkan dalam kehidupan. Di bawah naungan Al-Qur'an, dengan mamhaj Al-Qur'an dan dengan syari'at Al-Qur'an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian terjadilah bencana yang menakutkan itu, Islam dicopot dari kepemimpinannya, kembali digantikan oleh kepemimpinan jahiliyah dalam berbagai bentuknya. Kembali kepada bentuk pikiran materialis yang begitu mempesona manusia sekarang. Persis seperti anak-anak terpesona dengan baju yang berwarna-warni atau mainan denga warna yang menarik !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kala itu muncullah gerombolan pemimpin yang sesat dan penipu, musuh kemanusiaan. Mereka pisahkan manhaj ilahi dari hasil penemuan manusia di bidang materi. Mereka letakkan metode ilahi di satu pihak, dan penemuan manusia di sisi lain; lalu mereka berkata: Pilih salah satu..!! Pilih metode ilahi tapi tinggalkan semua hasil penemuan di bidang materi, atau pilih hasil olahan manusia dan lepaskan metode ilahi..!! Ini adalah suatu penipuan yang licik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[..ikat ilmu dengan menuliskannya..]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109424702839116365?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109424702839116365/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109424702839116365&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109424702839116365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109424702839116365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/tafsir-fii-zhilalil-quran9_04.html' title='Tafsir Fii-Zhilalil Qur&apos;an..[9]'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109420212327470657</id><published>2004-09-03T15:55:00.000+07:00</published><updated>2004-09-03T18:20:10.686+07:00</updated><title type='text'>mengenang..</title><content type='html'>&lt;span style="color:#330033;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ku kenang kembali&lt;br /&gt;perjuangan seorang isteri&lt;br /&gt;perjuangan seorang anak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demi&lt;br /&gt;seorang yang bernama suami&lt;br /&gt;seorang yang bernama ayah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;adakah noktahnya disini?&lt;br /&gt;atau bagaimana?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://www.geocities.com/tigasahabat/phd.txt" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;~ mengenang erti perjuangan, mengenang erti hijrah, dan mengenang erti pengorbanan..&lt;/span&gt; &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109420212327470657?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109420212327470657/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109420212327470657&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109420212327470657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109420212327470657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/mengenang.html' title='mengenang..'/><author><name>sarah</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109419557355251577</id><published>2004-09-03T14:02:00.000+07:00</published><updated>2004-09-03T14:17:30.943+07:00</updated><title type='text'>Persipan Ramadhan</title><content type='html'>Afwan, Meski sudah ada &lt;em&gt;Risalah Ramadhan &lt;/em&gt;(walau ana belum sempat membacanya karena tidak ada program pdf di komputer) ana coba meneruskan postingan dari sebagian naskah buku &lt;em&gt;Rumah Kita di Bulan Ramadhan&lt;/em&gt; buah pena &lt;strong&gt;dr. Akram Ridla &lt;/strong&gt;yang berhasil ana alih bahasakan&lt;strong&gt;. &lt;/strong&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua, Persiapan Al Quran&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ramadhan adalah bulan Al Quran. Lihat saja, setelah menyebutkan Ramadhan Allah menyusulnya dengan menjelaskan kapan Al Quran diturunkan, &lt;em&gt;"(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). "&lt;/em&gt; (QS. 2:185)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap Ramadhan tiba Rasulullah saw. Selalu menggunakan sebagian besar waktunya untuk mengkhatamkan &lt;em&gt;muroja'ah &lt;/em&gt;(mengulang) Al Quran bersama Jibril, bahkan di tahun beliau wafat, Rasul mengkhatamkannya dua kali selama Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi seorang muslim Al Quran adalah petunjuk jalan, penawar jiwa dan jalan keluar dari segala problema hidup. Anas Ibn Malik berkata:"Ketika kaum muslimin memasuki bulan Sya'ban mereka sibuk membaca Al Quran dan mengeluarkan zakat maal untuk membantu fakir miskin yang berpuasa."&lt;br /&gt;Seorang salafushaleh berkata:"Sya'ban adalah bulan para pembaca Al Quran."&lt;br /&gt;Orang yang terbiasa menjaga wirid Al Quran (sebelum Ramadhan) insyaAllah akan bisa menjaganya di bulan Ramdhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang ditanya tentang seorang muslim yang baru mulai membaca Al Quran (lagi) setelah lama tidak membacanya, sehingga untuk membaca beberapa ayat saja dia tidak sanggup menamatkannya. Orang yang ditanya tadi menyarankan agar saudaranya tersebut melawan perasaan-perasaan seperti itu dan terus melanjutkan bacaan qurannya. Sang penanya pulang. Tak lama kemudian ia kembali dan mengatakan:"Sungguh menakjubkan, setelah saya membaca dua ruku Al Quran semangat untuk membacapun semakin bertambah dan perasaan berat tadi sedikit demi sedikit mulai sirna." Orang shaleh berkata," Begitulah Al Quran berasama orang-orang yang lalai. Ia adalah obat jiwa. Sering menjauh darinya menjadikan hati kotor dengan karat-karat dan titik-titik hitam (dosa). Maka ayat-ayat pertama yang dibaca menjadi pembersih hati dan ini menjadikan hati merasa berat dan sulit. Jika kita lawan perasaan tersebut maka Al Quran akan memainkan perannya sehingga hati kembali bersih dan siap menerima cahayanya. Dalam nuansa seperti ini maka seseorang dapat menjadi mukmin seperti yang Allah firmankan: &lt;em&gt;"Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka Ayat-ayat-Nya, bertambahalah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal," &lt;/em&gt;(QS. 8:2)&lt;br /&gt;Membaca Al Quran di bulan Sya'ban akan menghilangkan karat-karat dosa beberapa bulan kebelakang, sehingga hati kembali siap menerima petunjuk dan cahaya Al Quran di bulan Ramadhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mari kita Pacu bacaan Al Quran kita!&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;(insyaAllah bersambung )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109419557355251577?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109419557355251577/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109419557355251577&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109419557355251577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109419557355251577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/persipan-ramadhan.html' title='Persipan Ramadhan'/><author><name>azamku</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08563423669219055889</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109416966630160781</id><published>2004-09-03T06:53:00.000+07:00</published><updated>2004-09-03T07:01:06.300+07:00</updated><title type='text'>Pahit memang..</title><content type='html'>Note: &lt;br /&gt;Ikhwah fillah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini kita tidak pernah mengenal istilah cuti dalam dakwah. Sesungguhnya berbagai kesulitan, kesibukan, rasa susah, beban pikiran, tugas-tugas yang menumpuk, dan beragam jenis kondisi "sulit" yang kita hadapi, di dini hari, pagi, siang, petang, malam dan bahkan tengah malam sekalipun, tidak menjadikan tugas dan beban dakwah itu berkurang, dikurangi, hilang atau dialihkan dari pundak kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang juga, jika bukan karena kecintaan kepada Allah, rasa rindu yang amat sangat terhadap surga dan kesadaran mendalam akan hakikat penghambaan dan pengabdian, tidak akan ada manusia yang mau berjalan di rute dakwah yang pahit ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwah..&lt;br /&gt;Ghuroba ini adalah amanah, Ghuroba ini adalah ladang dakwah, Ghuroba ini adalah milik kita, Ghuroba ini sarana dakwah kita. Jangan biarkan dia layu sebelum berbunga, jangan sampai mati sebelum berbuah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuliskan apapun, asal dia baik. Goreskan, walau hanya satu kalimat, kalau dia bermanfaat. Setiap kita, memiliki kebaikan dan hikmah, sebarkanlah..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, saksikanlah setiap tetes keringat kami di jalan-Mu, setiap waktu yang kami abdikan untuk bekerja memebela agama-Mu, seluruh daya dan upaya kami memuliakan risalah-Mu. Walau hanya setetes, walau hanya sedetik, walau hanya sisa daya, tapi kami mohon jangan sia-siakan kami dan pasti Kau tidak akan abaikan do'a kami..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109416966630160781?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109416966630160781/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109416966630160781&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109416966630160781'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109416966630160781'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/pahit-memang.html' title='Pahit memang..'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109416916406941578</id><published>2004-09-03T06:35:00.000+07:00</published><updated>2004-09-03T06:52:44.070+07:00</updated><title type='text'>Tafsir Fii-Zhilalil Qur'an..[8]</title><content type='html'>Manusia itu sendiri yang dirinya diciptakan Allah tidak bakal mampu membuka pintu-pintu fitrahnya, kecuali dengan kunci-kunci yang juga hanya diciptakan Allah. Manusia tak sanggup mengobati penyakitnya, kecuali dengan obat yang diramu oleh Allah. Dia telah menentukan bahwa kunci pembuka segala pintu dan obat segala penyakit itu ada pada manhaj-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”&lt;em&gt;Kami turunkan Al-Qur'an ini sebagai obat dan rahmat bagi orang-orang mukmin&lt;/em&gt;” (QS 17:82)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”&lt;em&gt;Sungguh Al-Qur'an ini menunjuki orang-orang yang berjalan mantap&lt;/em&gt;” (QS 17:9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, manusia tidak mau mengambil kunci itu dari yang membuatnya, tak hendak berobat kepada yang menciptakannya. Dalam masalah diri, dalam urusan kemanusiaan, dalam menentukan celaka dan bahagia, manusia tak mau menempuh jalan seperti yang biasa ia lakukan dalam menanggulangi masalah alat atau pesawat yang banyak dipergunakannya dalam kehidupan sehari-hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tahu bahwa untuk memperbaiki pesawat yang rusak dia akan memanggil insinyur yang menciptakan pesawat itu. Namun ia tak mau menerapkan prinsip ini untuk dirinya sendiri. Dia tak mau membawa dirinya kepada yang menciptakannya, dia tidak mau konsultasi dengan pesawat aneh ini, pesawat diri yang begitu agung, rumit, dan halus. Tak seorangpun yang mengetahui kunci-kunci pesawat itu kecuali yang mengadakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”&lt;em&gt;Dia sungguh Maha Tahu akan segala isi hati&lt;/em&gt;”.(Al-Anfal:43)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”&lt;em&gt;Apakah mungkin Dia tidak mengetahui siapa yang mencipta padahal Dia MahaHalus dan Maha Mengetahui&lt;/em&gt;” (Al-Mulk:14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sinilah bersumber segala kecelakaan untuk manusia-manusia sesat,manusia-manusia malang lagi bingung, manusia-manusia yang tak pernah dewasa dan tak bakal dapat petunjuk, tak akan memperoleh ketenangan dan kebahagiaan; kecuali jika mereka mengembalikan fitrahnya kepada penciptanya yang Maha Agung, sebagaimana mereka kembalikan pesawat-pesawat yang sederhana yang rusak kepada montir yang juga sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ikat ilmu dengan menuliskannya..]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109416916406941578?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109416916406941578/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109416916406941578&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109416916406941578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109416916406941578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/09/tafsir-fii-zhilalil-quran8.html' title='Tafsir Fii-Zhilalil Qur&apos;an..[8]'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109389692981532699</id><published>2004-08-31T03:12:00.000+07:00</published><updated>2004-08-31T03:15:29.816+07:00</updated><title type='text'>Tafsir Fi-Zhilalil Qur'an..[7]</title><content type='html'>Kembali kepada Allah sebagai yang yang tampak di bawah naungan Al-Qur'an hanya punya satu bentuk dan hanya dengan satu cara, satu dan satu! yaitu dengan mengembalikan seluruh gerak kehidupan ini pada Manhaj Allah yang telah digariskan di dalam kitabNya untuk manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tegasnya, menjadikan Kitab Allah satu-satunya sumber dalam kehidupan, dan mengembalikan masalah hanya kepadaNya. Bila tidak demikian, berarti kebinasaanlah yang bakal terjadi di muka bumi ini, malapetaka bagi manusia, kembali terjerumus ke dalam lumpur kegelapan dan jahiliyah yang mengabdi kepada nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”&lt;em&gt;Seandainya mereka tidak tanggap kepadamu, ketahuilah bahwa mereka sungguh-sungguh telah mengikuti hawa nafsu mereka. Siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti nafsunya diluar petunjuk! Sungguh Allah tidak akan menunjuki kaum yang zalim&lt;/em&gt;”[QS 28:50]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempedomani manhaj Allah melalui kitabNya, bukanlah sekedar perbuatan sunah atau suatu pilihan. Masalahnya adalah iman atau tidak iman!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”&lt;em&gt;Tidak boleh seorang mukmin pun, laki-laki atau perempuan, kalau Allah dan RasulNya telah membuat suatu keputusan, tidak boleh mereka mencari pilihan lain dari masalah mereka&lt;/em&gt;”(QS 33:36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas satu syari`at. Ikutilah syari`at itu, jangan kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak tahu. Sama sekali mereka tak akan mampu menolah azab Allah atas dirimu. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu saling menolong sesamanya. Dan Allah lah pemimpin bagi orang-orang yang bertaqwa&lt;/em&gt;”(QS 45:18-19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, masalah ini adalah masalah serius! masalah aqidah yang mendasar! masalah bahagia atau celaka!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ikatlah ilmu dengan menuliskannya..]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109389692981532699?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109389692981532699/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109389692981532699&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109389692981532699'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109389692981532699'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/08/tafsir-fi-zhilalil-quran7.html' title='Tafsir Fi-Zhilalil Qur&apos;an..[7]'/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109375354555094451</id><published>2004-08-29T11:10:00.000+07:00</published><updated>2004-08-29T11:25:45.550+07:00</updated><title type='text'>Doa hari ini</title><content type='html'>Dari Syaddad bin Aus ra., Nabi saw bersabda&lt;br /&gt;"Sayyidul istighfar (doa memohon ampun yang terbaik adalah:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;allaahumma anta rabbi, laa ilaha illa anta, khalaqtani ...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;barangsiapa membacanya sore hari dengan meyakini kandungannya kemudian meninggal pada malam itu, maka ia akan masuk surga. Dan barangsiapa membacanya pada pagi hari dengan meyakini kandungannya kemudian meninggal pada hari itu, maka ia akan masuk surga.&lt;br /&gt;(HR Bukhari dan lainnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;doa lengkapnya adalah:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;allaahumma anta rabbi laa ilaaha illaa anta&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;khalaqtanii wa ana 'abduka wa ana 'ala 'ahdika wawa'dika mastatho'tu &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;a'uudzubika min syarri maa shona'tu &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;abuu u laka bini'matika alayya &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;wa abu u bizhanbii faghfirlii fainnahu laa yaghfirudzdzunuuba illaa anta&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan kecuali Engkau&lt;br /&gt;Engkau ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu, dan au berada di atas janjiMu, semampuku.&lt;br /&gt;Aku berlindung kepadaMu dari kejelekan perbuatanku&lt;br /&gt;Aku mengakui banyak nikmatMu (yang Engkau anugerahkan) kepadaku&lt;br /&gt;dan aku mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tak ada yang dapat mengampuni segala dosa-dosa kecuali Engkau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-diambil dari al matsurat, hasan al banna-&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109375354555094451?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109375354555094451/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109375354555094451&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109375354555094451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109375354555094451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/08/doa-hari-ini.html' title='Doa hari ini'/><author><name>rieska</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17555298226458094886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109361416617025956</id><published>2004-08-27T20:30:00.000+07:00</published><updated>2004-08-27T20:42:46.170+07:00</updated><title type='text'>Pulang</title><content type='html'>Tak sampai dua puluh tiga hari udara Indonesia aku hirup. Rasanya seperti menyambung ikatan tali yang putus. Seperti aku tak pernah pergi meninggalkannya. Bedanya, kali ini di benakku ada rekaman peristiwa tentang Jepang, dan dengan spontan berkali-kali membandingkannya dengan kampung halaman, atau mengeluarkan kalimat-kalimat aneh berbahasa Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling kurindukan adalah suara adzan yang berkumandang dari masjid, dihantarkan udara ke rumah-rumah. Jamaah masjid yang ramai. Suara anak-anak yang ramai mengaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berharap satu waktu, di negeri sakura ini, adzan akan berkumandang bebas, memanggil manusia-manusia bermata sipit itu ke rumah ibadah, ruku dan sujud bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku ingin aku ikut serta mewujudkannya...&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109361416617025956?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109361416617025956/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109361416617025956&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109361416617025956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109361416617025956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/08/pulang.html' title='Pulang'/><author><name>rieska</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17555298226458094886</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109347362506370080</id><published>2004-08-26T05:26:00.000+07:00</published><updated>2004-08-26T05:40:25.063+07:00</updated><title type='text'>Tafsir Fi-Zhilalil Qur'an..[6] </title><content type='html'>Kebaikan (&lt;em&gt;al-khair&lt;/em&gt;), kesholihan (&lt;em&gt;ash-sholahu&lt;/em&gt;), dan kebajikan (&lt;em&gt;al-ihsan&lt;/em&gt;) adalah juga pokok utama, seperti halnya yang haq itu, dia akan tetap wujud abadi di muka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Dia telah menurunkan air dari langit, maka mengalirlah air itu dilembah-lembah sesuai dengan ukurannya. Arus air itu membawa buih. Dan apa-apa yang mereka bakar di atas api untuk mendapatkan perhiasan dan alat-alat adalah semisal buih itu juga. Demikianlah Allah membuat perumpamaan, mana yang haq dan mana yang bathil; adapun buih itu akan hilang lenyap karena tidak ada nilainya, sedang yang memberi faedah pada manusia akan tetap tinggal di bumi. Demikianlah cara Allah menjelaskan dengan perumpamaan&lt;/em&gt;” (Ar-Ra’d: 17)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”&lt;em&gt;Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah membuat perumpamaan tentang kalimat yang baik dengan pohon yang baik. Akarnya kokoh dan cabangnya menjulang ke langit; pohon itu memberikan buahnya pada waktu-waktu tertentu dengan seizin Rob nya. Allah membuat perumpamaan itu kepada manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan untuk kalimat yang jelek adalah seperti pohon yang jelek, akarnya telah tercabut dari tanah, tidak pernah mantap. Allah meneguhkan orang yang beriman dengan ucapan yang teguh dalam kehidupan di dunia dan di akhirat, dan Allah akan menyesatkan orang-orang yang zalim.Dan Allah Maha Mampu berbuat apa saja yang di kehendakiNya&lt;/em&gt;”.(Ibrahim 24-27) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah agungnya ketenangan yang ditumbuhkan oleh konsep ini. Alangkah tegarnya kemantapan yang dituangkannya ke dalam hati. Alangkah tegasnya keyakinan yang diberikannya tentang haq, tentang kebajikan, tentang kebaikan. Alangkah hebatnya daya dan kemampuan menguasai alam yang kerdil ini, yang dipaterikannya dalam diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, sampailah aku pada keyakinan yang mantap! Tidak bakal ada kebaikan di muka bumi ini, tidak akan pernah wujud ketenangan diri, tak ada kemantapan, tak ada peningkatan, tak ada keberkatan, tak ada kesucian, tak ada keserasian antara alam dan fitrah hidup; kecuali dengan kembali kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ikat ilmu dengan menuliskannya..]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109347362506370080?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109347362506370080/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109347362506370080&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109347362506370080'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109347362506370080'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/08/tafsir-fi-zhilalil-quran6.html' title='Tafsir Fi-Zhilalil Qur&apos;an..[6] '/><author><name>sabiluna</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7318036.post-109340237469320326</id><published>2004-08-25T09:46:00.000+07:00</published><updated>2004-08-25T16:45:28.223+07:00</updated><title type='text'>Teras</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;(dah lama gak nulis. Punten wae lah kalo rada2 gak nyambung dnegan aura ghuroba saat2 ini :) Hope U enjoy it!)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Dulu terasku hanya berjarak lima ubin. Dilengkapi dua kursi dan satu meja, membuatnya cukup sesak. Tidak nyaman bersantai di sana dikala hujan, dijamin terimbas tempias bulir air yang jatuh dari tepian atap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, ada satu masa dimana ibuku senang sekali mengubah-ubah bentuk rumah, mereposisi ruangan, memindah letak. Alias renovasi kecil-kecilan. Wastafel dapur sudah tiga kali kena getahnya. Jendela terus bergerilya mengikuti arah sinar matahari. Ayunan yang dulu kucat bersama ayah mungkin sudah lelah dipindah berulang.&lt;br /&gt;Dan teras akhirnya juga menjadi sasaran.&lt;br /&gt;But, aku bahagia saja. Karena itu justru membuat teras menjadi tempat favoritku bila aku berdiam di rumah. Karena teras menjelma lebih luas dan sejuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi-pagi sekali, saat fajar masih menyingsingkan mentari.&lt;br /&gt;Bada shalat subuh, al matsurat, tilawah dan sedikit beres-beres rumah, tugas pertamaku adalah menyiapkan sarapan sekeluarga. Apa saja yang ada. Namun, wajibun-nya adalah sepoci teh hangat beraroma melati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubawa secangkir menuju teras. Sembari menunggu koran pagi, aku senang sekali mengamati halaman yang mengitari teras, buah terampil kedua orangtuaku. Rumpun &lt;em&gt;Zoysia matrolla&lt;/em&gt; membentang rata, walau kadang masih ada sedikit sisa-sisa &lt;em&gt;Paniculum maximum&lt;/em&gt; menyembul disana sini. Setangkai &lt;em&gt;Polyanthes tuberosa&lt;/em&gt; dengan harumnya yang khas menyelip di tengah perdu &lt;em&gt;Cycas rumphii&lt;/em&gt;. Sebatang pohon &lt;em&gt;Nussaenda philippica&lt;/em&gt; yang sudah mulai jarang ditanam orang selalu membawaku terbang mengingat akan masa kecilku dulu.&lt;br /&gt;Namun, kebanggaan ibuku adalah segerumbulan Orchidaceae yang berbaris rapi di tepi pagar rendah yang mengelilingi rumah ataupun tersebar dalam pot-pot kecil yang menggelayut di ujung atap. Sekarang, mereka sedang berlomba-lomba menunjukkan mahkotanya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesekali aku menyapa tetangga depan rumah yang sedang menyapu terasnya, atau mereka yang sedang lalu lalang berangkat sekolah, kuliah ataupun pergi ke kantor. Wajah-wajah yang masih segar belum terbalut polusi udara otomotif ataupun qadhaya di tempatnya masing-masing.&lt;br /&gt;Oya, aku juga harus memberi makan dua ayam kate dari kakak iparku. Sepasang ayam kate, jantan dan betina. Lulu dan Tobi namanya (kok kayak nama artis ya :)). Iparku bilang, nama itu dari kartun sih. Lulu dengan jambul putihnya dan Tobi dengan jengger merahnya yang gagah. Keduanya mempunyai bulu putih nan bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca koran sembari menghirup teh hangat ditingkahi semilir angin pagi. Waah...nikmatnya! Apalagi kalau ada pisang goreng &lt;em&gt;fresh from the oven&lt;/em&gt;, udah deh J. Benar-benar teras mengukuhkan posisinya menjadi tempat favoritku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAN,&lt;br /&gt;Sekarang teras makin lekat di hatiku. Karena aku tak punya loteng, jadilah aku juga suka duduk di teras berkelam malam. Ditemani lampu kuning 25  watt yang kadang dikelilingi laron yang sering menggugurkan sayapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memandang rembulan setengah sabit. Kadang tersembunyi di balik awan. Atau bahkan muncul sempurna dalam purnama. Luar biasa indahnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembari melantunkan Rabithah, kubayangkan wajah saudara2ku satu persatu.&lt;br /&gt;Potret demi potret berkelebat.&lt;br /&gt;Bayangan saat-saat indah menapak jalan dakwah bersama. Menyambangi Sekre Perjuangan di pelosok Dago...yang kian hari kian mendekam sepi. Ataupun BT rapat gak jadi, yang dateng pada telat, missinformasi salah jadwal salah tempat, bengong nungguin aksi yang tak kunjung tepat waktu, dongkol jadi korban koordinasi yang menjelma menjadi birokrasi yang kaku dan menyebalkan.&lt;br /&gt;Or cuap-cuap merumuskan konsep, bergadang sampai larut demi rapat yang tak bisa dipertemukan di kala siang, bikin pamflet, bertempur saat muker yang tak kenal jam istirahat.&lt;br /&gt;Or sempat-sempatnya kita senyam senyum di kala BT, bercanda saat jenuh menunggu acara/rapat yang tak jua dimulai, ketawa haha hehe gak nyambung saking errornya... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rabbi...&lt;br /&gt;Lirih kuberbisik, ‘&lt;em&gt;uhibbuki&lt;/em&gt;’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, biarlah panjang dan terjalnya jalan dakwah ini yang membuktikan ukhuwah kita.&lt;br /&gt;Jalan masih panjang!&lt;br /&gt;Ujian masih deras menghadang!&lt;br /&gt;Dan musuh-musuh Allah masih terus membuat makar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keep on fighting Sist!&lt;br /&gt;Jangan mati sebelum waktunya.&lt;br /&gt;Jangan pernah diam selagi jantung ini masih berdetak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;EPILOG&lt;br /&gt;Kuyakin rembulan yang sama sedang memusatkan purnamanya;&lt;br /&gt;Pada Singa-singa Afghan dengan abaya panjang terburai memanggul Kalshanikov di Land of Jihad.&lt;br /&gt;Badai salju yang menerjang Harimau Chenchen berselimut kain tipis membalut tulang.&lt;br /&gt;Bocah-bocah Bosnia yang senantiasa istiqomah menghafalkan Al Quran di tengah desingan peluru.&lt;br /&gt;Mujahid Palestina yang meradang tegar di hadapan agresor Yahudi, mengepalkan tangan, melemparkan intifadhoh melesat menembus batas.&lt;br /&gt;Ibu-ibu Palestina yang dengan bahagianya mempersembahkan bom syahid bagi mutiara-mutiara qurata a’yun belahan jiwanya.&lt;br /&gt;.....&lt;br /&gt;...&lt;br /&gt;Indahnya hidup mereka.&lt;br /&gt;Bersenyawa di bawah kilatan pedang.&lt;br /&gt;Simbiosis mutualisme dalam peluh, debu dan darah.&lt;br /&gt;Berjuang dalam sunyi, bergulat tempur dalam diam.&lt;br /&gt;Meninggalkan sekelumit lisan,&lt;br /&gt;                    &lt;strong&gt;&lt;em&gt; “Allah...Allah...”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;‘Mengenaskan’ tampilan zhahir mereka di dunia. Namun, kelak mereka akan mendapatkan balasan setimpal di jannah-Nya yang mulia.&lt;br /&gt;Amiin Ya Rabbal Alamin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;-in memoriam Hari Al-Quds sedunia-&lt;br /&gt;Aksi Palestina, mengapa sepi orang??&lt;br /&gt;Aksi Palestina, hanya mengerahkan masa mahasiswa???&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7318036-109340237469320326?l=ghuroba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ghuroba.blogspot.com/feeds/109340237469320326/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7318036&amp;postID=109340237469320326&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109340237469320326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7318036/posts/default/109340237469320326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ghuroba.blogspot.com/2004/08/teras.html' title='Teras'/><author><name>dhe</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
